Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 166



"Bima, rian, restu, andi dari team B" ucap Darrel lagi menyebut nama para penghianat


Keempat anggota itu pun langsung maju dan menghadap Bee dengan posisi sama seperti bastian yaitu berjongkok


"enal, wawan, widi dari team D dan dian serta didik dari team T" ucap Darrel lagi


Kelima anggota itu pun maju dengan keadaan gemetar hebat, sedangkan anggota lain langsung meyoraki ke sepuluh anggota penghianat itu


Bahkan semua anggota pun memaki ke sepuluh penghianat itu dengan kata kata kotor


"Queen merekalah penghianat yang selama ini bergabung dengan TBD" ucap Darrel datar pada bee


Bee menatap ke sepulung orang itu secara bergantian


"apa yang kalian dapat dengan penghianatan yang kalian lakukan" tanya Bee dengan nada dingin pada para penghianat itu


Namun tak ada yang berani menjawab, mereka takut dengan sang queen


"jawab" tegas bee


"ma af kan ka mi Qu Queen" hanya ucapan itu yang mereka ucap


"kami tak bermaksud menghianati TBD" lanjut bastian


"lalu" tanya bee


"kami hanya bingung memilih berada di mafia mana" jawab bastian


"3D bereskan mereka" perintah bee tegas


"baik Queen" balas 3D


"queen tolong maafkan kami, kami akan setia dengan TBD" pinta kesepuluh penghianat itu


Bee tak menghiraukan ucapan mereka, dia pergi dari aula itu ke ruangan nya di ikuti ray dan rey


***


Brak


Bee menendang pintu ruangan nya karena merasa sangat marah, dia bingung ingin melupakan kemarahan nya kepada siapa


"aaarrrgghhhh" teriak Bee kencang di ruangan nya


Ray dan rey langsung cepat cepat ke ruangan Bee, mereka takut jika terjadi sesuatu dengan Bee


"Bee kamu kenapa" tanya ray setelah sampai di ruangan bee


Bee tak menjawab, dia menatap ke arah luar jendela dengan mata memerah dan nafas nya memburu menahan amarah


"tenang Bee" ucap rey sambil mengelus pundak sebelah kanan milik bee


Bee pun langsung mengatur nafas nya agar tak memburu, ntah mengapa dia sangat marah karena hal ini


"ayo duduk" ajak rey lembut


Namun Bee menuruti ucapan rey, dia berjalan ke arah sofa dengan posisi di tuntun oleh rey


"nih munum dulu" ucap ray sambil menyodorkan segelas air putih


Rey menerima gelas itu memberikan nya kepada Bee dan menyuruh untuk meminum nya


"ayo minum dulu biar tenang" ucap rey lembut pada bee sambil memberikan segelas air pemberian ray


Bee langsung menatap rey, dia menerima gelas yang rey berikan dan meminum setelah gelas air itu


"sudah jangan pikirkan masalah ini, 3D sudah menyelesaikan tugas nya sekarang kita harus fokus dengan kebahagiaan mu, apa kau tak ingin bahagia hmm" ucap rey ramah sekaligus bertanya


"rey" panggil bee sambil menatap rey


"iya, kenapa" tanya rey


"kamu berubah" jawab bee yang masih setia menatap rey


"aku tidak berubah, hanya saja aku malas menunjukan sikap manis ku di depan banyak orang" balas rey tersenyum


"kenapa tak sejak dulu kau seperti ini dengan ku" tanya bee


"maafkan aku, hanya saja aku belum terbiasa" jawab rey


Bee tersenyum menanggapi jawaban rey


"pertahankan lah" ucap bee yang masih tersenyum


Ray melihat itu pun merasa bahagia akhirnya adik nya sudah ingin mengeluarkan sikap yang dulu ia miliki


"akan aku usahakan" balas rey juga tersenyum


"baiklah sekarang kita fokus dengan satu tujuan" ucap ray tiba tiba


"tujuan apa kak" tanya bee


"kapan kita balik indo, apa kalian tak merindukan yang lain" tanya ray kesal


"oh iya kau lupa, aku merindukan zio jadi kapan kita akan balik" ucap rey juga bertanya


.


.


.


.


.


.


.