
"udah sebaiknya lo mandi terus tidur, nanti gue temenin lo" perintah ray sambil melepaskan pelukan nya
"iya bang" balas bee
Kini Bee membersihkan badannya begitu juga ray kembali ke kamar nya untuk mandi, setelah ray selesai mandi dia ke kamar bee
Ckleek
Ray masuk ke kamar Bee, dia melihat Bee tengah duduk di meja rias nya dengan keadaan melamun
Ray pun mendekat ke arah Bee, sekali lagi dia memeluk Bee sambil mengeluh pucuk kepala nya
"udah jangan dipikir kan" ucap ray lembut
"sekarang kita tidur yah" lanjutnya sambil mengajak Bee berjalan ke ranjang
Mereka pun tidur berdua dengan posisi masing masing, Bee membelakai ray dan ray terlentang sambil menatap langit langit kamar bee
Ray pun menyelimuti Bee dan mengucap kan selamat tidur juga mengecup kening nya
Cup
"selamat tidur" ucap ray, Bee menjawab dengan tersenyum
Lalu mereka pun terlelap karena memang sangat lelah
Skip
Pagi harinya ray terbangun dulu, dia melihat bee masih terlelap
Ray bangun dengan pelan pelan agar Bee tak terbangun namun sayangnya gerakan nya terdengar oleh telinga bee
"bang ray udah bangun, kenapa gak bangunin aku" tanya bee dengan suara serak nya khas bangun tidur
"eh sorry gue juga baru bangun hehe" balas ray nyengeir
"bang ray kuliah gak" tanya bee
"iya tapi nanti siang" jawab ray
"yaudah aku mandi dulu, bang ray keluar sana" perintah bee
"dih ngusir nih, gak bilang makasih atau apa gitu" ucap ray cemberut
"hehehe iya iya, makasih ya abang ku yang ganteng" ucap bee tersenyum sambil mengedipkan mata nya
Ray hanya membalas dengan senyuman nya sambil mengeluh pucuk rambut Bee, setelah itu dia keluar kamar bee
Saat keluar dari kamar bee, ray melihat alex yang melintas di depan kamar bee
"lo mau kemana lex pagi pagi gini" tanya ray
"kamu ngapain dari kamar bee ray" bukan nya menjawab alex balik bertanya sambil menatap tajam ray
(duh gawat gue harus jawab apa yah, kalo gue jujur bisa bisa alex marah) batin ray
"jawab" ucap alex dingin
"gu gue cuma ngomong sesuatu yang penting kok" jawab ray sedikit gugup
"sepagi ini" tanya alex lagi
"i iya karena ini mendadak" jawab ray
"sayang nya gue gak percaya" ucap alex lalu pergi
Alex tak bertanya ray lagi, dia kembali berjalan ke arah taman belakang karena dia ingin melakukan jogging
Yah alex tak percaya karena dini hari tadi saat alex ingin menemui Bee, dia mendengar pembicaraan Bee dan ray (menguping) di rungan kerja bee
Alex kecewa dengan ray karena dia tak mau jujur, tapi dia tutup rasa kecewa itu dengan ekspresi datar nya bisa jadi ray menutupi itu karna tak ingin membuat alex marah, padahal semenjak dini hari tadi alex sudah terbakar api cemburu
Ray jangan di tanya, dia sedikit tersentak dengan ucapan alex yang tidak mempercayai ucapan nya
***
Kini mereka tengah berkumpul di ruangan makan untuk sarapan bersama
"kalian masuk pagi" tanya bee pada viola dkk
"iya kita berangkat pagi dan hanya 4 jam pelaran" jawab viola mewakili teman teman nya
"kalo kalian" tanya bee pada arka
"kita berangkat siang dan nanti cuma ada 3 jam pelajaran" jawab Arka mewakili teman teman nya
"baiklah sekarang makan sarapan kalian" perintah bee
"terima kasih bee/Queen" balas mereka kompak
"mommy nanti antar zio sekolah ya" ucap zio
"iya nanti mommy antar, sekarang habiskan sarapan mu" ucap bee
"baik mom" balas zio
Mereka pun melakukan sarapan nya tanpa ada yang bicara, hanya dentingan sendok dan piring yang terdengar
Setelah sarapan mereka bersantai masing masing sedangkan yang berkuliah neraka telah berangkat
"mommy ayo zio sudah siap, nanti zio terlambat" ajak zio
"iya sabar sayang, ini mommy lagi siap siap" balas bee
"aiisshh mommy lama banget sih" gerutu zio
"ayo mommy sudah siap" ajak bee
"daddy mana mom" tanya zio sambil berjalan turun
"ntahlah mommy tak tau" jawab bee
"jadi kita cuma berangkat berdua nih mom" ucap zio lirih
"iya ga papa ya, besok kita bareng daddy, jangan sedih lagi oke" balas Bee lembut
"baiklah" ucap zio lirih
Mereka pun menaiki mobil Bee dan melesat ke arah jalan raya
***
Sedangkan di sebuah taman terdapat seorang laki laki yang sedang merutuki dirinya sendiri
Kalian pasti bertanya kan apa masalah alex hingga di pergi ke taman untuk menenangkan pikiran nya...
