Stay with me

Stay with me
Drama



Setelah sebelumnya sudah mengumumkan hubungannya dengan Jun, Kini Hana semakin lebih dikenal oleh banyak orang, Mengetahui Hana adalah kekasih CEO terkaya di Tokyo membuat Hana banyak di incar oleh orang-orang untuk mengikuti semacam iklan mulai dari kosmetik, pakaian hingga makanan, Mereka meyakini dengan menggunakan Hana sebagai modelnya pasti brand mereka akan terkenal dan habis terjual sayangnya pihak H&M Entertainment tidak menerima tawaran tersebut sebab saat ini Hana fokus untuk menjadi brand ambassador produk kecantikan yang di mana jika Hana menjadi ambassadornya dia akan dengan mudah mendapat tawaran yang jauh lebih tinggi lagi.


Setelah menyelesaikan pemotretan terakhir, Hana di panggil oleh Presdir untuk membahas sesuatu yang menyangkut karirnya, Dengan di temani Yamato kini Hana sudah berada di dalam ruangan pria yang memiliki agensi yang di naunginya.


" Ada apa Nakamoto San? " Tanya Hana menatap pergerakan Presdir yang tengah mengambil beberapa lembar kertas di atas mejanya.


" Ini, Lihatlah dulu. " Presdir menyerahkan lembaran tadi dan segera duduk di hadapan Hana


Hana mulai membaca lembaran demi lembaran yang di terimanya dari Presdir, Dalam lembaran itu terdapat naskah Drama yang membuat Hana melirik managernya dengan heran, Sebaliknya Yamato membalasnya dengan senyum paham akan maksud dan tujuan Presdir menyerahkan lembaran itu.


" Sebenarnya ada apa ini, Aku tidak mengerti kenapa anda memberiku lembaran naskah ini? " Hana mulai bergumam ketika ia sudah selesai melihatnya.


" Apa kau tidak tertarik dengan naskah itu? " Tanya Presdir.


" Apa aku di tawarkan bermain Drama.? "


" Exactly..,  Sutradara Yabuki Ryo yang terkenal itu menawarkanmu Drama barunya, Bagaimana, Apa kau tertarik untuk ikut. ?"


Hana kembali melirik managernya dengan wajah penuh kebingungan, Bagaimana tidak baru dua bulan lebih dirinya menjadi seorang model dan sekarang sudah ada tawaran untuk menjadi Artis pemain Drama, Apakah dia bisa?.


" Bagaimana Hana chan? " Presdir kembali bertanya.


" Tapi saya tidak tahu cara berakting. "


" Soal itu kau tidak perlu khawatir, Aku akan mencarikan guru akting terbaik untukmu, Yang jelas kau fokus memantapkan hati untuk mengikuti Drama ini. "


                            *


Sebuah pesan baru saja masuk di ponsel Dean, Pria itu melirik nama Hana pada bar ikon kemudian membuka pesan tersebut dengan wajah penuh penasaran.


" Bisa bertemu sebentar? Ada sesuatu yang ingin ku bahas, Kalau kau ada waktu, Sore ini kita bertemu di Cafe Shutenmaru. " Tulis Hana.


Dean melirik jam kemudian mengingat bahwa sore ini dia free sehingga bisa bertemu dengan Hana, pria itu lantas membalas ajakan Hana dengan kalimat setuju kemudian kembali melangsungkan pemotretan terakhir untuk jadwalnya hari ini.


Di lain tempat, Hana yang baru saja meninggalkan Gedung segera menuju Cafe pertemuannya dengan Dean nanti, di perjalanan menuju Cafe, Yamato banyak memberi nasehat untuk Hana seputar menjadi seorang artis yang berkecimpung di dunia akting, Sebelumnya Yamato merupakan mangaer artis yang duluanya sering bermain film sehingga ia cukup banyak tahu soal menjadi seorang artis.


Setibanya di Cafe, Hana meminta Yamato untuk pulang duluan sebab dia akan pergi ke suatu tempat setelah bertemu dengan Dean, Hana segera memasuki Cafe begitu Yamato meninggalkannya di tempat parkir.


Gadis itu memasuki Cafe yang terlihat sepi kemudian mencari tempat kosong yang berada di sudut ruangan, Hana memang sengaja memilih Cafe yang sepi seperti ini agar tidak mengundang perhatian banyak orang terlebih lagi dirinya akan bertemu dengan Dean, Tentu keduanya akan lebih menarik perhatian siapa saja yang melihat.


