Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 104



"kamu pemilik perusahaan B'Q Company kan, pengusaha muda yang terkenal kejam dan dingin nya" ucap bunga masih terkejut


"hmm menurut kak bunga" tanya bee


"aku gak nyangka ternyata kamu adalah gadis hebat, apa rumor itu benar lexa" ucap bunga sekaligus bertanya


"yaa bisa jadi" jawab bee singkat


"tapi menurut aku, kamu tuh baik walaupun kadang kadang berubah sifat mu" balas bunga


"sudahlah kak gak usah di pikirkan" ucap bee


"zio mommy mau pergi sebentar, zio di rumah aja ya" ucap bee pada zio


"iisshh mommy kenapa sih pelgi telus" ucap zio cemberut


"maaf zio, mommy mau nyelesain masalah mommy terus kita nanti bisa bareng terus" balas bee


"memang nya masalah mommy apa sih, zio kan mau bantu bial cepet selesai" tanya zio polos


"ini urusan orang dewasa sayang nanti kalo zio sudah besar pasti zio akan tau kok" jawab bee tersenyum menatap putra angkat nya itu


"baiklah mom, mommy hati hati jangan sampai telluka ya" ucap zio


"iya, yaudah mommy pergi dulu yah zio jangan nakal" balas Bee hanya di angguki zio


"kak bunga bi lia Bee pergi dulu yah, titip zio" pamit bee


"iya lexa hati hati" balas bunga sedangkan bi lia hanya tersenyum dan mengangguk an kepala nya


Bee pun mengambil mobil nya di garasi dan langsung melesat ke markas. Beberapa menit kemudian Bee telah sampai di markas nya.


Bee langsung berjalan ke arah ruangan haikal, di sepanjang jalan nya banyak anggota yang menyapa Bee namun Bee hanya membalas dengan anggukan.


Braak


Pintu ruangan haikal di tendang Bee dengan keras membuat sang empu terlonjak kaget.


"eh monyet gosong bau apek" ucap haikal kaget dan tak sengaja melemparkan buku yang sedang ia baca


Ucapan haikal sontak membuat Bee tertawa karna menurutnya sangat lucu.


Buahahahaha


"iisshh lo paan sih Queen gak sopan tau gak gue kan jadi kaget" ucap haikal memonyongkan bibir nya


"mana ada monyet gosong bau apek kak hahah" ucap bee masih tertawa


"udah diem, lo mau ngapain hah kesini" tanya haikal kesal


"aku kan masih punya tahanan kak" jawab bee datar


(Uuhh datang sudah lah datar nya) batin haikal menatap bee


"kenapa kalo aku datar hah masalah buat kakak" tanya bee kentus


"hah ehm ga....k kok, udah lan mending kita ke ruangan bawah tanah buat lihat tuh tahanan lo" ucap haikal menutupi kegugupan nya karna Bee membaca pikiran nya


"yaudah ayok udah gatel nih tangan aku" ajak Bee tak sabaran


Haikal membawa Bee ke ruangan bawah tanah, beberapa menit kemudian haikal dan bee telah sampai di ruangan bawah tanah di sana ada 2 penjaga dan yoga pun sudah ada di ruangan itu.


Braak


Sekali lagi Bee menendang pintu ruangan itu dengan kencang sampai pintu ya pun terlepas dari tempat nya.


"cewe tapi tenaga nya kayak banteng dasar Queen" ucap haikal lirih sambil menggeleng gelengkan kepala nya


Bee mendengar namun tak menghiraukan nya, dia hanya ingin cepat cepat menghampiri hendy dan angga.


Bee masuk ke ruangan itu dan melihat hendy dan angga yang duduk di bangku dengan badannya terikat.


"selamat siang pak tua" ucap bee datar sambil menatap hendy


"heh kau untuk apa kau kemari" tanya hendy


"untuk apa lagi kalo tidak menyiksa mu" jawab bee santai


"dasar gadis lemah berani nya melawan seseorang yang sedang terikat" ucap hendy sinis


"yoga lepaskan ikatan pak tua itu" perintah Bee datar


"baik Queen" jawab yoga lalu bergegas melepaskan ikatan hendy


"baiklah ayo lawan aku" ucap bee


"kita lihat saja siapa yang akan memang" ucap hendy sombong


Tanpa aba aba hendy langsung menyerang Bee, mereka tak memakai senjata hanya dengan tangan kosong.


Bukh


Pakh


Kreek


Arrgh


Bukh


Dukh


Braak


Hendy terkapar di lantai dengan banyak luka karna dia kalah talak dengan Bee.


"cih cuma segitu kekuatan mu" tanya bee sambil meludah ke arah samping kanan nya


Namun hendy tak menjawab dia terdiam karna merasakan sakit.


Tiba tiba Bee mendekat ke arah hendy dan membawa 2 pisau berkarat nya.


Sreett


Sreett


Bee menyayat lengan dan pipi hendy membuat hendy menjerit kesakitan.


"aarrgghhhh" teriak hendy kesakitan


"berteriak lah pak tua karna teriakan mu membuat aku semakin semangat" ucap bee dengan senyum semrik nya membuat semua orang yang ada di ruangan itu bergidik ngeri


Jleb


Jleb


Bee menusuk kedua pundak hendy dan menekan tususkan itu dengan sangat kuat.


