
Malam harinya
Mereka semua telah selesai makan malam, kini mereka tengah berkumpul di ruang tamu, jam sudah menandakan 21:00 namun mereka belum juga tidur
Saat Bee tengah fokus dengan tv karena neraka sedang menonton drakor, tiba tiba ponsel Bee berbunyi, Bee pun mengakat telepon itu
"ada apa" tanya bee to the point
"Queen markas kita di serang TBR, kini kenan juga disini, dia membawa pasukan yang sangat banyak, cepat datang banyak anggota yang mulai tumbang" jawab haikal karena dia yang menelepon Bee
Setelah mendengar jawaban haikal, Bee langsung mematikan ponsel nya
"semua bersiap lah, kita ke markas" ucap bee dingin
Sontak semua kaget lalu buru buru mengganti pakaian mereka tak lupa jubah dan topeng mata, sedangkan Arka dan Ken bingung mereka mau ngapain
"alex lo ttep disini jaga zio, gue gak mau perlibatkan lo di masalah gue" ucap bee dingin setelah berhlgakti pakaian
"baiklah, lo harus hati hati jangan ceroboh" balas alex pasrah
"baiklah semua les't go" perintah Bee dingin
Ray dkk pun langsung menaiki mobil mereka menuju markas, mereka mengendarai mobil nya dengan kecepatan penuh, hanya beberapa menit mereka telah sampai di markas
Dor dor dor dor
Suara pistol dari Bee dkk setelah sampai di markas, semua anggota yang disana pun menoleh ke arah be dkk
"ternyata dugaan gue bener kalo kenan akan balas dendam, hahaha lihat saja bakal gue hancurin mafia lo" gumam Bee dengan senyum smrik nya
"hai gadis kecil ternyata kau sudah datang" ucap seseorang yang tak lain kenan
"jadi anda menunggu saya tuan kenan" tanya bee dingin
Ray dkk pun terkejut karena ketua geng mafia TBR adalah kenan sahabat Bee juga teman mereka, mereka tak menyangka kenan adalah musuh terbesar mereka
"ya karna gue ingin nyawa lo sekarang juga" jawab kenan
"sebelum lo nyentuh Queen, langkahi dulu mayat gue" ucap ray dingin
"berani juga lo sama gue hah" tanya kenan tinggi
"cih lo hanya sampah, tidak sebanding dengan gue" jawab ray dingin
"berani nya kau...." ucap kenan terpotong
"ya gue berani karna lo bukan apa apa bagi gue" ucap ray memotong ucapan kenan
"SEERAANGG" ucap kenan pada anggota nya
Sontak semua anggota mafia TBR dan TBD saling menyerang satu sama lain
Ray melawan kenan, rey melawan tangan kanan kenan, viola dkk menyerang anggota TBR yang lain sedangkan Bee hanya menonton hahaha
Bukg
Sret
Sring
Dor dor dor
Krek
Aargh
Plak
Bukh
Dugh
Brak
Dor dor
Sring
Membutuhkan waktu hampir satu jam anggota TBD melumpuhkan anggota TBR, anggota TBR telah tumbang semua tak ada yang terisisa
"bereskan semua mayat ini, dan obati kalian yang terluka" perintah ray pada anggota nya
"baik King" jawab mereka kompak
Kini kenan sudah ada di ruangan bawah tanah, di ruangan itu juga sudah ada Bee, ray dkk termasuk yoga dan haikal
"hahahaha bagaimana tuan kenan, anda saja masih melawan tangan kanan saya sudah K.O bagaimana kalo dengan saya langsung hah" ucap bee dingin dan tawa mengerikan
"dasar wanita jal*ng" teriak kenan
"anda sudah sekarat tapi masih berani mengatai saya" tanya bee mendekat ke arah kenan dan membuka topeng mata kenan yang sedang terbaring di lantai dengan banyak luka
"apa perlu saya hancurin keluarga kecil anda, KIM HANA DAN ZHU QIRA HAN SANJAYA" lanjutnya sambil menekan nama hana dan qira
Kenan pun kaget dan melototkan matanya, bagaimana Queen bisa tau nama istri dan anak nya padahal selama ini dirinya tak mengenakan keluarga didunia luar
"jelas saya tau, karena saya Queen TBD mafia terkuat nomor satu" ucap bee sombong karena membaca pikiran kenan
"tolong jangan sentuh istri dan anak ku, mereka tak salah, jika kau mau bunuh saja aku" pinta kenan memohon
"cih tak semudah itu kenan, gue sudah bertekad akan menghancurkan keluarga sanjaya" balas Bee dingin
"tolong lepaskan mereka, saya mencintai mereka Jangan sakiti mereka" pinta kenan lagi
"lo bilang mencintai, Hahahahahaa lalu di mana gadis yang dulu lo beri janji palsu lo itu hah yang tega meninggalkan nya demi mengikuti orang tua lo" tanya bee membentak juga tertawa mengerikan
Sontak kenan terkaget lagi, mengapa Queen ini tau segala kehidupan nya juga masa lalu nya
Sedangkan yang lain hanya bergidik ngeri mendengar tawa Bee yang mengerikan di tambah lagi suara tawa itu menggeman di ruangan ini
"lo mau tau kenapa gue tau semua masa lalu lo termasuk anak istri lo" lanjutnya Bee bertanya, kenan hanya bisa mengangguk an kepala nya
"apa kamu tidak mengenali aku kenan" tanya bee dengan suara lembut yang dia ucapkan ketika bersama kenan
Deg
Kenan hanya diam mematung, dia kenal suara itu...
