Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 53



Markas TBD


Kedatangan Bee langsung di sambut hangat oleh para mafioso nya, ada yang bingung juga kenapa Bee tiba tiba datang namun mereka tak berani menanyakan nya.


"selamat datang Queen" ucap mafioso yang melihat bee


Bee hanya diam dan menganggukan kepalanya.


"di mana haikal dan yoga" tanya dingin bee


"ada di ruangan masing masing nya Queen" jawab salah satu mafioso itu


Lalu Bee berjalan ke arah ruangan haikal.


Braaakk


Bee menendang pintu ruangan haikal, membuat haikal terkejut dibuat nya.


"astaga Queen kau mengagetkan ku saja" ucap haikal


"kau sudah mendapatkan nya" tanya Bee to The poin


"sudah Queen namun belum semuanya karna yoga juga membantu menyarinya" ucap haikal sambil menyodorkan laptop nya pada bee


Bee langsung membaca semua informasi mengenai keluarga Samuel, saat membaca dia pun mengeluarkan senyum defil nya membuat haikal yang melihat itu pun bergidik ngeri.


"ternyata benar dia bukan mommy kandung gue" ucap lirih bee


"lihat saja apa yang akan gue lakuin ke lo tuan Samuel malik abraham" ucap Bee mengeluarkan senyum defilnya


"Queen gue mohon jangan senyum begitu" ucap haikal karna takut melihat senyum nya Bee yang menurutnya menakutkan


"hmm Thanks ya kal lo emang bisa di andalkan" ucap bee


"oke santai saja Queen" jawab haikal


"gue malam ini akan menginap disini" ucap Bee datar


"tumben kenapa" tanya haikal


"lagi pengen aja" ucap Bee cuek


"ok baiklah gue akan suruh salah satu mafioso untuk membereskan kamar mu" ucap haikal


Bee pun langsung pergi dari ruangan haikal untuk ke ruangan nya karna ingin mengerjakan berkas berkas perusahaan yang sudah menumpuk.


(gue tau Queen lo lagi ada masalah, gue ga akan tanya sama lo intinya gue cuma mau jaga lo karna lo adalah orang yang sangat berharga di hidup gue) batin haikal saat melihat kepergian bee


*Skip


Mansion bee*


Malam pun tiba namun semua orang di buat bingung karna Bee tak kembali ke mansion padahal dia cuma pergi ke markas tapi kenapa sangat lama di pikir mereka.


"vil lebih baik lo hubungi Bee" perintah rey


"udah gue hubungi tapi gak di angkat" jawab viola


"coba saja telpon haikal atau yoga" ucap viona


Saat telpon tersambung viola pun langsung me loaspeaker ponsel nya


"hallo kak haikal" ucap viola


"ya ada apa viola" tanya haikal


"apa Queen ada di sana" tanya nya viola


"iya, Queen malam ini menginap disini" ucap haikal


"haaaa syukurlah, kau jaga Queen ya kak karna dia hari ini sedang badmood" ucap viola bernafas lega


"sudah pasti vil, gue akan jaga dia selalu" jawab haikal


"baiklah kak, selamat malam sampai jumpa" ucap viola


"iya viola selamat malam juga sampai kan salam ku pada yang lain" ucap haikal


"baik kak" jawab viola langsung mematikan ponsel nya


"sudahlah lebih baik kita tidur karena besok kita sekolah" ucap viona


"iya lagian kita sudah tau kan kalo Bee baik baik saja dan sedang berada di markas" ucap nesi


"eh bang ray lo mau kemana" tanya rey saat melihat ray ingin ke luar mansion


"markas nyusul Bee" jawab ray


"tunggu" ucap dingin viola


"gak ada yang boleh nyusul Bee tanpa perintah dari nya" lanjutnya


"kenapa" tanya ray


"tidak ada bantahan karna ini perintahnya" ucap dingin viola


"haaaaaaaa baiklah" ucap ray lemas


(viola apa lo juga membenci gue sama seperti Bee, kenapa lo sangat dingin pada gue, gue minta maaf sama lo vil tapi gue belum siap karna gue bingung gimana mau ngomong nya sama kalian) batin ray menatap viola


"kak ray lebih baik kita istirahat" ucap datar viona


"jika kak ray tidak ingin istirahat terserah kakak karna kita sudah mengingatkan" ucap nesi datar juga


Lalu viola dkk berjalan menuju kamarnya meninggalkan ray dan rey di ruang keluarga.


"bang liat kan apa yang lo perbuat" ucap rey


"semua orang kecewa ama lo bang, kenapa lo diem aja lo gak berusaha minta maaf ke mereka hah" ucap rey membentak ray


"gue belum siap rey, gue bingung gimana cara ngomong nya" ucap ray lirih


"kalo lo gak minta maaf ke mereka, sorry bang mungkin gue juga ga akan peduli lagi sama lo gue lebih memilih mereka di banding lo yang egois" ucap rey lalu meninggalkan ray yang diam mematung


(kenapa semua orang jadi benci gue, gue tau gue salah tapi gue bingung gue gak suka di giniin apa lagi sama adik kandung gue sendiri) batin ray