"aarrgghhhh dasar kep*rat" teriak hendy


"waahh ternyata anda masih memiliki tenaga pak tua" ucap bee datar


Taak


Taak


Taak


"sial*n kau bu nuh sa ja aku" ucap hendy terbata karna menahan sakit nya


"tidak semudah itu pak tua" ucap bee dingin lalu melangkah menjauhi hendy


"aku akan kembali besok, jika kalian mau sakiti mereka silahkan tapi jangan sampai mereka mati" ucap bee dingin pada haikal dan yoga


"baik Queen terima kasih karna tangan kami juga merasa gatal" ucap haikal dan yoga kompak


Lalu Bee pergi meninggalkan ruangan itu, dia ke luar markas dan menaiki mobil nya untuk pergi ke AL Company.


Sekitar 35 menit Bee telah sampai di AL Company, sebelum itu Bee sudah mengganti pakaian formal nya tak lupa juga topeng mata nya.


Saat masuk ke kantor hanya ada sedikit karyawan karna hari libur mungkin yang berangkat hari ini adalah karyawan lembur.


Saat beberapa karyawan berpapasan dengan Bee mereka menunduk untuk menghormati presdir mereka.


Tanpa menunggu lama Bee langsung masuk ke dalam lift dan menuju ruangan nya di lantai paling atas.


Saat sampai di atas Bee melihat damian di ruangan nya yang ternyata juga lembur hari ini.


"apa kau sangat sibuk kak dami" tanya bee masuk ke ruangan damian tanpa permisi langsung duduk di sofa


"astaga kau mengagetkan ku saja" ucap damian terkaget


"tidak aku tidak terlalu sibuk, kenapa tumben sekali kau kesini" ucap damian sekaligus bertanya non formal sambil mendekat Bee yang duduk di sofa


"aku hanya ingin mengecek berkas karna kemarin aku masih meninggalkan beberapa berkas" jawab bee


"kan bisa besok" ucap damian


"besok aku bersekolah kak" balas bee


"oh iya aku lupa jika kamu masih sekolah heheh, lagian buat apa sekolah kalo udah dapet gelar S2 sih" ucap damian cengengesan


"huufft aku hanya ingin merasakan bangku SMA kak" jawab bee, jawab damian hanya ber oh ria


"oh iya kak bagaimana keadaan keluarga mu" lanjutnya bertanya


"alhamdulillah semua sehat" jawab damian tersenyum


"kapan kau akan menikah kak, lihat saja umur mu sudah hampir tua" tanya bee mengejek damian


"hey aku masih muda umurku baru 28 tahun" ucap dani ngegas karna tak terima di ejek tua oleh bee


"oohh ayolah kak cari pasangan agar kau tak menghabiskan waktu mu hanya lembur di kantor" ucap bee terkekeh


"huuffttt aku belum menemukan wanita yang cocok Queen" balas dami


"kapan kau akan mencari jika kau selalu di kantor hah" tanya bee mulai kesal dengan damian


"itu gampang" jawab damian singkat


"terserah lah kak, aku mau ke ruangan ku saja capek aku tuh ladenin kamu" ucap bee


"salah siapa datang kesini" balas damian


"oh jadi kau tak memperbolehkan ku masuk ke ruangan mu ya" ucap bee dengan senyum semrik nya membuat damian takut


"hah gak kok Queen aku hanya becanda" ucap damian gugup dan takut


"hahaha kenapa kau takut kak aku tidak akan membunuh mu" ucap bee tertawa karna melihat ketakutan damian


Sedangkan damian hanya tersenyum kikuk menanggapi ucapan Bee.


"baiklah Bye kak, jangan terlalu lelah" ucap bee hanya di angguki damian


Lalu Bee keluar dari ruangan damian dan menuju ruangan nya.


"haaaaa akhirnya aku berjumpa lagi dengan berkas berkas ini" ucap bee setelah duduk di kursi kerja nya.


Bee pun langsung membaca dan memahami isi berkas berkas itu, beberapa jam kemudian Bee telah selesai mengerjakan semua berkas nya.


"uugghhh capek nya" ucap bee sambil meregangkan otot otot nya


Tok tok tok


"masuk" ucap bee


Ckleek


"ada apa kak" tanya bee saat melihat damian yang masuk ruangan nya


"apa kau tak ingin pulang" tanya damian


"ini juga aku akan pulang kak" jawab bee sambil memberekskan berkas nya


"baiklah ayo kita turun bersama" ajak damian


"iya tunggu sebentar" ucap bee


"ayo kak" ajak bee


Damian dan bee pun turun naik lift ke lobby bersama sama.


"Queen ayo kita makan dulu" ajak dami saat di lobby


"hmm boleh juga kak, kita makan di mana" tanya bee


"di restoran dekat kantor saja" jawab dami


"baiklah kita bawa mobil sendiri sendiri saja ya kak" ucap bee hanya di angguki dami


Setelah itu mereka menaiki mobil masing masing dan melesat ke arah restoran dekat kantor Bee.


"kamu mau pesan apa Queen" tanya dami saat duduk di kursi resto


"nasi goreng seafood aja kak sama jus jeruk" jawab bee


"oh baiklah, mbk nasi goreng seafood nya 2 jus jeruk 1 dan jus timun 1"ucap dami pada pelayan resto


" baik tuan mohon di tunggu pesanan nya" ucap pelayan itu lalu mengundurkan diri nya


Setelah pergi nya pelayan hanya ada keheningan di antara damian dan bee. Tiba tiba ada seseorang yang menumpahkan minum ya di baju Bee.


Byuurrr


"astaga kamu kenapa gak hati hati hah" bentak damian pada seseorang itu


"sorry gue gak sengaja, kaki gue kesandung" ucap seseorang itu sambil memberikan tisu


"hah ga papa kok lain kali hati hati" ucap bee tersenyum tak memandang dia namun hatinya dongkol


"ternyata kamu" ucap seseorang tadi


Bee langsung mendongakan kepala nya melihat siapa orang yang di hadapan nya itu.