
Kerajaan willson
Hari ini dimana pangeran Alexios dan sang adik pergi ke Indonesia untuk mencari keponakan nya itu
"mommy daddy Alexios beserta adik akan berangkat sekarang, aku harap kalian bisa menjaga diri dengan baik sampai kami kembali kesini lagi dan membawa keponakan kita" pamit Alexios
"iya mom dad Arthur mohon jangan fikiran masalah ini biar Arthur dan kakak yang memikirkan nya" ucap pangeran Arthur (adik Alexios)
"baiklah kalian berhati hati lah jangan lupa hubungi kami setelah kalian sampai di Indonesia" ucap ratu Meghan
"baik mom" balas Alexios dan Arthur kompak
Setelah berpamitan pangeran Alexios dan pangeran Arthur pun langsung menaiki mobil ya ke arah bandara, mereka tak memakai pesawat kerajaan karena mereka tak mau jika banyak wartawan yang mengekspos mereka
Di mobil
"kak seperti apa wajah keponakan kita, apa dia cantik imut atau bahkan jelek" tanya Arthur
"mana kakak tau, kakak kan belum bertemu dia" jawab Alexios
"jadi bagaimana kita mencari keponakan kita kalo kita saja tak mengetahui dia" tanya Arthur bingung
"itu gampang, kakak punya rencana" jawab Alexios santai
"rencana apa kak, berita aku" ucap Arthur
Lalu Alexios membisikan rencana yang dia buat pada Arthur, Arthur hanya menganggukan kepala nya mengerti
"bagus juga rencana mu kak" ucap Arthur tersenyum lebar
"tentu donk, siapa dulu pangeran Costantine Alexios Sbastian" ucap nya sombong
"diihh sombong nya" celetuk Arthur
"bodo" balas Alexios cuek
***
Mansion Bee
Kini semua orang sudah selesai dengan pesta nya, mereka telah sampai di kamar masing masing dan membersihkan diri termasuk damian, afgan, yoga dan haikal mereka menginao di mansion bee
Kamar bee
"kok gue ngerasa akan ada masalah yah" gumam bee
"tapi masalah apa, bukan nya dendam gue kan udah kelar semua bahkan perusahaan WC juga bangkrut" gumam nya lagi
"huuuffttt entah lah, intinya ikuti aja alur nya"
"tapi bagaimana dengan keluarga kerajaan apa mereka akan mencari ku"
"haiiisshh bikin pusing saja"
Bee terus memikirkan kelauraga kerajaan itu hingga pada akhirnya dia terlelap di alam mimpi nya
#
Saat ini Bee tengah membawa mobil nya berkeliling kota dengan zio karena zio ingin membeli sebuah buku yang dia inginkan
"mom nanti kita ke toko buku yah, zio ingin beli buku" ucap zio
"iya nanti setelah kita jalan jalan yah nak" balas bee
"siap mom" ucap zio, Bee hanya membalas dengan senyuman manis nya
"tidak akan lama lagi zio" jawab bee menoleh ke arah zio dan mengamati wajah zio
(*sungguh anak yang sangat polos, kenapa dulu orang tua nya membuang dia, padahal dia anak yang sangat pintar, tuhan berikan lah kebahagiaan untuk nya) batin Bee memandang zio
(zio sayang sama mommy, zio gak mau kehilangan mommy, oh tuhaann semoga mommy dan zio bisa selalu belsama, amiinn ya allah) batin zio*
"mommy awas" teriak zio menunjuk depan
Sontak Bee langsung sadar dengan lamunan nya dan ngerem dadakan membuat mobil nya sedikit tersentak
Ckiittt
Brraakkh
Duukh
"aaarrrgghhhh" teriak Bee histeris
"zzziiooooo" teriak Bee lagi
"astaga tuhan ternyata mimpi" ucap bee terengah engah
"ternyata baru jam 2" ucapnya lagi
Hossh hoossh hossh
(*tuhan apa arti mimpi ini) batin bee
(tuhaann lindungilah keluarga hamba, jauhkan lah dari mara bahaya) batin nya berdoa*
Setelah itu Bee kembali tidur lagi, tidur nya kali ini dia tak nyenyak karen amimoi itu, Bee masih kepikiran dengan zio apakah zio baik baik saja atau tidak
Hingga setelah 2 jam kemudian Bee terlelap kembali
Skip
Pagi harinya, hari ini sangat cerah begitu pula dengan wajah para penghuni mansion kecuali Bee dia masih memikirkan mimpi semalam apa kah akna terjadi seperti itu tau tidak
Semua orang bingung dengan mimik wajah Bee yang terlihat memikirkan sesuatu, Bee juga terlihat sering melamun hari ini
(ada apa dengan dia) batin semua orang
"mommy" panggil zio
Tak ada jawaban dari Bee, Bee sibuk dengan pikiran nya saat ini hingga tak menyadari bahwa zio memanggil nya susah berulang kali
"queen kamu kenapa" tanya alex sambil menepuk pundak bee
"hah a akuu aku ga papa kok" jawab bee kaget
"apa ada yang ingin kamu sampaikan" tanya alex
"ah ti tidak, tidak ada" jawab bee
(*tidak mungkin aku menceritakan mimpi ku semalam) batin Bee menatap semua orang bergantian
(dia kenapa sih, apa yang sedang di fikiran nya mengapa natap gue begitu) batin semua orang kecuali alex dan zio*
"mommy ayo kita jalan jalan, zio mau beli buku juga" ajak zio
(tidak mungkin kenapa mimpinya sama jika zio ingin membeli buku. tidak, tidak akan kubiarkan hari ini zio akan celaka aku gak akan mengizinkan nya dia pergi) batin Bee sambil menggeleng kan kepala nya