
Jleb
Jleb
Dua tusukan pisau mendarat di pundak Samuel dan bee mencabut ya kembali dengan pelan pelan
"aarrgghhhh hen ti kan i ini sang at sa ki it" ucap Samuel terbata
Bee tak menghiraukan teriakan itu, dia justru menekan bekas tusukan yang ada di pundak samuel
"aarrgghhhh" teriak Samuel kesakitan
Tiba tiba saja Samuel tergeletak karena merasa lemas, jika darah nya di masukan ke dalam kantong darah pun sudah pasti ada lima kantong penuh, oohhh astaga seberapa banyak itu hehhehe
"dasar lemah" ejek bee
Setelah itu Bee berbalik untuk keluar, memerintahkan haikal untuk menyelesaikan semua dan mengurus kembalinya Samuel ke rumah nya
"haikal urus dia" perintah Bee dingin
"baik Queen" balas haikal
Kemudian Bee keluar dari ruangan itu di ikuti ray dan rey dari belakang nya
"apa kau sudah lega Queen" tanya ray saat di perjalanan menuju ruangan bee
"belum" jawab bee santai
"kenapa belum, kan lo udah balas dendam" tanya ray heran
"jal*ng kecil" jawab bee singkat
Ray dan rey pun hanya menganggukan kepala nya walaupun Bee tak melihat, mereka sudah tau apa maksud bee
***
Rumah sakit
Saat ini Jessica tengah menengok mommy nya yang tergeletak di ranjang rumah sakit
"mom ayo bangun jang tidur terus, bantu Jessica mom buat hancurin Queen" ucap Jessica lirih sambil memegang tangan anantasya
"maafin Jessica mom gak bisa jagain mommy hingga mommy begini"
"Jessica janji akan mencari tau siapa yang berbuat ini sama mommy"
"dukung Jessica ya mom"
Setelah itu Jessica keluar dari ruangan rawat mommy nya dan pergi menuju rumah seseorang yaa siapa lagi kalo bukan wildan
****
Mansion bee
"Bee sama yang lain dimana sih" tanya viola
"ke markas deh kek nya" jawab nesi
"tumben dia ke markas" tanya viona heran
"entahlah mungkin ada urusan" jawab nesi juga bingung
"yank jalan yuk" ajak Arka paslda viola
"kemana" tanya viola
"kemana aja kek biar gak boring" jawab arka
"iya gue juga boring nih" tambah ken
"jadi obat nyamuk gue, yaudah lah gue masuk aja" ucap nesi lalu meninggalkan dua pasangan sejoli itu
"dasar jomblo" ejek ken
"bodo" balas nesi acuh
"yaudah yuk lah jalan, sekalian ke toko buku gue ada cari buku" ucap viola
"kuy lah" ucap Arka, Ken dan viona kompak
****
Markas
"haikal" jawab bee singkat
"oke gue panggil haikal dulu" ucap ray
"ponsel" balas Bee singkat lagi
"haiiissshh lo napah sih ngomong nya singkat mulu" ucap ray kesal
"bodo" balas Bee cuek
(astaga nih bocah kalo buka ko orang yang gue sayang udah gue jitak tuh pala) batin ray kesal
"silahkan" ucap bee mendengar batin ray
"gak jadi heheh" balas ray nyengir
"rey lo telpon haikal gih" perintah ray pada rey
"hmm" balas rey hanya berdehem
"ck gini nih kalo hidup bareng makhluk es" ucap ray
Sontak Bee dan rey langsung menatap ray dengan tajam sedang yang di tatap hanya nyengir kuda
"hehehe becanda" ucap ray nyengir sambil kenggaruk tengkuknya yang tak gatal (mungkin yah)
Beberapa menit kemudian haikal dan yoga telah sampai di ruangan bee
"ada apa" tanya haikal to the point
"rencana selanjutnya" tanya ray
"gampang itu mah kita sudah ada bukti buat jatuhin mereka" jawab haikal santai
"maksud lo mereka" tanya ray bingung
"Wildan presdir dari WC dan nona jal*ng" jawab haikal datar
"jadi mereka......"
"yah benar apa yang lo pikirkan, mereka bekerja sama untuk menghancurkan Queen dan perusahaan queen" balas haikal memotong ucapan ray
Ray dan rey hanya manggut manggut, mereka tak menyangka bahwa presdir WC adalah seorang gila **** juga gila kedudukan
"jadi kapan rencana akan dilakukan" tanya rey
"kita sih terserah Queen" jawab haikal dan yoga kompak
"secepatnya kalo bisa kita pancing mereka dulu" balas Bee datar
"kalian tenang saja, biar gue dan yoga yang atur semua, kalian tinggal menerima bersih nya" ucap haikal
"baiklah, gue harap ini biar cepet selesai karena gue udah capek" ucap ray
Haikal dan yoga hanya menganggukan kepala mereka
"oh iya Bee bagaimana kerajaan Wilson" tanya ray penasaran
"mereka mencari cucu dari mendiang mommy ku" jawab bee
"bagaimana kau tau" tanya haikal heran
"ada berita nya kalian bukan aja ponsel kalian" jawab bee
Mereka pun langsung membuka ponsel mereka dan mereka terkejut memang benar kerajaan Wilson mencari cucu nya yang hilang bahkan kematian sang anak yang tak jelas (penasaran)
"lalu apa yang lo lakuin" tanya ray
"ikuti alurnya saja, nanti mereka juga akan tau semua" jawab bee satai
"kalo mereka udah nemuin lo, li bakal pergi dari kita Bee" tanya rey
"tidak, aku gak akan meninggalkan kalian" jawab bee
"bagaimana cara nya" tanya yoga
"akan aku ceritakan saat bertemu dengan kalian kepada mereka agar mereka tau bahwa kalian orang yang penting bagi ku, karena kalian adalah keluarga yang paling aku sayangi karena kalian juga yang membuat ku semangat untuk membalas dendam mommy ku, aku sangat bahagia dan beruntung bisa bertemu kalian semua" jawab bee panjang x lebar
Mereka tak bisa berkata apa apa, mereka semua merasa beruntung bisa memiliki wanita kuat seperti Bee bahkan mereka sangat terharu dengan kasih sayang bee berikan