
Skip mansion
"jelasin gimana kamu bisa berteman dengan orang yang baru kamu kenal" ucap alex setelah mereka duduk di ruang tamu
Jangan tanya zio, zio ada di kamarnya karena saat perjalanan tadi zio tertidur di mobil
"lo lihat sendiri kan dia bersama kenan tadi, mereka itu suami istri, gue gak tau kenapa kenan nyembunyiin ini semua, gue sangat kecewa sama dia, makanya gue deketin Kim hana untuk mencari kelemahan kenan dan membantai keluarga nya" ucap bee penuh kebencian dan melupakan sopan santunya wkwkwkkw
"kamu udah cari tau kenapa kenan nikah diam diam hingga mempunyai anak seumuran zio" tanya alex lembut
"kak haikal lagi nyari bukti" jawab bee
"yaudah nanti aku bantu hancurin kenan, kamu tenang lupakan masa lalu ku dengan kenan karena sekarang dan esok aku adalah masa depan mu" ucap alex tersenyum
Deg
(astaga jantung gue, cuma denger ucapan alex begitu aja udah deg deg kan apa lagi lebih, hedeeehh gak kebayang deh bisa bisa mati karena jantungan gue, amit amit daahh) batin bee
"iya, Thanks ya lex" balas bee
"jangan panggil nama gitu lah panggil sayang biar romantis" pinta alex
Bee pun mengerutkan kening nya heran, 'kenapa alex jadi begini, di mana alex yang dingin itu' pikir bee
"aneh" ucap bee singkat
"kok aneh sih, aku tuh calon suami kamu yank" balas alex
"dasar bucin" balas Bee hanya singkat
Bee sengaja berucap singkat karna dia ingin tau sebesar apa alex bersabar dengan sikap bee
"biarin lah sama istri juga" ucap alex
"istri paan nikah aja belom" ucap bee kentus
"ya ayok nikah kalo perlu sekarang biar kamu jadi istri aku" ajak alex
"sabar" balas bee
"iissshh kamu tuh kenapa sih jawab nya singkat mulu" tanya alex kesal
"ga papa" jawab bee singkat lagi
Alex pun langsung terdiam juga memonyongkan bibir nya karena kesal dengan bee
Dalam hati Bee dia terkekeh melihat alex yang kesal dengan nya
"jangan cemberut dong jelek tau" ucap bee sambil memeluk alex di posisi duduknya
Alex yang di peluk Bee sebenarnya senang dan ingin membalas pelukan nya tapi dia punya rencana lain hehehe
"senyum dong jangan gitu ah" perintah Bee yang masih melihat alex cemberut
"ada syaratnya kalo kamu mau liat aku senyum dan gak ngambek lagi" ucap alex datar
"apa" tanya bee
"cium dulu" jawab alex sambil menunjuk pipinya
"hah" ucap bee kaget
"kalo gak mau yaudah" ucap alex datar
"hmm oke" balas bee
Bee mendekat ke arah alex, lalu dia mendekatkan wajahnya untuk mencium pipi alex tapi siapa sangka justru alex memutar kepalanya dan menghadap bee
Cup
Bibir mereka bersatu, Bee kaget dan ingin menghindar tapi dengan langkah cepat alex memegang tengkuk bee, melum*t perlahan bibir bee
Bee yang awalnya diam pun terbuai juga dengan lum*tan lembut itu, kini Bee juga membalas lum*tan di bibir alex, mereka ber ciuman dengan lembut dan semakin dalam
Alex juga melum*at setiap inci bibir Bee juga mengabsen dalam mulut Bee membuat Bee merinding, rasanya begitu nikmat tanpa merekasatari banyak mata yang memantau mereka dari jauh
Yah neraka adalah viola dkk, mereka mengintip Bee dan Alex yang sedang berciuman panas di ruang tamu, tanpa mereka sadari juga, mereka meneguk susah salivanya dan saling pandang satu sama lain dengan pasangan nya
Alex yang melihat Bee kehabisan nafas pun langsung melepaskan lum*tan nya
Hah hah hah
Bee menghirup udara dengan kasar, alex hanya tersenyum manis memandang Bee sambil mengelao bibir Bee karena masih ada sisa salivanya yang menempel
"gimana nikmat tidak" tanya alex dengan senyum menggoda
Bee yang di tanya seperti itu hanya tersenyum, dia sangat malu tapi dia sembunyikan
"hmm" jawab Bee hanya berdehem dan tersenyum
"kalian bisa keluar" ucap bee dingin
Alex pun bingung dengan ucapan Bee, mereka siapa pikir alex sambil celingak celinguk ke arah ruangan
Sontak viola dkk pun kaget bagaimana Bee bisa tau kalo mereka sedang mengintip
"kalo kalian tidak keluar lihat saja, aku akan menghukum kalian" ancam Bee dingin
