Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 52



"bii liiiaaaa" panggil Bee pada pembantunya


"iya ada apa nak Bee" jawab bi lia


"bibi tolong bersin ini semua ya dan lo rey bantu bi lia buat natain sofa" perintahnya


"baik nak Bee" ucap bi lia sedangkan rey hanya menganggukan kepalanya


"Bee gue bantu bi lia yah, kasihan dia" ucap nesi


"iya gue juga biar cepet selesai" ucap viona


"iya terserah kalian gue mau ke atas pusing pala gue" ucap Bee lalu pergi ke kamar nya


Di dalam kamar bee


Bee duduk di sofa nya sambil termenung memikirkan perlakuan ray tadi pagi padanya.


(gue benci sama lo ray, gue gak nyangka lo bikin kecewa gue, gue nyesel bisa kenal lo gue nyesel udah sayang lo gue pikir lo adalah orang yang bisa ngrtiin gue tapi apa lo sama aja seperti mereka yang hanya bisa nyakitin gue, gue benci lo ray gue benci) batin Bee menjerit


"kenapa gue harus di pertemukan dengan nya"


"aaaarrrrrggghhhhhh"


Hiks hiks


Suara isak tangis Bee setelah berteriak, dia merasa bahwa tidak ada yang memberi kasih sayang tulus pada dirinya.


"hiks hiks lo jahat ray hiks kenapa lo hiks bikin gue kecewa hiks" ucap ulang Bee sambil terus menangis


"gue hiks ga tahan hiks dengan semua ini hiks"


"mom dad hiks kenapa kalian hiks gak nyariin gue hiks apa gue bukan hiks anak kalian hiks"


"tenang Bee tenang jangan lemah, lo gadis yang kuat lo harus cari tau semua tentang keluarga Samuel dan siapa lo sebenarnya" ucap Bee seraya menyeka air matanya


"gue yakin gue bukan anak dari mommy gue, gue akan selidiki ini, tunggu saja tuan Samuel gue akan membalas perbuatan lo" ucap nya geram


Bee pun menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya karna sehabis menangis dia juga ingin merilekskan pikiran nya agar tidak mendidih (udah kaya air aja mendidih😂).


Setelah selesai mandi Bee mengambil ponsel nya untuk menghubungi haikal.


"haikal gue mau lo cari tau semua informasi mengenai keluarga Samuel sebelum gue lahir" ucap Bee lalu mematikan pnsel nya tanpa menunggu jawaban dari haikal


(tunggu saja tanggal main nya tuan Samuel) batin Bee sambil mengeluarkan senyum smrik nya.


Bee pun keluar kamar nya untuk menemui viola apakah dia baik baik saja. Saat berjalan ke arah kamar viola dia bertemu dengan ray, saat itu penampilan ray yang acak acakan di tambah dengan matanya sembab.


Melihat itu Bee sangat iba dan ingin menyapanya namun setelah mengingat kejadian tadi pagi Bee hanya bersikap dingin padanya.


"mau kemana kamu Bee" tanya ray saat melihat Bee melewatinya


"bukan urusan lo" jawab Bee dingin sontak membuat ray kaget karna sikap Bee yang berubah.


(maafin abang Bee, abang menyesal) batin ray saat melihat kepergian bee


Ckleek*


"lo udah baikan" tanya Bee datar pada viola


"udah kok Bee, ayo masuk" ucap viola


"gak, gue ada urusan" ucap datar bee


"kemana" tanya viola


"markas" jawab bee


"jangan ada yang nyusul gue kalo bukan perintah gue" Lanjutnya


"oke lo hati hati yah" ucap viola namun Bee tak menanggapi dia hanya berjalan ke bawah.


(Bee lo kenapa begini lagi, gue gak suka muka datar lo dan sifat dingin lo itu) batin viola saat melihat kepergian bee


Bee langsung keluar mansion tanpa menyapa rey, viona dan nesi yang berada di bawah, membuat mereka bingung dengan sikap Bee yang kembali dingin.


"ada apa dengan nya" ucap viona saat melihat Bee berjalan tanpa menyapa nya


"mungkin dia lelah" ucap nesi


"eh rey lo mau kemana" tanya nesi saat melihat rey bangun dari duduk nya


"kamar, mau ikut" jawab sekaligus tanya rey


"emang boleh hmm" bukan nya menjawab nesi malah bertanya balik dengan menggoda rey


Membuat rey salah tingkah dibuat nesi, karna dia salah bicara pada gadis itu.


"ga usah Salting gitu rey, hayuk lah ke kamar bareng" ucap nesi menggoda nya lagi


"apa apaan sih lo" ucap rey menahan malu lalu berjalan ke arah kamarnya dengan tergesah gesah


Buahahahahaha


Seketika ketawa nesi dan viola pun keluar karna melihat rey yang Salting di tambah pipi nya yang merona karna di goda nesi.


"hahaha hebat lo nes bisa bikin rey salting gitu" ucap viona masih tertawa


"hahaha lagian salah siapa mau ngajakin gue ke kamar nya" ucap nesi juga tertawa


"gila gue gak nyangka kalo si rey bisa malu" ucap viona lalu menghentikan tawa nya


"dia kan manusia vin bukan robot" ucap nesi


"yee gue juga tau kali kalo rey manusia" jawab viona


"udah yuk mending kita ke kamar" ucap nesi hanya di angguki viona