Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 177



"tadi saat di pesawat rey bilang kalo tadi dia akan menjadi kan keponakan nya sebagai istri kelak" jawab ray jujur


"hah serius kamu kak" tanya Bee memastikan


"ya aku serius, dia bicara seperti itu tadi" jawab ray


"ehm mungkin itu tidak akan terjadi kak" ucap bee sendu


"kenapa kamu bicara seolah olah tau masa depan doble V" tanya ray heran


"yah aku sudah tau semuanya bahkan nasib anak anak ku kelak" jawab bee


"maksd kamu apa queeny" tanya ray yang benar benar tak tau arah pembicaraan bee


"kamu akan tau sendiri ketika melihat pertumbuhan doble V" jawab Bee tersenyum


(sepertinya queeny merahasiakan sesuatu, tapi biarlah semua pasti akan terungkap seiring berjalan nya waktu) batin ray


(maafkan aku, karena aku belum siap jujur pada kalian) batin Bee sedih


"kak tolong ya jangan katakan pada rey soal ini takutnya dia bersedih" pinta Bee dengan jurus andalan nya puppy eyes


"baiklah, tapi jika kita tidak mengatakan pasti rey akan bersedih" ucap ray


"biarkan dia tau sendiri kak kenapa dia tidak bisa bersama V two kelak, karena jodoh ada di tangan yang maha kuasa kan" balas Bee


"iya baiklah" ucap ray tersenyum


##


Keesokan harinya


Hari ini Bee sudah di izinkan pulang oleh dokter dan semua orang pun menjemput Bee padahal Bee tak mau di jemput sama banyak orang tapi mereka semua memaksa dan akhirnya Bee mengiyakan


Di ruangan itu sudah penuh dengan kekuatan Bee yang tak lain meghan, laudwigh, marchel, anisa, Alexios, Arthur, Yordan, ray, rey, zio, alex, Bee dan si kembar doble V


"sudah siap semua belum" tanya marchel


"ini bentar lagi selesai" jawab anisa yang sedang mengemas pakaian bee


"astaga jemput orang sakit udah kek mau pergi pawai" gerutu bee


"sudah lah tidak apa sayang, itu tandanya mereka semua sayang sama kamu" ucap alex yang mendengar gerutuan Bee


"queeny ada sesuatu yang ingin aku tanyakan padamu" ucap ray tiba tiba


"ada apa kak" tanya bee


"kita bisa bicara empat mata, aku mohon" pinta ray


"ehm ya boleh ayo kita keluar" ajak Bee lalu di angguki ray, dan ray pun keluar lebih dahulu


"suami ku aku keluar sebentar ya" pamit Bee


"iya jika ada sesuatu katakan padaku" ucap alex lembut


"baiklah" balas Bee tersenyum lalu menyusul ray di depan


##


"ada apa kak" tanya bee


"jawab dengan jujur padaku, aku kemaren sempat melihat doble V mengeluarkan cahaya emas dan biru muda dari dahi dan punggung tangan nya lalu cahaya itu membentuk burung phoenik dan singa putih bersayap, apa maksud semua itu" tanya ray dengan menatap bee


Bee sedikit terkejut dia mengalihkan pandangan nya sebentar lalu menatap ray kembali


"aku akan menjawab tapi tolong jangan katakan ini pada siapa pun terutama pada alex ray dan semua keluarga kita bahkan jangan sampai kamu katakan pada orang luar" ucap bee menatap ray


"baik aku tak akan mengatakan nya pada siapa pun, aku janji" balas ray sungguh sungguh


Bee menarik nafas dalam dalam lalu menceritakan semua hal yang ada di dalam mimpinya kemaren, awalnya ray tak percaya namun be e mengatakan nya dengan sungguh sungguh dan itu pun sudah ada buktinya


"jadi **** V two adalah dewi/dewa kehancuran" tanya ray memastikan


"iya kak" jawba Bee singkat


"lalu siapa baby V one, kenapa dia juga memiliki tanda seperti itu" tanya ray lagi


"aku rasa baby V one akan menjadi dewa air atau bisa jadi dewa es, lihat saja tandanya sudah keliatan berbentuk singa putih bersayap" jawab Bee


"mungkin kah seperti itu" tanya ray yang belum menerima semua ini


"sepertinya begitu kak, mereka sangat istiwewah jadi aku mohon bantu aku menjaga mereka" pinta Bee sambil memegang tangan ray


"ya aku janji akan melindungi mereka seperti aku melindungi mu" balas ray lalu menggengam tangan bee erat


"pantas saja kamu kemaren ngomong seolah olah kau tau masa depan si kembar ternyata ini alasan nya" lanjutnya


"itu lah kak, sebenarnya aku tak mau mengatakan ini tapi kamu sudah melihatnya sendiri" balas bee


"sudah yuk masuk nanti di kira kita abis ena ena lagi ahaha" ajak ray juga becanda sambil mengedipkan sebselah matanya


"garing tau gak" ketus bee


"utututu sayang jangan ketus ketus ntar jadi jelek ah" goda ray sambil mencolek pipi ee


"biarin" cuek Bee lagi sambil memonyongkan bibirkan


"jangan di monyong monyongin nanti aku hilaf" bisik ray di telinga Bee sontak membuat Bee langsung menutup mulut nya sambil menatap tajam ray


"udah gak udah natap gitu ah" ucap ray lalu berdiri dan menarik tangan Bee mengajak ya masuk ruangan rawat tadi


##


"apa kalian sudah siap" tanya laudwigh


"kami sudah siap" jawab semua kompak


"queeny biarkan si kembar sama mama dan mami ya kamu tidak usah gendong takutnya perut kamu masih sakit" ucap meghan lembut


