Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 157



Mereka pun memulai makanya dengan becanda ria tak seperti di Jakarta yang hanya diam dan fokus dengan makanan masing masing karena umumnya seperti itu


***


"aaahhh akhirnya kenyang juga" ucap arka


"makan ya kenyang lah, mana ada makan kok malah laper" ucap nesi ketus


"gue ngomong bener kan" tanya arka


"ya lah serah lo" jawab nesi cuek


"oh iya habis ini kita kemana" tanya haikal


"kita ke kawah sikidang aja, katanya kawah itu lumayan bagus sih, disana juga kita bisa berfoto dengan burung hantu, juga wayang orang" jawab viola


"burung hantu. ??? Foto bareng singa ajah udah pernah, ngapain foto bareng burung hantu" ucap yoga


"iya tau, tapi ini kan di Wonosobo bukan Jakarta kak" balas viola


"iya lagian kita juga jarang kesini kan, emang sih di Jakarta lebih banyak macam macam hewan tapi kan ini Wonosobo kak, kita kesini juga belum tentu, biar ada kenang kenangan gitu" tambah viona


"iya lah serah kalian ajah, gue mah ngikut" balas yoga


"yaudah yuk beresin nih tempat, biar gak kelamaan nantinya" ajak bunga


"hayuk lah" ucap mereka kompak kecuali rey, alex, ray, Bee dan zio


Akhirnya mereka membereskan tempat itu dengan bersama sama agar cepat selesai dan setelah itu melanjutkan wisata nya kembali


Sebelum mereka menaiki mobil, tiba tiba haikal membisikam sesuatu di telinga Bee membuat Bee yang awalnya ceria menjadi dingin


"kirim 4 helikopter sekarang juga" perintah Bee dingin


"baik Queen" balas haikal


Semua orang nampak bingung dengan perubahan Bee, mereka tau pasti sedang ada masalah


(masalah apa lagi ini) batin mereka semua kecuali bi lia, bunga dan zio


"Bee, ada masalah apa" tanya ray


"kenan, kenapa dia belum menyerah juga" tanya ray heran


"lihat saja aku akan menghancurkan dia sampai habis seperti Green snake" ucap bee dingin juga penuh penekanan


"sayang, jangan keluarga aura mu itu disini lihat semua orang menatap mu takut" ucap alex lembut sambil membeli rambut bee


Bee langsung tersadar, dia melihat sekitar benar saja banyak orang yang menatapnya takut bahkan banyak anak kecil yang menangis hanya dengan merasakan aura bee


"maafkan aku, aku lupa jika di tempat umum" ucap bee menatap alex


"tidak apa, lain kali jangan lakukan lagi" balas alex lembut, Bee hanya menganggukan kepala nya mengiyakan ucapan alex


"kalian persiapkan diri karena kita akan kembali ke Jakarta" ucap bee datar


"kenapa, apa ada masalah alexsa" tanya bunga


"iya kak, aku ada masalah di kota" jawab bee datar


Beberapa jam kemudian


Di atas helikopter melayang di awan, banyak orang yang melihat helikoper itu bahkan mereka berteriak agar bisa menaiki nya


Sebagian dari mereka mengira bahwa presiden datang untuk mengunjungi tempat wisata itu dan sebagian lagi bingung kenapa ada helikopter datang


"semuanya menyingkir" ucap sedikit berteriak salah satu anggota mafia yang turun dari helikopter itu


Semua orang pun menurut dan menjauh dari tempat dimana helikoper akan turun


Empat helikopter itu mendarat di tempat yang sedikit lenggang karena memang banyak wisatawan yang anggota mafia arahkan agar menjauh dari tempat itu


Dan 6 anggota mafia turun dari 4 helikopter lalu mendekat ke arah bee


"silahkan Queen, helikoper sudah siap" ucap salah satu anggota


"hmm" Bee hanya berdehem


"haikal, yoga, damian, afgan kalian satu helikopter, 2V, nesi satu helikopter, ray, rey kalian ikut gue yang lain kalian harus ke mansion langsung tak ada bantahan" perintah Bee dingin


"baik Queen" ucap mereka kompak kecuali bi lia, bunga, dan zio