Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 89



"astaga kenapa jantung ku begini ketika dekat dengan alex" gumam Bee saat sampai di kamar nya


"haaa lupakan sebaiknya aku tidur" lanjutnya


Skip


Pagi hari yang sangat cerah, cahaya matahari pun masuk ke sela sela jendela kamar Bee membuat Bee terbangun karna silau cahaya sang mentari.


"eeuuuggghhhh" leguhan bee


"jam berapa ini kenapa matahari nya sangat terik" ucap bee sambil melihat jam yang ada di nakas nya


"hah jam 8 astaga gue kesiangan" ucap bee kaget


Lalu Bee berlarian segera ke kamar mandi setelah selesai mandi Bee pergi menuju dapur untuk memasak namu di dapur sudah ada alex yang tenan memasak.


"alex" ucap bee kaget karna melihat alex ada di dapur


"hah Queen kamu mengagetkan ku saja, ada apa hmm" ucap alex kaget sekaligus bertanya


"kamu bisa masak" tanya bee


"iya kenapa, calon suami mu ini kan paket komplit udah ganteng, tajir, pintar, rajin menabung, leader mafia bisa masak lagi" ucap alex menyongbongkan diri nya


"sombong kali kau" ucap bee sambil memutar bola mata nya jengah


"lebih baik kamu bangunan zio sana karna aku udah masak" perintah akex


"oke lah" jawab bee


Bee pun kembali ke kamarnya untuk membangunkan zio sekaligus memandikan nya, setelah selesai mandi Bee mengajak zio untuk sarapan.


"pagi dad cup.." sapa zio lalu mencium pipi alex


"pagi juga anak daddy yang ganteng" balas alex tersenyum


"ayo kita makan daddy udah laper nih" ajak alex hanya di angguki zio


Bee mengambilkan nasi goreng dan telur dadar untuk alex dan juga zio.


"terima kasih sayang" ucap alex dengan senyum menggoda


"hmm" Bee hanya berdehem


"jangan dingin dingin dong sama calon suami mu ini" ucap alex lagi


"iya, udah gak usah bawel makan sarapan mu" balas bee


"zio mau makan sendili mom" ucap zio


"iya sayang, nih mommy ambilin nasi goreng nya" ucap bee sambil memberikan zio sepiring nasi


Mereka pun makan bersama hanya ada keheningan, biasa nya zio kan paling berisik entah kenapa zio hanya diam saat ini.


"zio kenapa kamu senyum senyum nak" tanya Bee penasaran


"zio sudah gak sabal mom pengen punya adik" ucap zio polos sambil tersenyum lebar


Uhuk uhuk


Bee tersedak makanan nya setelah mendengar jawaban zio.


"astaga kamu ini makan hati hati, nih minum dulu" ucap alex sambil memberi segelas minum bee


"makasih lex" jawab Bee hanya di angguki alex


"zio beneran pengen punya adik" tanya alex


"iya zio mau dad, kalo bisa zio ingin punya adik 2" jawab zio


Membuat Bee langsung membulatkan matanya sempurna sedangkan Alex hanya melirik Bee sambil tersenyum.


"zio mau punya adik 2 yah, minta mommy aja nanti pasti mommy kasih" ucap alex melirik Bee penuh arti


"iya dad, mom bikinin zio 2 adik yah bial lame dan zio pun pun gak sendilian lagi" pinta zio


"eehhmm ituuuu i...ya nanti mommy bikin dua adik untuk zio" jawab Bee terbata


"yeeeyyy zio udah gak sabal banget mom pengen ketemu adik adik zio pasti meleka sangat lucu" ucap zio girang


Bee mendengar itu hanya tersenyum paksa karna dia juga tak ingin melihat zio bersedih.


Setelah selesai sarapan mereka berkumpul di ruang tamu sambil menonton tv.


"lex kita kembali ke indo besok" ucap bee


"hah kenapa cepat sekali" tanya alex kaget


"karna balas dendam ku sudah selesai sangat cepat bahkan perkiraan ku ini akan lama" jawab bee


"lalu ray bagaimana" tanya alex lagi


"kita harus bujukin dia supaya mau ikut kita balik apa pun caranya" jawab bee


"hmm apa kamu ada rencana" lanjutnya


"ehm tidak, aku tidak memiliki rencana kali ini karna otak ku sudah di penuhi dengan acara pernikahan kita nanti" ucap alex tersenyum


"iisshh kamu ini paan siih" ucap bee malu


"hahahaha ngapain sih malu malu, nanti juga terbiasa kok" ucap alex dengan senyum menggoda


"kau ini, kita masih bahas ray kenapa kamu malah ngomongin itu sih" ucap bee kesal