Tiba tiba Bee membuka topeng matanya sambil menatap tajam kenan, ray dkk pun kaget kenapa Bee senekat itu
Kenan yang melihat wajah Bee juga kaget ternyata Queen TBD adalah gadis yang dulu dia cintai sampai sekarang walaupun dia telah memiliki keluarga
"ya gue queena" ucap bee dingin
"kenapa lo lakuin ini ke gue kenan, apa salah gue hah" lanjutnya Bee bertanya dengan nada membentak
"maaf" ucap kenan lirih namun masih di dengar bee
"terlambat" ucap bee dingin
"naa aku mohon jangan sakiti hana dan qira" pinta kenan
"Memohon lah kenan karena gue gak peduli lagi, sekarang lo bukan lagi sahabat gue tapi lo musuh terbesar gue, lo udah salah cari lawan" ucap bee dingin
(******* lo kenan)
(sukurin lo makanya jangan cari masalah sam Queen kita)
(bantai saja Queen, gue muak liat wajah nya)
(dasar gak tau diri)
(beruntung gue gak mendukung Queen dan kenan)
(kejutan yang menarik*)
Kira kira begitulah batin ray dkk melihat berdebatan Bee dan kenan
"haikal siram dia dengan air garam" perintah Bee dengan suara dingin
"baik Queen" jawab kenan
Byuurrr
"aarrrggghhhh" teriak kenan karena luka di tubuhnya sangat sakit
"jaga dia, jangan sampai dia mati sebelum waktunya" ucap bee dingin lalu keluar dari ruangan itu diikuti ray dkk
"baik Queen" jawab haikal dan yoga serentak
Kini Bee dkk pun kembali ke mansion karena waktu sudah menunjukan 3 dini hari
Saat masuk mansion Bee dkk melihat alex dkk belum tidur dan masih duduk di ruang tamu
"Queen apa kami baik baik saja, apa ada yang sakit hmm bilang sama aku" tanya alex ketika melihat Bee dkk telah pulang
"sayang apa kamu baik baik saja" tanya Arka pada viola
"honey ada yang sakit tidak, bilang sama aku kalo sakit nanti aku bantu obati" tanya Ken pada viona
"kita ga papa kok, baik baik aja" jawab bee dan 2V kompak
"hah syukurlah" ucap alex dkk kompak
"kenapa kalian belum tidur" tanya bee datar
"kita nungguin kalian" jawab alex di angguki Arka dan ken
"besok kalian kan kuliah, jangan ulang lagi" ucap bee datar lagi
"baik Queen" jawab alex dkk kompak
"sekarang kembali ke kamar masing masing kecuali bang ray, kamu ikut aku ke ruangan kerja" perintah bee
"baik queen/Bee" jawab mereka kompak
Mereka pun akhirnya kembali ke kamar masing masing, setelah itu mandi dan berganti pakaian lalu tertidur
***
"ada apa Bee kenapa lo nyuruh gue kesini" tanya ray setelah sampai di ruangan Kerja bee
"jangan beri tau masalah ini alex dan lain nya" jawab bee datar
"iya gue gak akan kasih tau siapa siapa lagian ini kan masalah mafia kita" balas ray
"udah cuma itu" lanjutnya bertanya
"ehm, a aku mau bang ray temenin aku tidur" jawab bee lirih sambil menundukan kepala nya namun masih di dengar ray
"hah kamu bilang apa Bee" tanya ray sekali lagi karena dia memastikan Pendengaran nya salah atau tidak
"temenin aku tidur bang" ucap bee berkaca kaca
Ray pun heran kenapa mata Bee berkaca kaca, sebenarnya kenapa dengan Bee pikir ray
"hey kamu kenapa hmm" tanya ray
Bee tidak menjawab, dia memikirkan satu hal yang membuat dia bersedih ntah apa hal itu hanya author dan tuhan yang tau hehehe
"Bee cerita sama gue, kenapa lo tiba tiba sedih" tanya ray lagi
"lo tau bang, yang ambil first kiss gue tuh kenan bukan alex" ucap bee menatap kedepan dengan padangan kosong
Ray terkaget, antara percaya dan tidak percaya tapi Bee mengatakan nya sendiri
"lo serius Bee" tanya ray masih tak percaya, Bee hanya mengagukan kepala nya
"dan lo tau gak bang, dulu itu kenan adalah sahabat terbaik gue, dia hanya satu satunya sahabat gue tidak ada yang lain, dia selalu melindungi gue, dia selalu perhatian sama gue, dia selalu bisa bikin gue ketawa dia selalu nemenin gue disaat gue sedih tapi sekarang dia bohongin gue, dia bikin gue kecewa, ya walaupun kita cuma sahabatan tapi gue sakit di hianatin gini, dia bilang dia akan kembali ke gue tapi setelah dia kembali justru dia sudah menikah hingga memiliki anak, apa salah gue bang kenapa hidup gue selalu tersakiti kapan gue bisa bahagia kapan, gue udah capek bang hiks hiks" ucap bee panjang kali lebar kali tinggi hingga akhirnya menangis
Ray yang mendengar itu pun terdiam dan memeluk Bee untuk menenangkan nya
"udah jangan nangis, gue tau lo gadis kuat jangan lemah gini, gue janji akan selalu ada buat lo Bee" ucap ray sambil mengelus punggung bee
.
.
.
.
.
.
.
Kak jangan lupa yah, ada lanjutan dari novel ini judulnya *Mafia Imut*
Jangan lupa di baca ya kak, like, komen, tip, juga favirotkan