Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 94



Skip AHS


Bee sekarang sedang berada di kelas nya, dia terdiam tanpa berbicara sedikit pun bahkan ada yang menyapa nya namun tak dia balas.


Beberapa menit kemudia viola dkk sampai di kelas, namun Bee tak menghiraukka itu dia hanya diam seribu bahasa.


"hai Bee, apa lo ada masalah kenapa berubah gini" tanya viola


"ga ada" jawab bee dingin


"oke baiklah terserah lo, gue ga akan ganggu" ucap viola menyerah


Tiba tiba Jessica dkk pun datang dan menghampiri Bee.


"eh jal*ng gue mau ngomong sesuatu sama lo" ucap jessica


"lo ngomong sama siapa hah" tanya viola geram


"lo tuh yang jal*ng sering ngangkang di bawah om om buat dapet duit tambahan" ucap viona


"ha.a betul tuh secara kan perusahaan ayah lo udah hampir bangkrut" tambah nesi


"diem kalian gue gak ngmng sama kalian" bentak jessica


"woy lo jal*ng gak tau diri, lo sekarang balikin perusahaan milik bokap gue karna itu adalah hak gue bukan hak lo" ucap jessica


Namun Bee tak menghiraukan nya membuat Jessica geram.


"lo punya mulut gak sih atau lo budeg hah" bentak jessica


Namun Bee masih kekeh dengan pendiri ya yang hanya diam.


Plaakk


Tiba tiba tamparan mengenai pipi bee


"lo bisa jawab gak sih" bentak jessica


"woy biasa aja dong jangan main kekerasan" bentak viola


"diem lo gue gak ada urusan nya sama lo" ucap Jessica menunjuk viola


Plaakk


Tamparan kedua kalinya di terima bee


"gue mau lo balikin perusahaan milik bokap gue sekarang" ucap Jessica marah


Tiba tiba ruangan pun menjadi dingin dan mencengkam karna aura gelap yang dikeluarkan Bee. Saat ini Bee sangat marah besar hingga bola mata yang berwarna coklat menjadi hitam pekat.


Yah altar ego yang selama ini Bee sembunyikan ternyata keluar dengan sendirinya.


"puas" ucap bee dingin


Sontak Jessica memundurkan langkahnya setelah mendengar suara Bee.


"kenapa mundur, takut" tanya bee datar menatap sinis jessica


"gue gak akan pernah takut sma lo" ucap Jessica


Hampir saja Jessica menampar Bee lagi namun kali ini Bee menahan nya.


"cukup lo sentuh kita dengan tangan kotor lo itu" ucap bee dingin menusuk tulang


"bukan nya lo sendiri jal*ng itu kenapa lo nuduh queen hah" bentak Bee sambil mempererat cengkraman di tangan jessica


"aduuhh sakit lepasin" ucap jessica


"lo tau perusahaan daddy lo adalah milik queen bukan milik lo, lo adalah orang lain yang datang di keluarga queen dan hancurin kebahagiaan queen" ucap bee menekan setiap kalimat nya


Lalu bee menghempaskan tangan Jessica dengan kasar membuat Jessica terjatuh. Setelah itu anisa teman Jessica ingin menjabat rambut Bee namun dengan cepat kilat Bee menangkap tangan anisa dan mempelintir nya.


Kreeekk


"aaahhh sakit lepasin tangan gue patah nih" ucap anisa merintih lalu dengan kasar Bee mendorong anisa hingga tersungkur


Brukh


Aahh


Setelah itu adinda dan merry berusaha mendekati Bee untuk membantu anisa namun dengan cekatan Bee menendang mereka satu per satu.


Bukh


Brak


Aahh


Dukh


Aahh


"sial*n lo bangs*d" umpat adinda


Jessica tak tinggal diam dia masih saja bangun dan berusaha melawan Bee kembali.


Kreek


Suara tangan Jessica yang di pelintir Bee ke belakang.


"aarrgghhhh sakit woy" rintih jessica


"denger gue baik baik, kalo lo masih ganggu Queen, gue gak segan segan bunuh lo sekarang juga, dan iya queen punya video lo yang ngangkang di bawah om om buat di sebarin kalo lo masih ganggu kita, jadi jangan pernah lo bermain main dengan queen lagi" bisik Bee pada jessica


"aaahhh oke oke gue gak akan ganggu lo lagi, aahh sakit tangan gue lepasin" ucap jessica


Bee pun membalikkan badan Jessica untuk menghadap nya dan....


Plaakk


"itu buat lo yang nampar pipi queen"


Plaakk


"itu untuk lo yang udah ngantain queen jal*ng"


Duukh


"itu buat lo yang ganggu ketenangan kita"


Setelah itu Bee pergi meninggalkan Jessica dkk yang sedang kesakitan di dalam kelas.


Semua murid yang melihat itu hanya terdiam tak ada yang berani menolong Jessica dkk termasuk melaporkan guru karna mereka lebih takut dengan Bee.


"makanya lo jangan ganggu kehidupan Bee kalo gak mau menerima konsekuensi nya" ucap viola menatap Jessica dkk sinis


Tiba tiba kepala sekolah datang karena ada siswa yang melapor bahwa mendengar keributan di kelas itu.


