Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 182



"mereka sudah ku kirim dua anggota bayangan agar menjaga mereka masing masing" jawab Queeny datar


"baguslah jadi kita tak perlu bersama satu atap dengan gadis menyebalkan itu" ucap nesi


"pembicaraan saat ini cukup, kita kembali ke pesta sekarang, apa kalian tidak takut jika anak kalian hilang" ucap Rey dingin


"astaga kutub Utara belum mencair juga" gerutu nesi


"dia tidak akan cair kalo belum menemukan jodoh nya" ucap Viola santai


"dia tidak akan mendapatkan jodoh juga kalo masih beku" tambah Viona


"bagaimana kalo kita rebus saja dia biar mencair" ucap arka jahil memberikan ide


Mendengar itu semua orang di ruangan itu hanya menggeleng kan kepala nya begitu juga Queeny yang tersenyum menatap Rey


Rey hanya diam dan pura pura tak mendengar ucapan mereka semua yang ada benarnya itu


(*entahlah, aku hanya ingin sendiri dan aku sudah nyaman dengan kehidupan ini, masalah jodoh biar datang sendiri dan aku malas untuk mencari) batin Rey


(kakak adik semua nya masih jomblo, apakah jodoh mereka akan kembar nantinya, haaahhh entahlah biarlah waktu yang berbicara) batin Queeny*


Aula pesta (tempat pesta di adakan)