
"puteri mu akan menjadi seseorang yang sangat istiwewah, dia memiliki banyak kelebihan lebih dari sang kakak nya, jika ada perubahan unik dalam masa pertumbuhan mereka jangan sampai kau ucapkan pada dunia karena itu akan membawa petaka pada putera puteri mu itu, satu hal lagi dia juga akan meluluhkan hati seorang dewa kegelapan kelak, karena penerus dewa kegelapan juga sudah lahir ke dunia ini, dan aku peringatan sekali lagi jangan sampai dunia tau bahwa puteri mu adalah dewa kehancuran" jelas laki laki itu lagi
"maksd anda dewa kehancuran apa" tanya Bee yang sedikit shock mendengar bahwa puteri nya adalah dewa kehancuran
"jika saja puteri mu mengalami kekecewaan yang sangat dalam percayalah bumi akan bergetar karena merasakan apa yang puteri mu sedang rasakan, jika puteri mu bersedih makan gunung gunung akan meletus jika puteri menangis karena di kecewakan maka banjir akan datang melanda" jawab laki laki itu menjelaskan
"apa bagaimana mungkin bisa puteri ku sebahaya itu, apakah benar bahwa puteri ku dewa kehancuran" tanya Bee memastikan lagi
"apa kau meragukan ku bahkan tak mempercayai ku" laki laki itu balik bertanya
"tidak, bukan seperti itu tapi mengapa harus puteri ku" tanya Bee lagi untuk kesekian kali
"pertanyaan itu aku tak bisa menjawab nya karena suatu saat nanti puteri mu akan tau sendiri" jawab laki laki itu
(astaga kenapa jadi serumit ini, thor elu bikin cerita kek apa sih sebenernya kenapa anak gue elu jadiin dewa kehancuran astaga thor) batin Bee menjerit
"mengapa ini sangat rumit sekali" gumam Bee yang di dengar laki laki itu
"ini sudah jalan takdir yang maha kuasa untuk puteri mu jadi terima saja" ucap lali laki itu
"yang maha kuasa apa nya, orang author yang buat jadi gini" gerutu bee
"udah deh Queeny jangan salah kan author, kita ikuti aja gimana jalan cerita nya, lagian kasihan author dia gak cuma bikin satu novel tapi lebih dari satu" ucap laki lai itu kesal
"eh ternyata kau bisa kesal juga yah hihihi" canda bee, sedangkan laki laki itu hanya memutar malas bola matanya
"sudahlah aku pergi tapi ku peringatan satu kali lagi jaga puteri mu jangan sampai dia menghancurkan bumi sebelum tuhan berkehendak" ucap laku laki itu memperingatkan lagi
"baiklah terima kasih atas semua penjelasan nya" balas Bee tersenyum
Seketika laki laki itu berubah jadi cahaya putih yang sangat silau membuat Bee harus menutup mata nya rapat rapat
Saat membuka matanya, bee menatap sekitar ternyata dia masih di rumah sakit, ya iya lah di rumah sakit masa iya di akhirat sih thor ahahaha
"sayang kau sudah bangun" ucap alex yang ada du sebelah bee
"hmm iya" balas bee
"kami mengkhawatirkan mu karena kamu tidur hampir 5 jam, kami mencoba membangun kan mu namun tak kunjung bangun juga, kau tidur sudah seperti orang pingsan" jelas alex dengan raut wajah khawatir
(what gue tidur 5 jam, perasaan gue tidur cuma sebentar deh) batin Bee terkejut
"benarkah itu" tanya Bee memastikan
"ya benar jika tidak percaya tanya saja pada mama juga mami mereka ada disini" jawab alex
"sudahlah biarkan yang penting kan aku sudah bangun" ucap bee tersenyum, sedangakn alex juga tersenyum sambil menganggukan kepala nya
"oh iya dimana yang lain" tanya Bee sambil bergerak untuk duduk bersender di ranjang
"mereka ada di mansion karena mereka lelah" jawba alex yang juga membantu Bee untuk duduk bersandar
"lalu kenapa mama dan mami tidak istirahat juga dan dimana mereka" tanya Bee lagi
"ntahlah aku pun tak tau, biarkan mereka bermain dengan cucu cucu nya, ada di ruangan sebelah" jawab alex
##
Ruangan sebelah
"lihatlah cucu perempuan ku sangat cantik seperti dewi" ucap anisa pada meghan
"ya benar dia seperti dewi kehidupan, lihat saja matanya sangat indah hidung nya yang mancung, bibirnya tipis juga merah cerry dan lihat pipi nya merona" ucap meghan membenarkan ucapan anisa
"ya kau benar, bahkan cucu laki laki kita kalah dengan cucu perempuan kita" tambah anisa tersenyum
Saat ini mereka tengah berada di ruangan sebelah dengan menggendong cucu cucu nya
"jadilah anak yang kuat son karena kamu akan menjaga keluarga mu kelak terutama adik mu" ucap meghan pada baby V one
Baby V one tersenyum sambil mengedip ngedipkan matanya seolah olah dia tau apa yang di ucapkan meghan
"jadilah wanita yang kuat nak jangan mudah ditindas, lihatlah mommy mu sangat kuat semoga saja kau bisa seperti mommy mu, kelak kau juga akan menjaga keluarga mu bersama dengan kakak kembaran mu itu" ucap anisa pada baby V two
Baby V two tersenyum dan mengedip ngedipkan matanya juga, tiba tiba dahinya mengeluarkan cahaya emas membuat anisa menutup matanya karena merasa silau
"astaga cahaya apa ini" gumam anisa sambil menutup matanya dengan sebelah tangan nya
