Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 138



Semua orang kini di buat bingung bee lagi, mereka ingin sekali bertanya tapi mereka takut


"mommy ayo kita jalan jalan" ajak zio lagi


"tidak zio jangan sekarang yah" tolak bee lembut


"kenapa mom" tanya zio


"ga hari ini yah sayang, besok saja bagaimana" jawab bee


"tapi zio maunya sekarang mom" pinta zio lagi


"tidak ya tidak, kamu jangan membantah zio apa kamu ingin celaka hah" bentak bee


Sontak semua orang langsung kaget dengan kemarahan Bee tiba tiba mereka juga memikirkan kalimat 'apa kamu ingin celaka' kenapa Bee mengatakan itu pikir mereka


"mommy bentak zio" ucap zio lirih


(astaga tuhan gue khilaf) batin bee


Huuffttt


"maafin mommy zio, tapi mommy punya perasaan gak enak mommy takut zio akan kenapa napa" ucap bee lembut sambil mendekat ke arah zio


"Bee lo kenapa sih" tanya ray pelan


"gue ga papa, cuma kecapean ajah" jawab bee acuh


"zio ayo kita main di taman saja" ajak bee


"tidak zio mau belajar saja" tolak zio datar lalu berlari ke arah kamar nya


Bee yang melihat zio menolak ajakan nya pun hanya menghelan nafas panjang, dia bingung bagaimana cara agar zio kembali ceria


"Queen kamu cerita aja sama kita, kenapa kamu kek gini" ucap alex lembut


Huuffttt


"baiklah aku akan cerita" balas bee


"semalam aku bermimpi, aku dan zio keluar untuk beli buku dan jalan jalan saat di perjalanan mobil ku menabrak mobil seseorang hingga terjadilah kejadian naas yang menimpa zio" ucap bee berhenti sejenak


"aku gak mau mimpi itu terjadi, kalian tau sendiri kan tadi zio menginginkan jalan jalan dan beli buku sama seperti mimpi ku" lanjutnya


Semua orang mendengarkan cerita Bee dan hanya menganggukan kepala nya


"sayang itukan cuma mimpi, mimpi itu bunga tidur" ucap alex lembut


"iya Bee, lo harus percaya semua akan baik baik saja" timpal viola


"kita gak akan biarin zio terluka sedikit pun" tambah nesi


"iya kita ini keluarga, kita harus saling menjaga" tambah ray


"aku takut jika itu terjadi, aku gak mau kehilangan zio" ucap bee lirih sambil menundukkan kepala nya


"kita juga gak mau kehilangan zio bee/Queen" ucap mereka serentak


Tanpa mereka sadari zio mendengarkan ucapan mereka di balik tembok, zio sekarang paham kenapa mommy nya tadi membentak dia karena mommy nya tak mau kehilangan dia apa lagi dia terluka


Setelah itu zio mendekat ke arah Bee dan memeluk Bee membuat Bee terlonjak kaget


Brugh


Zio memeluk Bee dengan sangat erat


"maafin zio mom, zio gak tau kalo mommy khawatirin zio" ucap zio lirih


"tidak apa apa zio, harusnya mom yang minta maaf karena mom sudah membentak zio" balas bee


"zio sayang sma mommy" ucap zio


"mommy juga sayang sama zio" balas bee


Semua orang terharu melihat zio walaupun di umur nya yang masih kecil tapi sudah memiliki pemikiran dewasa mereka yakin jika zio besar nanti zio akan menjadi anak yang baik hati juga lembut dengan keluarga nya


"jadi zio cuma sayang sama mommy" ucap mereka serempak


Zio pun langsung melepas pelukan nya dan memandang mereka satu per satu


"zio sayang sama daddy juga kok" ucap zio lalu memeluk alex


"sama uncle lay" lalu memeluk ray


"sama kak ley" memeluk rey


"sama kak kembar" memeluk 2V


"sama kak nesi" memeluk nesi


"sama dua kak geslek juga" dan memeluk Arka dan ken


"what dua gesrek" ucap Arka dan Ken kompak


"iya kalena kalian berdua yang bikin mansion ini menjadi lamai" balas zio tersenyum


"ah baiklah tak apa" ucap Arka da Ken kompak lagi sambil tersenyum


***


"kak kita mau tinggal dimana" tanya Arthur saat turun dari pesawat


"kita beli apartemen saja, nanti kita tanya pada pak sopir taksi" jawab Alexios


Setelah itu mereka berjalan keluar dan memberhentikan taksi untuk mencari apartemen


Saat sudah menaiki taksi, di dalam perjalanan Alexios hanya diam memikirkan seperti apa keponakan nya itu


Dia hanya memiliki satu petunjuk kalo keponakan nya adalah pemilik dari perusahaan terbesar ke dua se Asia nama nya pun tak diketahui


Arthur yang melihat kakak nya melamun pun tak tinggal diam, dia menanyakan keadaan kakak nya itu


"kakak apa kau baik baik saja" tanya Arthur sambil menepuk pundak Alexios


"ah iya kakak tidak apa apa" jawab Alexios kaget


"apa yang sedang kau pikirkan kak, beritau aku" ucap Arthur


"nanti saja setelah sampai di apartemen" balas Alexios


"baiklah" ucap Arthur pasrah


"tuan kita sudah sampai di apartemen yang dekat dengan perusahaan BQ Company" ucap pak sopir ketika beberapa menit kemudian


"baiklah, ini pak ongkos nya terima kasih ya" ucap Alexios sambil memberikan beberapa lembar uang rupiah


"sama sama tuan dan maaf tuan ini terlalu banyak" balas pak sopir


"tidak apa itu untuk kebutuhan anak bapak, saya tau bapak sedang kesusahan biaya" ucap Alexios


"alhamdulillah terima kasih tuan, terima kasih banyak semoga tuan dan keluarga banyak rezeki dan sehat selalu" ucap pak sopir bersyukur


"terima kasih pak doa nya" ucap Arthur dan Alexios kompak