Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 108



Di markas


"kal lo makan dulu ya, kalo gak makan lo bisa sakit" ucap yoga


Namun haikal tak menjawab, dia hanya duduk diam dengan pandangan kosong.


"kal ini bukan salah lo, ini sudah takdir Queen kalo dia kecelakaan hingga koma" ucap yoga lagi


"kalo gue gak tertembak mungkin Queen gak akan kecelakaan" ucap haikal


"ini salah gue ga, gue udah bikin Queen koma" lanjutnya sambil menangis


Yah selama ini haiklah selalu menyalahkan dirinya semenjak Bee kecelakaan hingga koma.


"kalo lo gini Queen bakal sedih kal" ucap yoga kesal


"apa lo mau di saat Queen bangun lo terbaring sakit hah" bentak yoga


Tiba tiba ponsel yoga berbunyi menandakan panggilan masuk.


"hallo" ucap yoga


"ada kabar baik, Bee udah sadar" ucap seseorang di seberang sana


"apa, serius lo ray, oke gue akan kesana" balas yoga lalu mematikan panggilan nya


"kal Queen udah sadar mending kita ke rumah sakit lihat dia" ucap yoga


"serius lo ga, syukurlah ayo kita berangkat sekarang gue mau minta maaf ke Queen" ajak haikal


"kal udah gue peringatan ini bukan salah lo" ucap yoga karna kesal melihat haikal selalu menyalahkan dirinya


"tapi gara gara gue Queen kecelakaan ga" balas haikal


"udahlah pusing gu debat ama lo gak guna tau gak" ucap yoga lalu keluar ruangan


"ga tungguin gue" ucap haikal lalu menyusul yoga


Skip RS BA


Kini haikal dan yoga telah sampai di ruangan bee. Ternyata banyak sekali orang yang sedang menjaga Bee saat ini.


"Queen" ucap haikal tenan duduk di kursi dekat ranjang bee


"kak haikal" panggil bee


"maafin gue karna gue udah bikin lo kecelakaan hingga koma" ucap haikal meminta maaf


"ini bukan salah lo kak" balas Bee tersenyum


"kalo gue gak tertembak mungkin lo sehat sehat aja Queen" ucap haikal mulai meneteskan air matanya


"gue laki laki lemah gak bisa jaga lo, malah gue bikin lo menderita kek gini" lanjutnya dengan linangan air mata


"udah kak jangan menangis" ucap bee sambil menyeka air mata haikal


"hmm gimana kabar lo, apa masih ada yang sakit" tanya haikal tersenyum


"ehm udah lumayan baik kak walaupun masih sedikit nyeri" jawab bee


"syukurlah, gue minta maaf sekali lagi Queen" balas haikal


"kak udah aku bilang ini bukan kesalahan kakak kenapa kakak minta maaf terus" ucap bee kesal sambil memalingkan wajah nya


"hey jangan marah dong" ucap haikal


"habisnya kak haikal minta maaf mulu, aku kan jadi kesel tau" ucap bee cemberut


"iya iya maafin kakak yah" balas haikla


"tuh kan maaf lagi" jawab bee


"gak jadi kok, udah dong jangn cemberut gitu" ucap haikal


"kak, Bee mau istirahat" ucap bee


"yasudah istirahat lah, cepat sembuh oke" balas haikal


"oke kak" jawab bee


Kini semua orang tengah berada di luar ruangan bee.


"lebih baik kalian semua pulang aja biar aku yang jaga Queen" ucap alex


"buat 3D juga pasti kalian capek" lanjutnya


"yaudah kita pulang yah, kalo ada apa apa hubungi kita ya lex" ucap darrel


"iya kak Thanks ya kak udah jagain Queen" ucap alex


"itu sudah kewajiban seorang kakak untuk jaga adik nya lex" balas darrel


"hmm aku juga makasih ya buat kak Darren dan kak Dendrick" ucap alex


"iya lex sama sama" jawab 2D kompak


"yaudah kita pulang dulu yah mau istirahat" ucap Darrel mewakili semua orang


"jagain Bee ya lex" ucap viola


"kalian tenang aja aku akan jaga Queen kok" balas alex


Kini mereka semua pulang ke mansion utama Bee meninggalkan alex dan 2 penjaga kamar bee.


Alex pun masuk keuangan Bee, di dalam alex duduk dekat ranjang Bee sambil menatap wajah yang cantik walaupun pucat.


"Queen aku bahagia sekali karna kamu sudah sadar, aku gak mau lihat kamu kek gini lagi, lebih baik aku yang sakit daripada harus kamu" ucap alex lirih sambil menggegam tangan bee


"aku janji kali ini aku akan menemani ke mana pun kamu mau, jaga kamu setiap saat" lanjutnya


"semoga kamu cepet pulih yah biar kita bisa bersama sama lagi cup i love you my queen" ucap nya mencium kening bee lalu tertidur di samping Bee dengan posisi duduk.


Sebenarnya Bee terbangun saat alex menggegam tangan nya, namu dia tak membuka mata nya karna ingin mendengar ucapan alex.


Lalu Bee membuka matanya dan memendam wajah alex yang tengah tertidur itu.


"maafin aku lex udah bikin kamu sedih" ucap bee sambil mengelus kepala alex dengan tangan kiri nya


"aku janji lex akan berusaha membalas cinta mu" lanjutnya


Lalu Bee tertidur lagi karna dia merasa badannya sangat lemah.


