Stay with me

Stay with me
episode 1



"Aku sayang kamu,dengan kata itu semoga kamu tersenyum"


-Kiara Fredella afsheen-



Para penonton di lapangan basket sepertinya tidak kehabisan suara untuk meneriaki pemain pujaannya yang sedang bermain basket saat ini.



Sebagian besar yang menoton adalah siswi yang tergila-gila pada kapten basketnya siapa lagi kalau bukan Reyhan Azfarel Pratama.



Reyhan mendrible bola basket ke arah jaring lawan,ia sangat tampan ketika tangannya melempar bola basket dengan cekatan,banyak sekali siswi berteriak histeris ketika Reyhan mendapatkan point pertamanya.



Reyhan melihat ke arah penonton seperti mencari seseorang.Namun nihil,orang yang ia cari tidak ada.



Ganteng bangetttt



Kapan gue bisa ngelap tuh keringet



Ya tuhan dia kayak malaikat



Masih banyak lagi yang berteriak seperti setan yang kerasukan setan.



🌹🌹🌹



Sementara kedua gadis  saat ini melihat latihan basket dari atas karena di bawah sangat ramai.Kelasnya tidak ada guru karena para guru sedang rapat.



Mereka adalah Kiara Fredella Afsheen dan temannya Arina Sintia Winarta.



"Kia,ke bawah aja liatnya ya..ya..ya"pinta Rina sekali lagi karena sendari tadi Rina mengajaknya ke bawah tapi tak dianggapi Kiara.



"Ya udah kita ke bawah,lo duluan aja ke lapangan"ucap Kiara membuat Rina senang akhirnya bisa membujuk temannya ini.



"Ya udah gue tunggu di pinggir lapangan"ucap Rina dan akhirnya ia berjalan menuju lapangan.



Sementara Kiara  melangkahkan kakinya menuju kantin karena ia mau membeli sesuatu.



Sesampainya di kantin ia membeli aqua satu dan roti satu. Makanan tersebut bukan untuknya tapi untuk seseorang.



Setelah membeli makanan ia berpapasan dengan Luna.



Brak



Kiara terjatuh karena tersandung kaki Luna.Entah di sengaja atau tidak oleh Luna ia tidak tau.



Saat ini kakinya sangat perih karena tergores aspal.



"Mangkanya kalo jalan liat liat"ucap Luna kepada Kiara yang masih tersungkur di aspal.


Luna pun pergi meninggalkan Kiara yang tersengkur.



Uluran tangan seorang pria membantunya berdiri.Kiara pun menerima bantuan tersebut dan ia pun berdiri walau kakinya sakit.



"Lo gak papa"tanya pria tersebut kepada Kiara.



"Iya,makasih"ucap Kiara sambil tersenyum kepada pria di depannya.



"Kelvin"ucapnya sambil mengulurkan tangannya kepada Kiara dan di balas oleh Kiara.



"Kiara"balas Kiara melepaskan uluran tanyannya.




"Enggak kok kak"ucap Kiara sopan karena mengetahui kalau Kelvin kakak kelasnya.



"Ya udah gue duluan"lanjut Kiara lalu pergi dengan kaki pincang karena lututnya berdarah.



Kiara sekarang berada di sekitar lapangan.Seorang pria berjalan di depannya.



"Kak Alan"ucap Kiara sedikit triak membuat orang yang bernama Alan itu menghampirinya.



"Ada apa?"tanya Alan



"Kak ini tolong kasih ke dia"ucap Kiara yang pasti di ketahui Alan apa maksudnya.



"Buat gue mana?"tanya Alan menggoda Kiara.



"Beli sendiri lah"ucap Kiara"yaudah,Kia pergi dulu makasih"lanjut Kiara.



Kiara pun melangkahkan kakinya dengan sedikit pincang membuat Alan penasaran kenapa ia seperti itu.



"Kiara"ucap Alan sambil berlari ke Kiara dan membuat Kiara membalikan badannya.



"Apa"tanya Kiara



"Kaki lo kenapa"tanya Alan dengan melirik kaki Kiara yang saat ini berdarah.



"Ciee khawatir"ucapnya sambil tersenyum"Tadi jatuh,ini mau ke UKS"lanjut Kiara



"Iya lah gue khawatir sama lo"ucap Alan



"Kak,gue ke UKS ya perih ini"ucap Kiara sambil meringis kesakitan



"Mau gue anter"tawar Alan.



"Gak usah nanti malah ada yang liat berabe"ucap Kiara.



Tanpa mendengar ucapan Alan lagi Kiara melangkahkan kakinya menuju UKS.



Kiara membalikan badanya menghadap  Alan yang masih di belakannya.



"Kenapa gak pergi,kangen?"ucap Alan menggoda Kiara.



"Kangen pala lo"jawab Kiara sambil menoyor kepala gesrek Alan.



"Trus?"tanyanya lagi



"Jangan sampai dia tau keadaan gue saat ini"ucap Kiara memperingati Alan supaya tidak memberitahukan keadaannya.



"Kalau dia sampe tau"ucap Kiara terjedah karena berfikir.



"Kalau di sampai tau lo mau apa?"tanya Alan



"Pokoknya jangan kasih tau dia titik gak pake koma gak pake sepasi"ucap Kiara langsung melongos pergi dari hadapan Alan.