
"akan apa, akan pergi ninggalin kita iya, tidak Bee lebih baik gue yang ninggalin kalian karna ini salah gue" ucap ray setelah melepaskan pelukan nya
Lalu ray berjalan ke arah luar sambil mengusap air mata yang tersisa di pipi nya, sebelum dia sampai di luar dia mendengar suara isak tangis.
Hiks hiks
"lo jangan pergi bang" ucap Bee lirih di sela sela tangisan nya
Ray mendengar ucapan Bee namun dia tak menghiraukan nya dia hanya berjalan keluar ke arah kamar nya untuk membereskan baju bajunya dan pergi dari sini pikir nya.
Dalam ruang kerja bee
Dia terduduk di lantai sambil menangis terisak karna melihat orang yang dia sayang akan pergi walaupun tadinya benci😂.
"bang jangan pergi gue mohon hiks, gue maafin lo kok tapi lo jangan pergi dari gue hiks hiks" ucap lirih Bee sambil memandang ke arah pintu berharap ray datang namun nihil tak ada seseorang yang datang keruangan nya itu.
Di kamar ray
Ray yang tadi menangis pun akhirnya memutuskan untuk mandi setelah selesai mandi ray mengemas pakaian yang ingin dia bawa karna dia ingin kembali ke negara nya dulu (negara apa tuh author lupa😂 nanti author cek lagi yah😅)
"gue akan pergi dari sini, gue harap temen temen gue bisa lupain gue kalo gue pernah ada hubungan dengan mereka" ucap ray lirih
"maafin gue temen temen mungkin ini keputusan yang sulit tapi gue harus pergi" lanjutnya
Setelah itu ray pergi keluar kamar nya dan menutup pintu lalu bergegas ke bawah.
Sampai di bawah banyak yang memandang ray bingung apa yang terjadi pikir ya namun ray tak menghiraukan tatapan mereka dan pertanyaan mereka.
"kak ray lo mau kemana"
"ray ada apa"
"ray dimana Bee"
"ray lo kenapa bawa koper"
"apa yang terjadi ray"
Begitulah pertanyaan mereka saat melihat ray namun ray hanya berjalan lurus kedepan tanpa menghiraukan mereka.
Tiba tiba Bee datang dan memanggil ray.
"raayynnaanndddd" teriak Bee dari atas tangga seketika menghentikan jalan ray
"lo mau kemana hah" bentak Bee sambil berjalan turun dari tangga
Semua orang yang di bawah pun diam dan menatap Bee dan ray bergantian.
Ray merasa di tanyai pun hanya diam dengan wajah dingin nya. Lalu Bee mendekat ke arah ray dan langsung memeluk ray namun ray tak membalas pelukan bee
"lo jangan pergi bang" ucap Bee di pelukan ray
Ray hanya diam saja, namun di hati kecil nya ingin sekali memeluk gadis yang dia sayangi ini.
"lepasin gue" bentak ray dengan nada dingin nya
Semua orang melihat ray dan Bee pun menatap mereka bingung karna tak tau apa yang terjadi di antara mereka.
"gue mohon lepasin gue, gue mau pergi" ucap ray dingin seraya melepaskan pelukan dari bee
"oh iya gue lupa, ini gelang yang udah lo kasih ke gue, gue akan mengundurkan diri menjadi King" ucap ray datar sambil memberikan gelang yang pernah di beri Bee padanya pada Bee lagi.
Setelah pelukan bee terlepas darinya, ray segera berjalan keluar dan memasuki taksi online nya yang sudah dia pesan sebelum nya untuk menuju bandara.
Sedangkan di dalam mansion, Bee menangis melihat kepergian ray dia juga tidak bisa menghentikan nya karna ini mau nya dia.
"Bee lo tenang ya masih ada gue sama yang lain nya" ucap viola saat berada di samping bee
"iya Bee kak ray butuh waktu sendiri" ucap nesi
"lebih baik kita duduk dulu" ucap viona
"ada apa ini sebenarnya" tanya ronald bingung
"terus kak ray mau kemana" tanya arka
"iya kenapa dia bawa koper, apa dia akan pergi dari sini" tanya ken
"gue butuh penjelasan" ucap alex yang sendri tadi diam memperhatikan semua nya
"bisa diam tidak" bentak rey karna tak ingin menambah masalah
"kalian hanya memperkeruh masalah" lanjutnya
Yang lain hanya bisa terdiam saat melihat kemarah rey.
"viola lebih baik kau bawa Bee ke kamar nya" ucap rey lagi
.
.
.
.
.
.
***Hohoho kok gini yah ceritanya, jangan bingung ya kakak kakak karna emang begini cerita yang author buat😂
Bagi yang bosan bisa meninggalkan ceritanya kok ga papa aku mah slow ajah😅***