***


Hari ini adalah hari pulang nya Bee karna kata dokter velik Bee sudah sembuh namun harus rutin minum obatnya agar pulih total.


"zio senang akhirnya mommy bisa pulang" ucap zio


"iya zio mommy juga senang, kita akan berkumpul bersama" balas bee


"mommy zio sudah sekolah loh, kak bunga yang selalu antar zio" ucap zio tersenyum


"benarkah, waaahh anak mommy sudah besar ya ternyata" ucap bee mencubit pucuk hidung zio


"iihhh mommy jangan gini sakit tau" ucap zio cemberut


"hehehe abis nya zio gemesi sih" ucap bee


"oh iya lex ini yang jemput cuma kamu sama zio yah" lanjutnya bertanya pada alex


"iya kamu kan tau sendiri kalo mereka ada jam kuliah" jawab alex tersenyum


"yaaaahh gak seru dong masa aku pulang di mansion sepi" ucap bee cemberut


"udah gak usah cemberut gitu jadi gemes deh cup cup cup" ucap alex sambil mencium kedua pipi dan bibir bee


"alex ada zio ih" ucap bee kesal sekaligus kaget


"zio gak lihat kok tuh dia lagi main game di ponsel" jawab alex sambil menunjuk sofa yang di duduk zio


"sejak kapan dia main game" tanya bee heran


"belum lama kira kira satu tahun yang lalu" jawab alex santai


"what jadi selama aku koma zio main game terus" tanya bee hanya di angguki alex


"alex kamu tuh yaa, seharusnya ajak zio belajar bukan nya main game" ucap bee lalu turun dari ranjang ya mendekati alex


Namun saat Bee turun dari ranjang, baju nya tersangkut membuat nya jatuh menimpa alex.


Bruukh


Saat ini posisi Bee ada di atas alex dan tanpa sengaja bibir Bee menempel di bibir alex. Tiba tiba....


Ckleek


"baiklah saya a.... ehm maaf jika saya mengganggu saya permisi dulu nanti balik lagi" ucap dokter velik yang melihat Bee dan Alex terbaring di bawah dengan posisi berciuman.


Sontak Bee langsung bangun dia merasa malu karena kepergok dokter velik.


"mommy ga papa kan" tanya zio saat melihat mommy nya bangun dari lantai


"hah ehm mommy ga papa kok zio" jawab bee gugup


"mommy kenapa jatuh kok zio gak tau yah" tanya zio polos


"iisshh ya jelas zio gak tau lah orang zio main game mulu" jawab bee pura pura kesal


"heheh maafin zio mom" ucap zio nyengir


Namun Bee tak menjawab di memalingkan muka nya karna sedang berada di mode pura pura marah.


"mommy jangan malah dong" ucap zio


"tuh gara gara daddy mommy jadi malah" lanjutnya menyalahkan alex


"lah kok daddy sih kan zio yang gak bantuin mommy bangun" balas alex


"ya kan zio gak tau kalo mommy jatuh lagian mommy kan nimpa daddy jadi nya gak sakit" jawab zio


"makanya jangan sering sering main game" ucap alex


"iya dad zio gak akan main game lagi" ucap zio


"terus mommy gimana dad mommy lagi malah nih sama zio" lanjutnya


"itu sih urusan zio daddy gak mau ikut ikut nanti yang ada daddy juga kena marah" balas alex


"aahh daddy kenapa jadi salah zio sih" ucap zio cemberut


Sedangkan Bee yang mendengar percakapan mereka berdua hanya bisa menahan tawa nya.


"kalian ngapain berantem sih berisik tau gak" ucap bee kentus lalu baring di ranjang ya dan membelakangi mereka


"mom zio minta maaf yah kalna gak nolongin mommy jatuh tadi" ucap zio menatap punggung bee


"sudahlah mommy mau tidur" ucap bee kentus


"mommy jangan malah dong, zio kan jadi sedih" ucap zio dengan suara parau hampir menangis


Sontak Bee merasa kasihan mendengar suara para dari xio, lalu di memablikan badan nya dan duduk di ranjang.


"sini sayang peluk mommy" ucap bee


Zio pun menuruti Bee dan memeluk nya dengan erat.


"zio jangan cengeng dong masa iya cuma mommy ngambek zio jadi nangis gini ah" ucap bee mengelus punggung zio


"habisnya mommy gak mau maafin zio" jawab zio


"mom gak marah kok sama zio mana mungkin sih mommy marah sama zio, zio kan anak kesayangan mommy" ucap bee


"zio sayang sama mommy" ucap zio


"mommy juga sayang sama zio" balas bee


"ehem" alex berdehem


"udah drama nya" lanjutnya bertanya


"lebih baik kamu istirahat dulu Queen sebelum dokter memeriksa kamu lagi" perintah alex


"hmm baiklah, zio temenin mommy tidur yah" ucap bee


"iya mom" jawab zio


Lalu Bee mengajak zio tidur bersama di ranjanganya, tak butuh waktu lama mereka berdua terlelap. Alex hanya memandang mereka berdua dari sofa yang tak jauh dari ranjang Bee.


(kalian adalah kebahagiaan ku, aku sangat bahagia memiliki kalian berdua walaupun zio bukan anak kandungku tapi kasih sayang ku sangat besar padanya terutama kamu Queen) batin alex


Alex