
Skip aja lah dari pada kelamaan hehehe
Keesokan harinya, semua orang sudah berangkat kuliah karena mereka ada jam sore hanya tersisa Bee, zio, bunga dan bi lia
"zio mommy pergi bentar yah" ucap bee
"mom mau kemana" tanya zio
"mom punya urusan penting" jawab bee tersenyum
"baiklah tapi jangan lama lama ya mom" ucap zio
"iya mommy gak lama kok" balas bee
"yaudah mommy pamit yah, zio di rumah jangan nakal" lanjutnya hanya di angguki bee
Setelah itu Bee langsung menaiki mobil nya dan membawa mobil nya melesat ke arah markas
Beberapa menit kemudian Bee telah sampai di markas nya, dia langsung ke ruangan haikal karena ingin membahas balas dendam nya
Braak
Kebiasaan Bee yang datang tanpa permisi dan langsung menendang pintu membuat si empu pintu terlonjak kaget
"woy bisa kalem dikit gak seh" teriak yoga yang kaget
"kagak bisa" balas Bee cuek
"haiisshh harus ekstra sabar ngadepin nih cewe" gumam haikal
"ada apa, tumben lo kesini" tanya haikal
"gue punya rencana buat lumpuhin keluarga Samuel" jawab bee datar
"apa rencana lo" tanya yoga
"di saat nyonya jak*ng keluar dari kandang nya, kalian harus culik dia dan bawa ke markas setelah itu siksa dia begitu juga dengan Samuel karen dia yang membunuh mommy gue, dan saat penyiksaan kita rekam kejadian itu dan menunjukan pada si anak jal*ng itu" jawab bee datar
"untuk apa lo kasih rekaman itu ke anak si jal*ng" tanya haikal
"hanya memberi kejutan saja, tapi penyiksaan itu jangan sampai buat mereka mati, buat mereka koma dengan jangka waktu lama kalo bisa pun koma selamanya" jawab bee lalu berucap santai
"apa lo yakin" tanya haikal
"ya gue yakin, gue udah capek dan ingin menyelesaikan masalah ini" jawab bee datar
"oke baiklah, kapan rencana akan di mulai" tanya haikal
"besok harus di mulai" jawab bee
"oke, lo tenang aja kita akan culik jal*ng itu" ucap yoga
"hmm, gue pergi Bye" ucap bee lalu meninggalkan ruangan haikal
"huh dasar boss gak tau soapn santun" ucap yoga kesal setelah Bee tidak terlihat lagi
"woy yang nama nya boss tuh ya begitu, seenak nya aja" balas haikal
"ya gue tau, tapi sesekali kek senyum gitu biar keliatan cantiknya" ucap yoga
"oh jadi menurut lo gue gak cantik" tanya bee tiba tiba dengan suara dingin nya
"eh Qu queen ga gak kok lo cantik banget kaya princess mafia gue" jawab yoga gugup dengan senyum kikuk nya
"hmm" Bee hanya berdehem lalu beranjak pergi lagi
"oohhh astaga kenapa tuh cewe balik lagi sih, bikin gue takut aja" ucap yoga
"salah lo ndiri kan, lagian lo ngapain sih ngomongin Queen kalo sampai Queen tersakiti bisa bisa kepal lo terpisah dari tuh badan" ucap haikal
"iihhh kagak mau lagi dah gue" ucap yoga bergidik ngeri membayangkan jika itu terjadi
***
Mansion keluarga samuel
"dad besok ada pesta ulang tahun teman mommy, mommy ingin membeli gaun besok jika di izinkan" ucap anantasya
"boleh mom asalkan jangan yang terlalu mahal" balas samuel
"yah masa iya mommy pake gaun murahan sih dad" ucap anantasya
"kita harus ngirit mom, sekarang kan mommy tau kalo daddy bekerja si peusahaan Abraham grop" ucap samuel
"baiklah" balas anatasya pasrah
***
Kini viola dkk tengah di kantin untuk menikmati makanan nya karena ada waktu istirahat setengah jam sebelum jam pelajaran nya di mulai lagi
Mereka mengambil jurusan yang sama termasuk alex dkk
"gak enak yah kalo ga ada Bee" ucap viola
"iya, kaya ada yang kurang gitu" tambah viola
"coba aja Bee bisa kuliah lagi" tambah nesi
"gue juga kangen ama tuh sifat dingin queen walaupun dia juga kadang bar bar" ucap arka
"iya, ga ada dia kayaknya sepi gitu" tambah ken
"ngapain sih kalian bahas bee" tanya rey heran
"kita kangen sama dia rey" ucap mereka kompak kecuali alex dan ray
"haiisss kalian kan ketemu tiap hari tinggal juga satu tempat" ucap rey kesal
"tau tuh kaya gak pernah ketemu setahun aja" tambah ray
"udah sih, habisin tuh makanan bentar lagi kan udah jam kelas di mulai" ucap alex menghentikan perdebatan mereka
"siap King" balas mereka kompak
Alex hanya bisa menggeleng gelengkan kepala nya melihat tingkah teman teman nya yang kadang lucu menurut Alex sendiri
***
Mansion
Kini Bee telah kembali ke mansion nya, dia melihat zio sedang belajar dengan bunga di ruang keluarga
"hai" sapa bee
"eh mommy sudah pulang" ucap zio
"iya dong" balas bee
"zio nulis apa nak" tanya bee yang melihat zio sibuk dengan buku dna pensil nya
"ini mom zio bikin nama buat adik adik zio nanti" jawab zio polos
"astaga zio itu kan masih lama lagian mommy juga belum nikah sama daddy" balas Bee
"ya makanya di cepetin mom" perintah zio polos
"gak usah di cepetin juga bisa zio, tinggal tunggu waktunya" balas bee
"haiisshh pasti lama, iya kan" tanya zio hanya di balas anggukan bee
Bunga yang melihat dan mendengar perdebatan ibu dan anak itu hanya diam sembari tersenyum
"oh iya nama apa yang kamu bikin" tanya bee lagi
"ini mommy lihat sendiri" jawab zio sambil. Memberikan buku nya pada bee
"Violetta dan Evone" gumam bee lirih
"apa kamu ingin mempunyai dua adik zio" tanya bee
"iya tapi harus kembar mom, pasti lucu kalo mereka kembar" jawab zio tersenyum lebar
"kalo kembar belum tentu bisa zio" ucap bee sambil mengeluh pucuk kepala zio
"yaudah zio mau adik 3 biar rame kalo gitu" ucap zio polos
Bee hanya bisa menjatuhkan rahanya mendengar ucapan polos zio, begitu juga bunga, dia sama sama kaget mendengar ucapan zio itu
Mereka tak menyangka zio akan memiliki 3 adik dan itu pun harus ada yang kembar, sungguh mustahil bagi Bee karena setahu dia keluarga nya tak memiliki saudara kembar
Tapi ntah dengan alex, Bee berharap dia bisa menuruti keinginan zio itu tapi ntahlah hanya tuhan yang bisa berkehendak
.
.
.
.