Stay with me

Stay with me
episode 12



Kantin sangat ramai hari ini karena kebanyakan siswa siswi datang untuk memakan makanan setelah belajar berjam-jam.



Beruntung kini Kiara dan Rina sudah mendapatkan tempat duduk yang nyaman.Yaitu di pojok kantin,dekat dengan sumber angin yang akan memberi hawa sejuk untuk mereka berdua.



Mengapa Gilang tidak ada,Karena jam istirahat  kelas mereka berbeda dengan Gilang.



Mereka berdua pun memakan makanan yang tadi mereka pesan dengan tenang. Masa tenang kedua gadis itu pun langsung terganggu karena triakan para siswi pun terdengar samai gendang telinga Kiara dan Rina.



Mereka berdua hanya diam dan fokus memakan makanannya.Karena mereka sudah terbiasa mendengarkan pekikan pekikan tersebut.



'Reyhan ganteng banget ya ampun'



'Gak nyesel gue masuk ke sini'



'I love you Reyhan'



'Ya ampun kak julian senyum ke gue'



Alan senyumnya gak tahan aku



Pekik kaum hawa ketika melihat tiga cowok tampan.



Datanglah dari pintu kantin seorang yang berpengaruh di sekolah ini siapa lagi kalo bukan Reyhan bersama kedua temannya yaitu Alan dan Julian.



Mereka pun duduk tak jauh dari tempat Kiara dan Rina.



"Lo gak cemburu liat Reyhan di kerubungin banyak cewek?"tanya Rina sambil melirik ke arah Julian, Alan,dan Reyhan



"enggak tuh"ucap Kiara acuh



"serius lo"tanya Rina lagi



"Iya Rina, buat apa cemburu?nambah masalah iya"tanya Kiara



"Iya yah"ucap Rina



Sementara Reyhan melihat teman-temannya menatap Kiara.Ia merasa kesal melihatnya namun ia juga tidak bisa marah di depan mereka.



"Gila, Kiara makin cantik aja"ucap Alan di sengaja supaya Reyhan merasa cemburu.



"Dia mah bukan manusia tapi bidadari yang turun dari surga"Tambah Julian.



Alan dan Julian menatap Kiara dengan tatapan memuja membuat Reyhan Kesal. Tapi ia hanya bisa diam sambil meredakan kelesalannya.



"lebay kalian"ucap Reyhan dingin kepda keduanya.



"ini bukan lebay tapi kita bicara jujur"ucap Alan kepada Reyhan.



"emangnya lo gak takut Kiara diambil orang"ucap julian kepada Reyhan.



"Mungkin itu ketakutan gue di dunia ini,kehilangan Kiara"ucap Reyhan dalam hati.



Rayhan hanya diam tak menjawab pertanyaan Julian.



Sedangkan di meja Kiara dan Rina. Rina memandang aneh kepada Reyhan Dkk pasalnya matanya terus menatap ke arah meja mereka terutama Kiara.




"Biarin,secara gue cantik jadi mereka liatin gue"ucapnya membanggakan dirinya sendiri.



"nyesel gue ngasih tau"ucap Rina meruntuki kebodohannya percuma saja dia berbicara beginian kepada Kiara.



"Gilang kemana rin?tumben gak muncul"tanya Kiara kepada Rina.



"Tuh orang pasti masih pelajaran mungkin"jawab Rina sementara Kiara hanya ber oh ria.



Perempuan dengan make up tebalnya serta seragam ketatnya menghampiri meja Reyhan.



"Reyhan"ucap perempuan itu dengan manja. Reyhan hanya menatapnya datar.



Perempuan itu Anggita. Anggita datang menghampiri Reyhan.



"sayang pala lo peyang"seru Alan merasa jijik melihat Anggita begelayotan di tangan kekar Rayhan.



Kiara yang melihat itu hanya menatap Reyhan dan Reyhan juga menatapnya memberi isyarat 'ini gak seperti yang kamu liat'.



"Lepas"ucap dingin Reyhan tapi di hiraukan oleh Anggita.



"Nggi,lepas"Ucap Reyhan keluar dengan bentakan. Anggita yang mendengar pun nyalinya menciut dan melepaskan tangan Reyhan.



"cantik tapi sayang budeg"ucap Julian meledek Anggita membuatnya geram.



"Temen kamu songong banget"ucap Anggita mengadu ke Reyhan.



"Aku ikut gabung makan ya?"tanya Anggita kepada Reyhan.



"Lo udah duduk ngapain minta ijin"bukan Reyhan yang menjawab melainkan Alan.



Sementara Rina melihat kejadian tadi sangat terkejut atas pelakuan Reyhan kepada Anggita.



"Lo gak cemburu?"tanya Rina kepada Kiara yang menampilkan ekspresi kesal. Karena bisa bisanya Reyhan memperbolehkan si jalang perempatan duduk bersama.



"gila si Anggita gak tau malu banget"ucap Rina"udah kayak cabe"lanjutnya



"Biarin,emang cabe bukan kayak"ucap Kiara memutar bola matanya malas.



"Gue udah kenyang,ayo ke kelas"ucap Kiara melangkahkan kakinya keluar kantin dan diikuti oleh Rina.



Sementara di meja Reyhan DKK masih ada Anggita. Reyhan menatap kepergian Kiara. Anggita yang mengetahui tatapan yang di tuju Reyhan hanya menatap kesal.



"Rey,kamu gak makan?"tanya Anggita mengalihkan pandangannya Reyhan ke Anggita.



"Gue balik"ucap Reyhan melangkahkan kakinya pergi meninggalkan kantin.



"Nggi,lo gak bisa bersikap sewajarnya sebagai sahabat"lanjut Reyhan lalu melanjutkan langkahnya untuk pergi.



"Nggi,lo tuh sahabatnya bukan pacar"ucap Alan langsung jleb di hati Anggita lalu pergi meninggalkan Anggita barsama Julian yang tersenyum miring ke Anggita.



"Kenapa gue ngerasa Kiara dan Reyhan ada sesuatu"ucap Anggita dalam hati karena mereka berdua tadi melihat Reyhan dan Kiara bertatapan serius. Lalu Anggita pun pergi meninggalkan kantin.