
Keesokam harinya semua orang masih berkumpul di mansion Bee, mereka tengah berkumpul di taman belakang mansion
Bee dan Alex sedang bermain bersama zio sedangkan para cowo tengah bermain game bersama atau biasa di bilang Mabar, viola dkk sedang mengecek berkas perusahaan dan bunga sedang mengotak atik ponsel nya
"itu itu musuh di sebelah kanan" ucap Arka sedang bermain game online nya
"njiirrr main kabur aja tuh orang" ucap ken
"tuh tuh pergi ke rumah kuning" ucap ray
"serang ***" ucap ray
Begitulah kira kira ocehan mereka saat mabar, termasuk 3D dan damian mereka sungguh berisik membuat viola dkk berdecak kesal, sedangkan haikal dan yoga telah kembali ke markas pagi tadi setelah sarapan
"bisa diam gak sih" ucap viola dingin
"berisik tau gak kalian" ucap viona kentus
"kalo kalian masih berisik lihat saja bakal gue bantai kalian semua" ucap nesi dingin nya menusuk uluh hati hahahaha
"hehehehe sorry lagian asik nih" ucap Arka dan Ken kompak
"lagian kalian ngerjain apa sih" tanya darrel
"berkas kantor" jawab viola datar
"kita kan lagi libur keluarga ngapain kalian sibuk ngerjain berkas kantor" tanya Dendrick heran
"kak Dendrick yang ganteng nya gak ketulung kalian tau sendiri kan kalo kita juga kuliah jadi harus bisa bagi waktu" jawab nesi kesal
"udah kalian fokus aja jangan ladenin mereka" ucap ray datar
***
"mommy nih lihat gambal zio" ucap zio menunjukan gambar nya
"waaahh anak mommy pinter banget, ini gambar siapa zio" ucap bee memuji juga bertanya
"yang ini daddy, yang di tengah zio dan ini mommy" jawab zio tersenyum sambil menunjuk gambar nya
"kok cuma kita bertiga, yang lain mana" tanya bee
"ini kan gambal keluarga zio mom, kalo semua di gambal kan kebanyakan nanti zio bisa pusing mom" jawab zio agak lebay di akhir kalimat
"bener tuh kata zio" timpal alex
"iya iya terserah zio saja" balas Bee tersenyum
"mommy, kapan mommy bikinin zio adik" tanya zio riba tiba
Bee pun langsung menoleh ke arah zio dan menatap zio heran
(zio ngapain sih nanya itu terus gue kan jadi malu , ngebet banget sih nih anak , astaga tuhaann) batin bee
"mommy kenapa gak jawab" tanya zio lagi sambil menarik baju bee
"ah iya sabar ya zio" jawab bee
Zio yang mendengar jawaban Bee pun langsung cemberut dan memajukan bibir nya membuat Bee gemas
"iihhh kamu imut banget sih kalo lagi cemberut gitu" ucap bee sambil mencubit pipi zio
"aahh sakit mom" ringis zio sambil mengelus pipi nya
"hehehe maafin mommy ya" ucap bee cengengesan
Tiba tiba ponsel Bee berbunyi menandakan panggilan masuk, Bee langsung mengambil ponsel nya dan melihat nama kak haikal tertera di layar ponsel itu
"ada apa" tanya bee to the point di ponselnya
"ada berita baik sebaiknya lo kesini" jawab haikal
Bee langsung mematikan panggilan nya secara sepihak setelah mendengar jawaban dari haikal
"aku pergi dulu" ucap bee datar lalu bangun dari duduk nya
"mommy mau kemana" tanya zio
"ada urusan" jawab bee datar dan langsung pergi
Alex pun menatap kepergian Bee heran tak biasanya dia bersikap datar dengan zio
"zio sudah lupakan, mommy sedang ada masalah" ucap alex yang melihat zio menunduk sedih
"tapi kenapa mommy besikap datal sama zio dad" tanya zio lirih
"mungkin mommy banyak masalah" jawab alex tersenyum
"ayo kita main mobil mobilan saja" lanjutnya mengajak zio
"iya dad" balas zio tersenyum
***
Sedangkan Bee doa langsung menaiki mobil ya lalu melesat ke arah markas nya, hanya butuh beberapa menit Bee telah sampai markas nya
Dia langsung berjalan ke arah ruangan haikal, di jalan banyak anggota yang menyapa Bee namun Bee tak menggubrisnya membuat para anggota bingung
Braak
"berita apa" tanya bee to the point
"astaga lo ngagetin aja kerjaan nya" ucap haikal terkejut sedangkan yoga hanya bisa mengelus dada nya dan menggelengkan kepalanya
"jawab" ucap bee dingin
"sepertinya ada yang sedang bermain main dengan kita" ucap haikal lalu memperlihatkan laptop nya
Bee pun langsung menatap layar laptop, dia mengamati apa yang dia lihat lalu tiba tiba senyum smrik nya muncul membuat yoga dan haikal bergidik ngeri
"jal*ng ini sudah membuat rencana ternyata, gue kira selama ini dia diam karena menyerah" ucap bee dingin
"gue kira juga gitu" balas haikal
"kita ikuti saja permainan nya" ucap bee dingin menusuk uluh jantung hahaha
"apa lo gak mau lawan dia Queen" kali ini yoga yang bertanya
