Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 141



BQ Company


Alexios dan Arthur langsung menuju gedung perusahaan itu, mereka masuk lalu ke arah meja resepsionist


"maaf nona, bisa kah kita bertemu dengan presdir perusahaan ini" ucap Alexios


"mohon maaf tuan, apakah tuan sudah memiliki janji" tanya resepsionist itu


"ehm belum, anda bisa mengatakan bahwa ada dua orang yang ingin bertemu, kami saat itu tak sengaja menabrak nona Queen, kami kesini untuk minta maaf" jawab Alexios


"baiklah mohon tunggu sebentar" ucap resepsionist itu


Alexios dan Arthur merasa snagta senang karena ingin bertemu dengan keponakan yang mereka cari saat ini


Beberapa menit kemudian


"tuan bisa menunggu sebentar, asisten pribadi nona Queen akan datang menjemput kalian" ucap resepsionist


"baiklah kami akan menunggu, terima kasih nona" ucap Alexios


"sama sama tuan" balas resepsionist itu


Hanya membutuhkan waktu 5 menit, afgan telah sampai di ruangan resepsionist


"maaf tuan, ada apa anda kemari" tanya afgan setelah melihat Alexios dan Arthur yang duduk di ruang tunggu


"kami mohon maaf tuan, bisakah kami bertemu dengan keponakan kami" tanya Alexios


"maksud anda keponakan siapa tuan" tanya afgan bingung


"nona Queen" jawab Alexios singkat


(apa, gak mungkin dia orang dari kerajaan) batin afgan kaget


"maaf sebelumnya, anda siapa kenapa anda memanggil presdir kami dengan sebutan keponakan" tanya afgan setelah sadar dari kaget nya


"perkenalkan saya Costantine Philip Alexios Sbastian dan ini adik saya Charles Philip Arthur Geaorge kami dari kerjaan willson untuk mencari keponakan kami yang hilang" jawab Alexios


"apa" ucap afgan kaget namun lirih


"jadi kalian adalah anak dari raja Ludwigh" tanya afgan


"ya kami anak dari raja Ludwigh dan ratu Meghan" jawab Alexios


"apa ada buktinya akalo kalian orang kerajaan" tanya afgan menyelidik


"ada" jawab Alexios


Kemudian Alexios dan Arthur menunjukan kartu nama yang terbuat dari emas wkwkw biar keren dikit😂


Afgan pun langsung percaya itu karena kartu itu hanya keluarga kerajaan yang memiliki nya


"baiklah mari ikut saya keruangan presdir" ajak afgan


*Skip


Tok tok tok*


"masuk" ucap bee


Cklek


"maaf presdir ada yang ingin bertemu dengan anda" ucap afgan


"sia.... pa, kenapa kalian ada disini" tanya Bee dingin


Alexios dan Arthur tercengang melihat sikap dingin sang keponakan nya


"ka kami ingin ber temu deng an mu" jawab Alexios terbata


"maaf presdir mereka adalah orang dari kerajaan willson yang sedang mencari anda" ucap afgan


Sontak Bee langsung menatap ke arah dimana mereka bertiga berada, Bee menatap dua orang itu dengan intens hingga membuat Arthur dan Alexios salah tingkah


(*astaga kenapa keponakan ku sangat cantik sekali, jika dia bukan keponakan ku maka sudah ku jadikan istri) batin Alexios


(sangat cantik, tapi bagaimana bisa dia bersikap dingin sekali dan dia juga sangat menarik, andai saja buka keponakan ku maka sudah ku ambil dia) batin Arthur


(kenapa aku tak bisa mendengar suara batin mereka) batin Bee heran*


"kau jangan heran, kau adalah keluarga kerajaan tak mungkin kau bisa mendengar suara batin kami bahkan membaca pikiran kami" ucap Alexios yang melihat Bee heran


Bee langsung membulatkan mata nya tak percaya, 'kenapa dia bisa tau apa yang sedang ku pikir kan bukan nya kata dia kita tak bisa membaca pikiran satu sama lain' pikir bee


"Queen, apa kamu tak ingin memeluk kita, kami merindukan mu" tanya Arthur lirih sambil menatap Bee sendu


"kamu punya buktinya jika kami dari kerajaan" ucap Alexios meyakinkan bee


Bee hanya diam tak bicara sepatah kata pun, dia bingung harus melakukan apa di dalam hatinya memang dia merindukan keluarga kandung nya tadi di pikiran nya Bee belum percaya sepenuhnya terhadap mereka


"beri aku waktu" ucap bee dingin


"baiklah kami akan kembali lagi kesini, jika kami tidak kembali kamu bisa menghubungi kami saat kamu sudah menerima kami" ucap Alexios sambil meletakkan kartu nama nya yang terbuat dari emas


"jaga dirimu Queen" ucap Arthur dan Alexios kompak


"sampai jumpa" ucap Alexios


Setelah itu Alexios dan Arthur langsung keluar dari ruangan presdir itu


Sedangkan Bee, dia langsung terduduk di lantai, kaki nya merasa sangat lemas melihat mereka berdua pergi tapi di dalam hatinya Bee belum bisa menerima semua ini


"Queen apa kau baik baik saja" ucap afgan sambil mendekat ke arah Queen