"iya iya, jadi gimana" tanya alex


"ga tau aku juga bingung" jawab bee


"iisshh kamu ini bikin aku pusing saja, aku kira kamu punya rencana" balas alex sambil menepuk jidatnya


"itu pikir nanti saja saat kita ingin bertemu ray" ucap bee


"yasudah itu terserah kamu" balas alex


"oh iya nanti ketemu ray jam berapa" lanjutnya bertanya


"nanti aja agak sorean sekalian jalan jalan" jawab Bee hanya di angguki alex


"daddy mommy zio bosan" ucap zio


"jalan jalan yuk mom dad" lanjutnya


"ayo daddy juga bosen" ucap alex lalu mematikan ponsel nya


"mommy ayo kita jalan jalan" ajak zio sambil menggoyangkan badan bee


"iya sayang sebentar lagi ya" ucap bee masih menatap laptopnya


Tiba tiba di otak alex terlintas ide jail, dia pun membisik kan rencana jahil nya pada zio.


*Satu


Dua


Tiga


Cuuppp*


Alex dan zio mencium pipi kanan kiri Bee secara bersama membuat Bee tersentak kaget.


"iissshhh kalian ini ngapain sih" ucap bee kesal sambil memberontak


"lagian mommy di ajak jalan jalan gak mau masih aja liatin tuh laptop" ucap zio cemberut


"iya iya ayo sekarang kita berangkat" ucap bee


Sontak ray yang tadinya cemberut pun langsung tertawa riang saking senang nya.


Mereka pun bersiap dan menaiki mobil nya, mereka berjalan jalan ke taman mall dsb alex pun tak lupa mengabadikan momen ini dengan berfoto ria.


"mommy zio capek" ucap zio saat mereka sedang duduk di bangku taman


"lebih baik kita ke restoran uncle ray gimana sekalian makan" ucap bee


"iya ayo mom zio mau" jawab zio antusias


Mereka pun melanjutkan peranan nya ke restoran ray, hanya butuh waktu 30 menit mereka sudah sampai disana.


Tok tok tok


"masuk" ucap ray


"uncle lay" panggil zio


"eh zio, kalian kenapa kesini" tanya ray kaget


"ehm kami ingin bicara sesuatu bang" jawab bee


"bicaralah" perintah ray


"kita besok balik ke indo aku harap bang ray mau ikut kami ke sana" ucap bee ragu


Ray pun terdiam sambil memikirkan jawaban apa yang akan dia ucapkan.


"ehm maaf Bee sebelumnya, gue masih buka baru restoran ini kalo gue tinggal siapa yang akan jaga ini" ucap ray


"kan ada 3D bang, salah satu dari mereka kan bisa jaga" ucap bee


"eehm gimana yah" ucap ray masih bingung


"Ayolah bang apa kau ndak kasihan ama adek ko itu" ucap bee


"iya uncle lay ikut kita ke indo yah, zio mohon" ucap zio memohon dengan jurus andalan nya


"Ayolah ray semua merindukan mu disana" ucap alex


"ehm baiklah tapi....." ucap ray sengaja di potong


"tapi apa bang" tan a Bee penasaran


"tapi kasih tau gue, itu di leher lo kaya bekas kissmark Bee benar tidak" tanya ray


Sontak Bee langsung gelagapan dan menundukkan kepalanya akan malu juga bingung harus menjawab apa, sedangkan Alex hanya tersenyum.


"ayo jawab kenapa diam saja, atau....."


"atau apa bang jangan berfikir macem macem deh" potong bee


"gue tanya cepet jawab" ucap ray lagi


"iya itu kissmark aku yang bikin" jawab alex santai


"what serius lo lex" tanya ray kaget


"iya aku serius" jawab alex


"wah ternyata udah berani lo yah lex" ucap ray


"lagian aku cuma bikin tanda kepilikan ku kalo Queen adalah milik ku" jawab alex santai


"hebat dah lo" ucap ray sambil menepun pundak alex


Sedangkan Bee hanya tertunduk malu karna alex telah memberi tau yang sebenarnya pada ray padahal dia ingin memberi alasan untuk berbohong pada ray.


"oh iya kalian udah makan belum" tanya ray


"belum kita kesini karna mau makan" jawab alex


"yaudah gue pesenin makan dulu yah" ucap ray lalu berdiri namun di hentikan alex


"tunggu ray" ucap alex


"ya ada apa" tanya ray


"kamu ikut balik ke indo kan" tanya alex


"iya gue ikut kok gue juga kangen sama rey" jawab ray


"hmm baguslah" ucap alex


Ray pun langsung keluar untuk memesan makanan, setelah makanan siap mereka makan bersama di ruangan yang sudah di sediakan ray.