Violla dkk pun keluar dari tempat persembunyian nya dan mendekat ke arah alex dan bee duduk
"ngapain ngintip ngintip hah" tanya bee datar
"ehm anu itu apa yah ehm kita gak sengaja kon Bee, iya kan guys" ucap viola gugup sambil memadang ke arah yang lain
"tolong jangan kasih kita hukuman Bee" pinta viona
"iya kita minta maaf dan gak akan ngulangi lagi, iya gak" tambah ken
"iya Bee, tolong jangan beri kita hukuman berat, yang ringan ringan saja" tambah nesi
Sontak nesi mendapat tatapan tajam dari yang lain, nesi bingung kenapa teman teman nya memandang dirinya seperti itu
"kalian dapat hukuman" ucap bee dingin
Violla dkk pun menghelan nafas kasar, menolak pun takut di tambah hukuman nya
"sayang udah jangan di kasih hukuman, mereka gak salah kok" ucap alex lembut sambil merangkul bee
"gak bisa mereka harus di hukum" ucap bee kekeh
"hedeehh yaudah deh serah kamu tapi jangan berat berat hukuman nya ya" balas alex hanya di angguki kepala bee
"hukuman kalian adalah bersihkan seluruh mansion selama satu bulan penuh, jika kalian menolak jangan harap dan aku pastikan hukuman nya lebih berat lagi" ucap bee dingin menekan setiap kalimatnya
Violla dkk pun melototkan matanya, percaya tak percaya namun Bee berucap di depan matanya mereka
"mulai hari ini kalian bersihkan semua nya" lanjutnya
"baik queen/Bee/alexsa" jawab mereka kompak tapi lirih
"sayang itu terlalu berat loh, apa lagi sebulan itu lama" ucap alex tak percaya
"daripada aku suruh bersihin markas yang lebih besar" balas Bee datar
"apa kamu juga mau ikut menjalani hukuman" lanjutnya bertanya pada alex
"ah gak gak aku gak mau, lebih baik disini dengan mu juga zio" jawab alex
"makanya jangan protes, mereka aja gak protes kok" ucap bee kentus
(ya gak protes lah, gue kan gak mau hukuman nya tambah berat) batin viola dkk kompak
"ehem, jangan di batin cukup utarakan aja ucapkan kalian" ucap bee mendengar pikiran mereka, viola dkk pun hanya nyengir kuda
"baiklah, sekarang aku bagi kelompok kalian menjadi 2" lanjutnya
"Arka, Ken, 2V kalian bersihkan lantai 3 dan 4 kecuali ruangan kerja milik ku, ray, rey, bunga, dan nesi kalian di lantai 1 dan 2, dan jangan lupa setelah bersihkan seluruh ruangan, kalian juga bersihkan taman belakang dan kolam renang, mengerti" ucap bee panjang x lebar x tinggi
"mengerti queen/Bee/Alexsa" jawab merksa kompak
Setelah itu mereka bubar untuk mengerjakan pekerjaan masing masing
"bi lia" panggil Bee teriak
"iya ada apa nak" tanya bi lia
"selamat satu bulan ini, bibi tak usah bersih bersih seperti biasa karena semua anak anak aku hukum untuk membersihkan mansion" jawab bee
"bibi cukup memasak saja, lalu buat camilan untuk mereka setelah selesai membersihkan semua" lanjutnya
"baik nak" balas bi lia
Bi lia bingung kenapa anak anak di hukum Bee tapi dia tak berani bertanya hanya bisa menurut perintah majikan kecil nya itu
"kalo begitu bibi pamit ke dapur ya" lanjutnya hanya di angguki bee
***
Di lantai 4
Kini viola dkk pun membersihkan ruangan satu per satu, mereka mengerjakan bersama agar cepat selesai
"astaga kenapa bee hukum kita begini padahal cuma liat mereka ber ciuman" ucap viola kesal
"tau ih, kesel tau gue, gak berani lagi lah liat mereka cium*n" tambah viona
"udah terlanjur, mending kita bersih bersih aja biar cepet selesai lalu istirahat" ucap arka
"iya, kalian juga jangan sampai capek kalo capek istirahat bentaran" tambah ken
***
Di lantai 2
"Bee kenapa sih hukum kita kek gini, gue kan capek" ucap nesi
"udah nes jangan ngeluh, kita kerjain aja biar cepet selesai lagian tadi juga kan salah kita" balas bunga tersenyum
"iya lah kak bunga udah biasa aja makanya ngomong gitu gue" ucap nesi
"berisik tau gak" ucap rey kentus
"tau tuh, gue lakban lama lama tuh mulut lo nes" ucap ray
Nesi yang mendengar itu memonyongkan bibir nya karena kesal, sedangkan yang lain hanya menahan tawa nya, lucu banget lo nes kek gitu pikir mereka.
.
.
.
.