Pintu Cafe baru saja terbuka dan memunculkan seseorang yang di tunggu Hana sejak tadi, Pria itu menjatuhkan tubuhnya di hadapan Hana dengan melemparkan senyuman manis, Keduanya saling menanyakan kabar sebelum memulai topik. Mereka juga memesan dua cangkir capuccino pada wanita pramusaji yang baru saja menawarkan buku menu pada mereka berdua.


" Ada apa mengajakku bertemu di tempat seperti ini? " Tanya Dean penasaran.



Dean tersenyum kecil mendengarnya, Ekspresinya seakan ia sudah tahu sebelum Hana mengatakan hal tersebut, Pria itu kemudian memberi Hana dukungan kecil dengan meyakinkan hati Hana untuk menerima tawaran yang tidak datang dua kali itu.


" Dulu, Aku juga sepertimu, takut mengambil tawaran Drama pertamaku, tapi lambat laun sesorang yaitu Maito San menasehatiku kemudian aku mempunyai keberanian untuk menerima tawaran itu. Dan lihatlah sekarang. "


" Rasanya aku sedikit lebih legah, Mungkin aku akan menerima tawaran Drama ini. "


" Kau tenang saja, Aku pasti akan membantumu. "


                             *


Malamnya, Hana bertemu dengan Jun untuk memberitahu soal tawaran Drama ini, Keduanya bertemu di Kedai Ramen tempat mereka biasanya kesana, Jun tampak senang mendengar Hana akan menjadi seorang artis.


" Apa pun keputusanmu aku akan tetap mendukungmu, Jadi jangan terlalu menyulitkan dirimu kalau kamu memang tidak bisa. " Ungkap Jun sambil membelai rambut Hana.


" Hana Chan akan segera beramin Drama yah? " Bibi kedai tiba-tiba ikut nimbrung percakapan mereka.


" Iya Bi, doakan aku semoga aku bisa sukses yah. " Lanjut Hana dengan girang


" Tentu saja, Bibi akan selalu mendukungmu, Kalau kau bermain Drama nanti, Bibi akan menontonnya terus. "


" Wahh.. Terima kasih.. "


Jun tersenyum melihat Hana yang dapat tertawa bahagia seperti ini, Perasaan khawatirnya sejak gadis itu memutuskan untuk menjadi publik figur sempat membuat Jun cemas, Namun seiring berjalannya waktu tampaknya Hana sangat menyukai pekerjaannya itu.


                            *


Hari yang cerah di pertengahan musim semi ini, Hana berjalan menuju mobil Van yang sudah terparkir di depan apartemennya, Begitupun dengan mobil barang yang sudah siap mengangkut semua barang-barangnya, Pasalnya hari ini Hana akan pindah ke rumah yang lebih Bagus dari sebelumnya mengingat dirinya sekarang sudah menghasilkan cukup banyak uang dan ketenaran yang di milikinya sudah sewajarnya ia pindah dari apartemen studio yang di tempatinya selama setahun belakangan ini.


Setelah semua beres, Hana dan Yamato memimpin jalan menuju tempat tinggal Hana yang baru, Sebuah rumah yang cukup besar terletak di daerah Asakusa membuat Hana menjatuhkan pilihannya di daerah tersebut selain dekat dengan rumah Jun ia juga bisa mengunjungi kekasihnya setiap hari, Hana sengaja tidak memberitahu Jun soal ini karena ingin memberinya kejutan.


Setibanya di rumah baru, Hana meminta kepada kurir pengantar barang tadi untuk menyusun barang-barangnya di ruang tamu saja, Selebihnya ia akan membereskannya sendiri, Bisa saja Hana menyuruh orang untuk merapihkan rumah barunya, Namun Hana tetaplah Hana dia tidak ingin menyuruh orang lain kalau dirinya saja mampuh melakukannya.


Karena hari ini ada jadwal pertemuan dengan sutradara Drama yang akan di ikutinya, Hana menunda pekerjaanya dulu, baru setelah itu kembali membersihkan rumah barunya.


                           *


Seorang pria setengah baya dengan stelan coat berwarna coklat serta topi fedora terpasang di kepalanya memberikan khas seorang sutradara yang begitu berkelas, Pria itu memasuki sebuah ruangan yang telah di pesannya untuk pertemuan kedua pemeran utama yang akan memainkan Dramanya kali ini.


Setelah sutradara itu duduk, Sesorang baru saja tiba, Dia adalah Hana yui berserta Yamato yang langsung memberi salam hormat kepada Sutradara itu, Beberapa saat setelah Hana duduk tiba satu orang lagi yang membuat Hana terkejut bukan main.


" Dean? " Batin Hana terkejut ketika mengetahui bahwa lawan mainnya di drama ini adalah Dean Musasi.