Sedikit demi sedikit anisa berusaha membuka matanya, dia terlonjak kaget setelah remang remang melihat bahwa cahaya itu keluar dari dahi cucu perempuan nya
Mulut anisa serasa terbungkam, dia ingin memanggil meghan namun tak bisa mungkin ini pengaruh kelebihan dari kekuatan sang baby V two
Hanya sekitar satu menit cahaya itu menghilang, dan anisa pun langsung memanggil mehgan
"meghan bisa kah kau kemari" panggil anisa karena jarang mereka sedikit jauh
"ya sebentar" balas menghan
"ada apa" tanya meghan ketika sudah berada di dekat anisa
"kau percaya tidak, baru saja dahi cucu perempuan kita mengeluarkan cahaya emas" ucap anisa
"apa jadi cucu perempuan kita juga seperti itu" pekik meghan
"maksd kamu apa" tanya anisa bingung yang mendengar pekikan meghan
"tadi saat aku berbicara pada bay V one, dia mencoba meraba wajah ku lalu beberapa detik kemudian punggung tangan sebelah kakan dia mengeluarkan cahaya emas juga, aku ingin mengatakan nya oad anu namun mulut ku serasa ada yang membungkam" jawab meghan jujur
Anisa pun terlihat terkejut ternyata cucu mereka memiliki kelebihan yang luar biasa
"ya ayo kita keruangan Bee sekarang" ajak anisa hanya di angguki meghan
Note : disini hanya Bee yang mengetahui bahwa doble V memiliki banyak kelebihan unik yah, Bee juga berusaha menutupi nya dari alex karena Bee belum siap untuk mengucapkan semua kebenaran nya
Back to story
##
"alex Bee" panggil anisa setelah masuk ke ruangan bee
"ada apa ma" tanya alex dan Bee kompak
"nak mama ingin mengatakan sesuatu" ucap anisa
"ya maki juga ingin mengatakan sesuatu, ini sangat penting kalian harus tau secepatnya" tabah meghan
Alex dan Bee saling pandang lalu menatap kedua wanita itu heran
"ada apa ma mi, katakan" tanya Bee dan alex kompak
"tadi sat di ruangan sebelah...." ucap anisa terpotong karena mendengar ada suara ketokan pintu
Tok tok tok
"mama dan mami cerita nya nanti aja yah" ucap alex lalu berjalan untuk membuka kan pintu
Cklek
"kalian" ucap alex terkejut melihat yang datang
"gak usah sok kaget deh elu, dimana adik kesayangan gue" ucap seseorang itu
"daddy mana mommy dan mana adik adik zio" tanya zio yang datang bersama seseorang itu
"zio adik adik zio ada di dalam mommy dan Oma Oma juga di dalam" jawab alex menatap anak angkat nya
Sontak zio lamgusng berlari ke dalam ruangan itu dan tak menghiraukan dia datang bersama siapa
"elu gak persilahkan kita masuk nih" tanya seseorang itu lagi
"ah iya sorry ray rey, masuk yuk bee ada di dalam mama mami pun ada di dalam" balas alex yah mereka adalah ray, rey dan zio yang baru saja datang dari Indonesia karena selama ini mereka tinggal disana sambil menjaga mafia nya
Note : oh iya author lupa guys, kalo Bee sekarang berada di rumah sakit London karena selama ini Bee tinggal di London sambil memerintah kerajaan nya
"nah gitu donk masa iya tamu gak di persilahkan masuk" gerutu rey sambil melangkah masuk di ikuti ray dan alex
"tamu paan kalian tuh keluarga kita jadi kalian tuh bukan tamu" ketus alex
"diihh bapak muda jan ketus ketus gue gak mau ponakan gue ntar ketularan sifat lo itu" sewot ray
"anak gue ya mirip sama gue lakh" ketus alex lagi
"sudah sudah kalian ini dukan nya debat mulu, elu juga lex sadar donk kalo elu udha jadi bapak masa iya sifat lu kagak berubah sih" ucap rey kesal dengan tingkah alex dan ray
"lagian ray sukanya ngajak debat" ucap alex malas sedangkan ray hanya diam menatap tajam alex
"hai queeny gimana keadaan kamu" tanya ray tersenyum lembut sambil duduk di pinggiran ranjang bee
"alhamdulillah aku baik baik saja kak ray" jawab Bee tersenyum
"hai queeny gimana kabar kamu, ini aku bawakan buah untyk mu agar kamu cepat pulih" sapa rey juga bertanya diiringi dengan senyuman manisnya yang jarang keluar itu
"hai rey kabar ku baik dan yah terima kasih buahnya tolong taruh di meja saja" balas Bee tersenyum hangat
Rey pun meletakkan parsel buah itu di meja dekat ranjang Bee lalu duduk di kursi yang ada di sebelah ranjang Bee juga
"oh iya bagaimana kabar kalian dan yang lain" tanya bee
"alhamdulillah semua nya baik baik saja kami juga baik" jawab ray tersenyum
"syukurlah" gumam bee
"oh iya dimana keponakan kita" tanya rey
"itu sedang main bersama Oma Oma juga kakak nya" jawab Bee sambil menunjuk ke arah pojokan yang ada sofa nya
"aku sana dulu yah mau liat keponakan tampan dan cantik ku" ucap rey dengan senyuman merekah yang tak pudar dari tadi
"ya baiklah" balas Bee dan ray kompak
"kak ada apa dengan nya kenapa dari tadi dia selalu tersenyum" tanya Bee heran melihat rey yang selalu tersenyum
"tadi saat di pesawat rey bilang kalo dia........."
.
.
.
.
Ups kepotong lagi deh heheheh, maaf ya guys author selalu gantungan cerita nya biar kalian pada kepo gitu ahahah
Simak terus yuk kelanjutan nya dan jangan lupa dukungan nya juga ya guys, terima kasih banyak