
"sial*n" gertak ray lalu mencari dari mana asal panah itu namun tak menemukan nya, ray rasa pemanah itu sangat handal hingga tak terdeteksi gerak gerik nya
"kalian semua bubar, jika tidak maka saya akan laporkan kalian ke police" perintah ray dengan nada tegas juga dingin
"baik tuan kami minta maaf" balas semua wartawan kompak
Setelah itu para wartawan pun meninggalkan area lobby rumah sakit, ray memerintah anggotanya untuk membawa mayat wartawan tadi ke markas untuk di identifikasi
"bagaimana kak" tanya Queeny yang masih di gendong an Alexios
"tidak ada masalah apa apa" jawab ray tersenyum lembut namun tatapan matanya mengatakan bahwa dia akan bicara nanti
"baiklah ayo semua kita pulang" ajak laudwigh
Setelah itu mereka pun langsung menaiki mobil dan melakukan kendaraan mereka ke arah istana kerajaan Wilson
...##...
Satu bulan kemudian
Hari ini dimana keluarga kerajaan memperkenalkan baby V kembar ke semua rakyat kerajaan juga memberi gelar bagi semua anggota keluarga
Di aula kerajaan
Keluarga Alexander, keluarga William, keluarga Enric, keluarga Flora beserta teman teman queeny lain nya sudah berkumpul di aula kerajaan, ada juga perwakilan dari rakyat kerajaan di aula itu sedangakn para rakyat jelata atau rakyat biasa ada di aula depan kerjaan mereka melihat siaran lewat monitor besar di aula depan kerjaan
"salah hormat bagi keluarga kerajaan juga para tamu, saya Grand Duches menteri penasihat ingin menyampaikan bahwa raja ingin memberi pengumuman penting, silahkan raja Ludwigh saya persilahkan" ucap menteri Grand
"saya umumkan bahwa hari ini adalah hari dimana pengangkatan pangkat bagi keluarga kerajaan serta pengenalan keluarga kerajaan kembali" lanjutnya
"kalian tau bahwa Ratu Queeny adalah cucu ku yang hilang bersama putri ku terdulu Glaviexsa Alberty Charlesia Vandue Zegh Alexsandra atau di sebut ratu Avi yang di ketahui telah meninggal di Indonesia" lanjutnya lagi dengan wajah sedikit sendu
"pertama tama saya perkenalkan Ratu baru kita Queeny Allycia Caroline Ellizza Vandue Zegh Alexsandra, cucu perempuan ku satu satu nya, dia juga sudah memerintah kerjaan akhir akhir ini, silahkan cucu ku kemarilah" lanjutnya lalu menatap Queeny
"hay semua salam hormat, saya ratu Queeny semoga kalian bisa menerima saya sebagai ratu baru dan saya harap kalian juga bisa menuruti dengan peraturan baru kerajaan, semoga saya juga bisa menjadi ratu yang baik untuk memerintah kerjaan ini, cukup sekian terima kasih" ucap Queeny dengan senyum juga bicara sopan
"yang kedua saya juga ingin mengenalkan kepada semua rakyat kerajaan Wilson bahwa saya memiliki cicit kembar" ucap raja Ludwigh lalu memandang dimana kedua cicitnya berada di sebelah nya
"yang pertama pangeran Archie Vancelius Charles Evone Zegh Alexander dia akn menjadi penerus daddy nya kelak, dan yang kedua putri Archiella Violete Vandue Venntya Ellizza Zegh Alexandra yang akan menjadi penerus mommy nya kelak, mereka adalah putri juga pangeran kerjaan pertama" lanjut raja Ludwigh sambil menggendong baby Ev sedangakn baby Vi di ge dong ratu meghan
"Kenzio Ananda King Zeandra putra pertama dari ratu Queeny dan raja Alex, dia akan di angkat menjadi jendral perang di kerajaan ini sekarang, dengan ilmu bela diri nya yang sangat kuat dia akan menjadi jenderal perang di kerajaan ini, kalian tau jendral kenzio bukan lah anak kandung dari ratu Queeny namun kita sudah menganggap dia sebagai keluarga kandung dari kerajaan" ucap Ludwigh sambil memegang bahu zio dan senyuman yang sendari tadi tidak luntur
"terima kasih raja yang terhormat, zio sangat senang bisa memiliki keluarga seperti kalian, zio janji tidak akan mengecewakan kalian semua" ucap zio sungguh sungguh
"bagus nak, pertahankan jiwa semangat mu" balas Ludwigh hanya di balas anggukan zio
"dan yah, saya hanya ingin mengucapkan kembali bahwa pabrik pabrik industri juga resto serta anak cabang resto milik kerajaan akan di pegang oleh pangeran kerajan kelak, sedangakan perusahaan perusahaan beserta anak cabang akan di pegang oleh putri kerajaan kelak, pasti kalian bertanya kenapa jenderal zio tidak memiliki bagian itu karena jenderal zio sendri lah yang tak ingin bagian itu semua" lanjutnya lalu menatap zio
"zio tidak memerlukan itu semua raja yang terhormat, zio hanya ingin memiliki keluarga hangat yang utuh selamanya, jika zio ingin pun zio bisa membangun nya sendiri bukan, zio kan sudah janji zio tidak akan pernah mengecewakan kalian semua" balas zio tersenyum lembut
"lihatlah betapa pintar nya cucu ku ini" ucap Ludwigh kembali tersenyum
Acara demi acara berjalan dengan lancar, namun di akhir acara tiba tiba terdengar keributan di luas istana