Saat ini alex sedang ada masalah dengan mommy dan daddy nya, dia telah di jodohkan orang tua nya tanpa sepengetahuan alex
Flashback on
Pagi tadi saat bangun tidur, ponsel alex berbunyi menandakan ada panggilan masuk
"kenapa mommy pagi pagi telpon sih" gerutu alex
"ada apa mom" tanya alex
"kamu dimana hah, kata pembantu kamu tidak pernah di mansion" tanya mommy alex
"sekarang kamu pulang karena mommy akan perkenalkan kamu dengan calon istri kamu" ucap mommy alex (anissa)
Jedaaar
Bagai di sambar petir di pagi hari alex langsing membuka matanya lebar
"APA" ucap alex kaget
"tidak mom alex gak mau di jodohkan" lanjutnya alex
"jika kamu monolak lihat saja mommy akan memblokir semua kartu kredit kamu termasuk menyita mobil dan motor mu itu" ucap anissa
Alex pun langsung mematikan panggilan nya secara sepihak
Aarrggghhhh
Teriak alex frustrasi
"gue gak mau di jodohin, gue cinta sama queen bukan orang lain" teriak alex
"gue harus pulang dan menolak perjodohan ini" ucap alex lalu ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Flashback off
Setelah beberapa waktu alex menuangkan diri, kemudian dia pergi ke mansion nya dan menjelaskan untuk menikah perjodohan nya
***
Bee kini telah sampai di sekolah zio, dia mengantar zio hanya di gerbang saja, di gerbang Bee melihat wanita paruh baya yang tak lain guru wali kelas zio
"selamat pagi zio dan bunda zio" sapa wanita paruh baya itu
"selamat pagi bu gulu" balas zio
"pagi juga bu guru" balas bee
"apa bunda ini bunda zio" tanya bu guru (ainun)
"ah iya saya mommy nya zio" jawab bee tersenyum
"baiklah perkenalkan saya ainun guru wali kelas zio" ucap ainun memperkenalkan kan dirinya
"saya Beequeen Alexsandra panggil alexsa saja bu" balas Bee memperkenalkan dirinya, ainun hanya tersenyum ramah
"zio kamu jangan nakal ya di kelas, turut kata ibu guru" ucap bee pada zio
"baik mom" balas zio
"baik bunda alexsa saya antar zio masuk dulu ya, ayo zio salam sama mommy kamu" ajak ainun
Zio pun menurut kata ainun, dia menjabat tangan Bee untuk mengucapkan salam
"dad mom zio masuk dulu ya" ucap zio lalu berjalan bersama bu ainun
"mari bunda" ucap bu ainun hanya di angguki bee
Setelah itu Bee melesat ke perumahan nya, dia pergi ke BL untuk menandatangani berkas penting
***
Mansion keluarga Megalic
Saat ini di ruangan tamu telah ramai keluarga wanita yang di jodohkan alex
Betapa kaget ya alex saat masuk ke mansion, karena dia melihat Jessica saudatar tiri dari kekasih nya itu, setelah sadar dengan keterkejutan nya tiba tiba senyum sendri nya keluar
(jadi lo yang ingin hanxurin hubungan gue dan Queen, heh lihat saja gue akan hancurin lo sebentar lagi) batin alex dengan senyum semrik nya
"hai semua" ucap alex datar
Sontak semua orang mengarah ke alex
"hai nak, kenapa kamu baru sampai" tanya anissa
"macet" jawab alex datar dan singkat
"alex kenalin dia..."
"Jessica anak angkat dari keluarga Malik Abraham yang tega mefitnah anak kandung keluarga itu hingga sampai dia di usir dan hidup sendiri di luar sana" ucap alex datar memotong ucapan anissa
Sontak semua orang kaget nya bukan main apa lagi dad dan mom nya alex
"alex kenapa kamu bicara seperti itu" tanya anisa bingung
"kenyataan nya" jawab alex singkat
"dari mana kau tau masa lalu kami" tanya Samuel heran
"bukan urusan anda" jawab alex dingin
"alex yang sopan kalo bicara" tegur marchel (daddy alex)
"mommy mau nikahin alex sama cewe licik kek dia, cewe busuk kek dia, mommy mau masa depan alex hancur, dia hanya ingin harta keluarga kita mom, alex sudah dewasa mom alex bisa mencari gadis yang alex cintai, asal mommy tau sekarang alex mempunyai calon istri, bagaimana bisa mommy menjodohkan alex tanpa sepengetahuan alex, alex kecewa sama mommy" ucap alex panjang x lebar x tinggi dengan kecewa
Anisa yang mendengar ucapan alex pun terdiam begitu pula dengan semua orang
"alex" panggil anissa
"cukup mom, mommy mana pernah sih perhatiin alex, mommy hanya sibuk kerja kerja kerja tidak memikirkan alex yang kesepian sendiri, makanya alex lebih memilih tinggal bersama teman teman alex" ucap alex lagi
"itu juga demi kamu nak" balas anissa
"gak mom itu bukan demi alex, alex gak mau memiliki harta berlimpah yang alex butuhkan adalah kasih sayang dan perhatian dari mommy juga daddy" ucap alex lagi lagi dan lagi
"jika mommy masih memaksa alex untuk perjodohan ini, maaf mom dad terpaksa alex memilih pergi dari rumah" lanjutnya sambil menatap datar anissa
"alex maafkan mommy" ucap anisa