"ada apa ini" tanya kepala sekolah


"kenapa dengan Jessica dkk" tanya nya lagi


"mereka bikin ulah dengan Queen pak" jawab ketua kelas


"haaaah tolong antarkan Jessica dkk ke rumah sakit dekat sini nanti bilang saja pada resepsionist nya kalo saya kepala sekolah yang akan membayar nya" perintah kepala sekolah itu


"baik pak" jawab ketua kelas


"baiklah yang lain kembali ke kelas masing masing" ucap kepala sekolah lalu pergi dari kelas itu


Pelajaran pun dimulai, sekarang guru sedang menerangkan materi karna sebentar lagi akan mengadakan ujian kenaikan kelas serta kelulusan untuk kelas 12.


Sekarang viola dkk termasuk alex dkk sedang berada di kantin untuk makan siang bersama.


"Bee dimana" tanya ray


"lo gak tau kak" tanya viola


"tau apa" tanya ray penasaran


"tadi pagi di kelas kita Bee nyerang Jessica dkk secara bruntal" jawab viola


"iya ini juga gegara si ondel ondel itu yang gangguan Bee tiba tiba" imbuh viona


"What" ucap Ray Ken Arka bahkan alex kompak


"terus Queen dimana" tanya alex khawatir


"gak tau dia tiba tiba pergi ntah kemana" jawab nesi


"gue tadi sempet bingung deh kenapa tadi mata Bee berwarna hitam bukan nya mata Bee berwarna coklat yah" ucap rey


"haaa iya gue juga merhatiin itu" ucap viona


"dan lagi tadi Bee ngomong kan 'jangan ganggu ketenangan kita' maksudnya apa tuh" lanjutnya


"apa jangan jangan bee punya....." ucap viona terpotong


"altar ego" ucap mereka semua kompak


"bisa jadi tuh" ucap viona


"kalo ini Bee pasti sedang bahaya, gue gak mau altar ego ya Bee membuat gaduh karna dia lebih bringas dan bruntal daripada Bee" ucap ray khawatir


"oke kalian tau biasanya Bee datang kemana saat sedang begini" tanya alex serius


"eemmm......"


"danau" jawab 2V dan nesi kompak


"yah danau deket taman kota" lanjut viola


"oke kalian disini aja aku mau cari Queen" ucap alex


"gue ikut lex" ucap ray


"ga usah biar aku sendiri aja" bantah alex


"oke serah lo" jawab ray


Alex pun langsung pergi ke parkiran untuk mengambil motornya dan langsung melajukan ke arah danau dekat taman kota tadi.


Dalam perjalanan dia tak henti henti nya berharap agar Bee baik baik saja.


(tuhan tolong jaga Queen, aku gak rela jika Queen terluka) batin alex


15 menit kemudian alex telah sampai di danau taman kota, dia celingak selinguk mencari gadis yang dia cintai.


Dia melihat sosok gadis itu tengah duduk di bangku dekat danau sambil menangis.


Alex pun mendekati Bee perlahan lahan agar Bee tak mengetahuinya.


"tuhan kenapa kau tak adil, kenapa harus gue yang di rendahkan"


"apa salah gue sama mereka"


"kenapa semua orang jahat sama gue dan mommy gue"


"gara gara keluarga Samuel gue terpisah sama mommy gue dan gak bisa lihat dia seperti apa"


"tuhan jika kau berkehendak tolong tukarkan nyawa gue pada mommy gue"


"gue mau mommy kembali"


Hiks hiks


"gue benci sama diri gue sendiri"


"gue beennciiiii"


"aarrrggghhhh"


Hiks hiks


Alex yang mendengar tangis pilu serta unek unek Bee pun hanya diam dia juga merasa sakit melihat gadis yang dia cintai lemah seperti itu.


Dia pun sedikit demi sedikit mendekati Bee lalu memeluk Bee membuat Bee terlonjak kaget namun setelah Bee melihat bahwa dia alex pun langsung membalas pelukan nya.


"kamu harus kuat Queen, aku akan selalu ada buat kamu, jangan jadi wanita lemah" ucap alex


"lex aku benci sama diri aku sendiri kenapa aku gak bisa jaga mommy" ucap bee menyalahkan dirinya sendiri


"jangan gini Queen, aku gak mau kamu sedih gini ini sakit buat aku" ucap alex


"rasanya aku telah gagal menjaga mu" lanjutnya


"aku ga tahan lex aku udah capek dengan hidup ku ini" ucap bee


"sayang tenang lah, ada aku aku rela menjaga mu walaupun nyawa ku taruhan nya" ucap ale,


"aku gak mau ngobanin orang yang aku sayang lex lebih baik aku...."


"ssttttt" ucap alex menutup bibir Bee dengan jarinya telujuknya


"aku gak mau kehilangan kamu, kamu adalah segalanya bagi ku" lanjutnya


"kamu harus janji gak akan seperti ini lagi, bangkitlah aku akan selalu mendukung mu" ucap nya lagi


"lex terima kasih karna kamu telah mencintai dan menyanyangi ku dengan tulus" ucap bee


"jadi bagaimana Will you marry me" tanya alex tersenyum lebar


"alex aku masih sedih kenapa kamu bahas itu" ucap bee cemberut


"oohh Ayolah jangan sedih lagi, kita bangun rumah tangga yang kokoh dan bahagia, bagaimana mau tidak" ucap alex


"alex aku tidak......"


.


.


.


.


.


.


.


***Tidak apa hayoo hahahaha penasaran bukan, ayo kak jangan lupa dukungan nya yah


Tinggalkan jejak okey


Nih visual Alexsander Jasson Megalic (Jeun Jungkook***)