"tidak" jawab bee singkat juga datar
"oke lah terserah lo kita ikut aja" balas yoga kesal karena sikap datar bee
"hmm" Bee hanya berdehem
Bee pun langsung bangun dari duduk nya dan melangkah pergi
"lo mau kemana Queen" tanya haikal
"ruangan gue" jawab bee datar
Haikal dan yoga pun hanya bisa menggrutu dalam hati nya melihat sikap dingin dan datar Bee, beda saat di mansion dia bersikap hangat
"dasar Queen ice" ucap haikal kesal
"kutub Utara" ucap yoga kesal juga
***
Di taman belakang mansion bee
"haaaa akhirnya kelar juga" ucap viola menghela nafas nya
"kok gue laper ya, kalian laper gak" tanya viona
"iya gue juga laper" jawab nesi
"gue juga" jawab viola
"loh loh kak bunga dimana" tanya nesi bingung
"paling di dapur" jawab viola
"aarrgghhhh gue laper banget" ucap ken lebay
"ck lebay banget lo" ucap erka berdecak lidah
"bodo" balas Ken acuh
"yuk kita masuk, barang kali udah ada makanan" ajak viona
"yuk gue laper nih" balas arka
Sedangkan yang lain hanya mengangguk an kepala nya, mereka langsung membereskan semua nya lalu ke ruang makan
Jangan tanya alex dan zio mereka sudah masuk lebih dulu
Saat mereka berjalan ke meja makan, mereka sudah melihat alex dan zio disana sedang makan
"woy makan gak ngajak ngajak, kita juga laper tau" ucap Arka kesal
"bodo" jawab alex acuh
"dasar lo gak inget kawan" ucap Arka kesal
"udah udah kita makan aja jangan adu bacot, pusing gue dengernya" ucap ucap Darrel melerai perdebatan mereka
"bener tuh kata kak Darrel" ucap viola membenarkan ucapan darrel
Merska pun langsung duduk di kursi masing masing dan mengambil makan lalu makan bersama termasuk bunga dan bi lia
"tunggu tunggu, kok ada yang kurang yah" ucap ray
"iya tuh, gue juga ngerasa ada yang ganjel" imbuh viola
"Queen/Bee" ucap mereka kompak kecuali alex dan zio
"dimana dia" tanya mereka kompak lagi
"ada urusan, mungkin ke markas" jawab alex datar
"oohh" jawab mereka kompak lagi sambil Menganggukan kepala nya
Lalu mereka melanjutkan makan yang tertunda tadi
***
Di lain tempat
"bagaimana kita akan lakukan rencana kita kapan" tanya seorang gadis yang sudah tak sabar melakukan rencana jahat nya
"tenang kita main slow aja biar dia gak curiga" jawab seorang laki laki
"baiklah, gue harap rencana kita berhasil" ucap sang gadis
"pasti kita berhasil, lo tenang saja" balas laki laki itu
"gue harap begitu" jawab sang gadis lagi
"udah gak sabar banget gue, pasti harga dirinya nya langsung jatuh hahaha" lanjutnya sang hadis berucap lalu tertawa
"hmm" laki laki itu hanya berdehem
***
(kok perasaan aku gak enak yah, tuhaann aku mohon jangan beri aku masalah besar lagi, aku gak mau lihat keluarga ku bersedih) batin bee
(mommy, Queen kangen sama mommy, mommy apa kabar apa mommy lihat Queen disini) batin nya lagi
"mending aku pulang aja" ucap bee lirih lalu berdiri dan meninggalkan ruangan nya
"haikal" panggil bee
"iya Queen" jawab haikal
"gue mau balik, kalian harus siapa siaga bisa jadi aja serangan dadakan" ucap bee dingin
"baik Queen" jawab haikal
Bee pun langsung meninggalkan haikal, dia langsung menaiki mobil nya, sebelum pulang dia mampir ke sebut taman yang menyimpan kenang kenangan bersama alex juga kenan
"huuuh udah lama aku gak kesini" ucap bee lirih setelah duduk di bangku kosong
Dia menatap depan dengan pandangan kosong, ntah kenapa Bee bersikap begitu hanya author dan tuhan yang tau hahaha
Tiba tiba ada seorang anak kecil yang menghampiri Bee dan memanggilnya
"kakak cantik" panggil anak kecil itu sambil menarik baju lengan bee
Bee yang merasa baju nya do tarik pun langsung tersadar dari lamunan nya dan menatap anak kecil itu
"ada apa" tanya bee datar
Anak itu langsung melepaskan tangan nya dari baju Bee dan merasa gemetar saat mendengar ucapan Bee yang datar, Bee pun menyadari akan hal itu
"ada apa sayang kenapa kamu panggil kakak" tanya bee lembut
Anak itu yang mendengar ucapan Bee lembut pun langsung tersenyum lebar
"kakak cantik sedang apa disini" tanya anka kecil itu
"kakak sedang main saja" jawab bee tersenyum lembut
"boleh aku kenalan" tanya anak kecil itu
"boleh" jawab bee singkat
Bee menatap anak kecil itu, yah dia perempuan dia sangat manis, mata sipit hidung yang pas tak mancung tak pesek, kulit putih mulus dan pipi gembul nya membuat Bee gemas
"hai kak nama aku....."
.
.
.
.
.
.
.
Ahahhaha lanjut baca yuk kak.....