Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 48



Di kantin sekolah


"gimana apa Bee baik baik saja" tanya viona saat viola mengakhiri telpon nya


"ya dia baik baik saja" jawab viola


"huuuh syukurlah" ucap viona


"emang Bee sekarang dimana vil" tanya nesi


"entahlah dia bilang mau jelaskan nanti saat di mansion" ucap viola hanya di angguki nesi


"emang ada masalah apa sih sampai queen pergi gitu" tanya arka


"gak tau tadi dia cuma bilang ingin keluar sebentar" jawab viola cuek


(gue curiga ini ada hubungan nya sama kak ray) batin viola


"eh vil pikiran lo sama gak kaya pikiran gue" tanya viona berisik pada viola


Viola mengerikan dahi nya, bingung karna apa yang ada di pikiran viona, lalu viona menunjuk ke arah ray dengan matanya. Viola pun tau maksud viona dia hanya menganggukan kepala nya.


"kalian ngapain sih" tanya Ken saat melihat 2V berbisik


"kepo" jawab 2V kompak


"sekarang kita masuk kelas aja yuk" ajak ronald yang sendri tadi diam


"nanti lah kak, kalian dulu aja" ucap nesi


"kalo kalian tetep disini kita juga ikut disini" jawab rey


"lo apa apaan sih ngikut ikut" ucap nesi kentus


"bodo" ucap rey cuek


"aiissshhh kalian ini kenapa sih selalu saja berantem" ucap ronald


"dia tuh kak nyebelin banget" ucap nesi menunjuk rey


"kok gue sih, lo yang banyak bac*t" ucap rey


"eh lo mau gue penggal pala lo sekarang" ucap Nesi geram sambil menaikkan lengan seragam nya


"siapa takut sama lo kutil badak" ucap rey


"apa lo bilang hah" ucap nesi


"kutil badak ngapah" ucap rey


"stoooppp" ucap alex tiba tiba membuat semua orang diam


"kalian ini apa apaan sih, kalian udah dewasa tapi kelakuan kalian kaya anak kecil, gak malu apa di liatin banyak orang" ucap alex kesal dan panjang lebar sambil melihat sekeliling


Semua orang hanya diam melihat Alex bicara, tak ada yang berani menjawab.


"kenapa diam hah" tanya Alex lagi


"sekarang kalian balik ke kelas masing masing" perintah alex tidak di bantah


Ucapan Alex seketika membuat semua yang disitu bubar karna tak ingin melihat kemarahan Alex.


Alex yang masih duduk disitu dengan memegang kepalanya karna pusing memikirkan Queen di tambah lagi teman teman nya yang selalu berisik.


Di kelas


"hosh hosh hosh gila kak Alex kalo marah nyeremin yah" ucap viola setelah berlari dan sampai di kelas nya


"ha.a gue jadi takut" ucap nesi sambil menetralisi nafas nya


"lagian lo ngapain sih nes berantem mulu sama rey" tanya viona


"ya kan rey dulu yang ngatain gue" ucap nesi


"kalo lo diem gak mungkin gue ngatain lo" ucap rey


"iissshh lo ngapain sih ikut ikutan ngomong" ucap nesa


"udah udah mending kalian diem deh" ucap viola membuat semua langsung diam


Ken yang sedang mengerjakan berkas nya sesekali memandang ke arah Bee yang terlihat bosan namun dia hanya diam melihat itu.


"kenan" ucap Bee sambil melangkah ke arah nya


"hmm" jawab kenan berdehem


"aku sangat bosan" ucap bee


"benarkah, kau mau apa hmm biar ga bosan" tanya kenan


"aku mau makan lapar" ucap Bee tersenyum


"kalo kamu lapar kenapa ga bilang daritadi hmm" tanya kenan


"aku takut mengganggu mu" ucap bee


"queena lihat aku, tatap mataku" ucap kenan sambil berdiri dan menghadapkan wajahnya ke wajah bee


*Deg deg


(astaga jantungku kenapa begini*) batin bee


(queena hanya kau yang membuat jantungku berdegub kencang, astaga tuhan) batin kenan


"dengar kan aku, kau adalah gadis yang ku cintai mana mungkin kau mengganggu pekerjaan ku, kau yang pertama untuk ku kau sangat penting bagi ku queena" ucap kenan menatap manik Bee dan menangkup kedua pipi bee


Bee yang mendengar itu pun sangat senang hingga membuat pipi nya merah seketika karna menahan malu saat di tatap kenan hingga dia salah tingkah dan langsung menunduk.


"hey kenapa kau menunduk" ucap kenan lalu memegang dagu bee


"aku malu kenan" ucap bee


"dasar kau ini masih malu malu juga dengan ku" ucap kenan tersenyum lebar


"kita baru saja berjumpa kenan maka dari itu aku malu" ucap Bee menunduk


"queena tatap aku" perintahnya lalu Bee langsung menatap nya


"aku sayang pada mu Queen aku mencintai mu, aku ingin bersama mu kita akan menikah mempunyai anak anak yang manis dan hidup hingga tua bersama apa kau mau" ucap kenan lembut


Bee mendengar ucapan kenan hanya diam dan menganggukan kepala nya.


"iya kenan aku mau" ucap bee


Mendengar jawaban Bee perasaan kenan langsung bahagia dia mendekatkan wajahnya untuk mendekat dengan wajah Bee, Bee yang melihat wajah kenan yang mendekat pun langsung menutup matanya.


Cup


Ciuman lembut dari bibir kenan pun mendarat di bibir Bee, Bee yang mendapat ciuman itu kaget namun dia menerimanya. Kenan yang melihat Bee menerima cuimannya pun langsung melum*t bibir mungil Bee namun tidak ada balasan dari Bee.


"buka mulut mu" ucap kenan pelan lalu Bee langsung membuka mulutnya


Kenan langsung memegang tengkuk Bee dan menyesap setiap inci bibir bee, memasukkan lidah nya ke dalam mulut Bee, Bee hanya menerima ciuman lembut kenan dan membalas nya walaupun masih kaku.


Hingga akhirnya mereka berciuman panas, kenan yang melihat Bee membalas ciuman nya pun merasa sangat senang, mereka sama sama menikmati ciuman itu.


Ckleek


Tiba tiba pintu terbuka


"astaga" ucap seseorang itu lalu menutup pintu ya kembali.


.


.


.


.


.


.


***Hahahaha hayo penasaran kan siapa yang datang.


Hehe jangan lupa ya kak dukungan nya***