"iya mi, ga papa kok lagian memang perut queeny masih sedikit sakit" balas Bee tersenyum sekarang panggilan Bee menjadi Queeny ya guys nanti ada penjelasan nya kok


"alex jaga istriku kalo perlu gendong dia sampai mansion nanti" ucap marchel


"tidak perlu papa, queeny masih kuat jalan kok" tolak queeny cepat


"baik pa" balas queeny tersenyum


Setelah itu mereka semua turun untuk ke lobby rumah sakit dan mengambil mobil mereka, mereka membawa tiga mobil juga di sertai pengawal dari TBD karena ray yang meminta nya


Anggota TBD itu pun mengikuti queeny dan keluarga nya dari pintu keluar kamar rawat inap


"astaga kenapa ada anggota TBD juga, kerjaan siapa ini, sudah seperti jemput putri kerajaan saja" gumam queeny jengah


"kamu memang putri kerajaan sayang bahkan kau adalah ratu nya" ucap alex lirih yang mendengar gumaman queeny


"tapi kan tidak seperti ini juga suami ku" ketus queeny


"ini pasti ulah kakak songong mu itu" ucap yordan yang mendengar obrolan lirih antara alex dan queeny


"kakak songong, siapa.?? Kak ray.??" tanya queeny


"ya siapa lagi kalo buka King TBD itu" jawab Yordan sambil melirik ray, ray Yang merasa ada yang meliriknya pun langsung menoleh ke arah Yordan


"apa lo lirik lirik gue" sewot ray


"siapa juga yang lirik lo, pd amat" ketus Yordan


"udah ketahuan tapi masih aja ngeles" sinis ray


"i don't care" cuek Yordan


"queeny bolehkah kakak menggendong mu" pinta Alexios


"hah, ma maksd kakak" tanya queeny kaget lalu menghentikan jalan nya hingga membuat heran yang lain


"kakak mohon biarkan kakak menggendong kamu sekali saja" pinta Alexios lagi sambil berlutuy di depan queeny


Queeny menatap Alexios sebentar lalu pandangan nya menatap keluarga nya satu per satu dan yang terakhir alex, queeny menatap alex dengan tatapan bertanya apakah boleh, alex menganggukan kepalanya sambil tersenyum lembut


"baiklah tapi jangan bilang kalo aku berat ya kak" jawab Bee tersenyum malu


"tidak akan walaupun memang kamu berat" balas Alexios tersenyum


Alexios pun langsung menggendong queeny ala bridal stlye, walaupun memang benar queeny agak berat namun Alexios hanya diam dan memandang queeny


hangat


(aku tidak boleh posesif, Alexios hanya paman nya) batin alex mencoba menetralisir perasaan cemburu nya dengan tersenyum


(aku tau kau cemburu tapi kau menutupi nya) batin queeny menatap alex


Mereka pun melanjutkan perjalanannya menuju lobby rumah sakit, setelah sampai di dekat meja resepsionist Queeny kaget begitu juga para keluarga yang lain mengapa ada banyak sekali wartawan pikir mereka


"maaf tuan kami tidak bisa mencegah mereka, mereka memaksa masuk untuk melihat tuan dan nona muda" ucap salah satu anggota TBD melapor pada ray


"saya curiga mereka di suruh oleh seseorang karena mereka sempat berdiskusi sebelum menyerang masuk" lanjutnya anggota itu


"ehm selidiki semua ini, aku akan menyingkirkan mereka sendiri" perintah ray dengan nada dingin nya


"baik tuan, saya pamit undur diri" balas anggota itu lalu meninggalkan ray, ray hanya menganggukan kepala nya


"kak ada apa ini" tanya queeny pada ray yang masih di gendongan Alexios


"hanya masalah kecil, kalian jangan keluar dulu aku akan menyingkirkan mereka" jawab ray juga memerintah


"baik kak hati hati lah" balas Bee tersenyum, ray pun membalas dengan anggukan juga senyuman hangat nya


Setelah itu ray menuju pintu masuk/keluar lobby rumah sakit, saat dia keluar langsung para wartawan menyerang ray dengan banyak sekali pertanyaan


Tuan dimana ratu queeny


Ya tuan dimana dia


Kami ingin bertemu ratu kami tuan


Kamu dengar ratu kami melahirkan anak kembar


Beritau kami siapa nama baby kembar tuan


Apakah mereka semua sehat tuan


Bagaimana keadaan mereka tuan


Tuan tolong jawab pertanyaan kami


Dan masih banyak lagi namun merskamemggunakan bahasa inggris yah, maaf author tak menulis dengan bahasa inggris hanya merepotkan karena sama saja memtranslate heheheh


"diam" ucap ray tegas di sertai aura dingin yang menusuk tulang


Sontak semua wartawan langsung diam, mereka sudah tau bahwa ray adalah kakak dari ratu queeny


"matikan kamera dan penyadap suara kalian segerah" perintah ray dengan suara masih dingin


Semua wartawan pun menuruti perintah ray, mereka langsung mematikan kamera, penyadap suara bahkan ponsel mereka


"jawab jujur siapa yang memerintahkan kalian untuk datang mengambil berita ini, setahu ku tak ada orang tahu yang tau kalo ratu queeny melahirkan bahkan anaknya kembar" tanya ray dengan aura dingin nya di sertai tatapan tajam setajam elang


Namun tak ada satu pun yang berani menjawab mereka takut dengan tatapan elang milik ray apalagi aura dingin yang ray keluarkan


"jawab" bentak ray lagi


"saya menjawab tuan" akhirnya salah satu wartawan pun memberanikan diri untuk menjawab


"sebenarnya kami....."


.


.


.


.


Ups kepotong lagi deh ehehehe, maaf ya author bikin gantung terus ceritanya biar pada penasaran ajah gitu wkwkwk


Jan lupa dukungan nya ya guys