Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 113



"hai kak nama aku Zhu Qira Han Sanjaya, nama kaka siapa" ucap qira tersenyum lalu bertanya


"nama kakak Beequeen Alexandra" jawab bee juga tersenyum, Bee tak terlalu memikirkan nama marga qira


"waah nama kaka Queen ya kaya nama seorang mafia" ucap qira berbinar


Bee pun mengerutkan dahinya bingung, 'bagaimana anak sekecil dia tau tentang mafia' pikir nya


"kamu tau tentang mafia" tanya bee


"tidak kak, qira hanya sering dengar dari orangtua qira" jawab qira


"siapa nama orang tua kamu" tanya bee penasaran


"daddy ku kenan sedangkan mommy ku Kim hana" jawab qira tersenyum


Jedaaarrrr


Bagai di sabar petir di siang bolong, jantung Bee berdetak kencang karena kaget mendengar nama kenan disebut


"kenan" beo bee, qira hanya menganggukan kepala nya


"siapa nama panjang daddy qira" tanya bee makin penasaran benarkah kenan yang dia kenal atau bukan


"El kenan Putra sanjaya" jawab qira


Jedaaarrrr


Jatung Bee berdetak lebih kencang dari sebelumnya antara percaya dan tidak percaya namun ada buktinya


Bee pun terdiam, ingin menangis namun tak keluar air matanya, dia sangat kesal, marah, kecewa, bingung jadi satu


Dia tak mengerti kenapa kenan menyembunyikan ini semua bahkan Bee juga tak tau informasi penting ini, 'untuk apa kenan sembunyikan ini semua' pikir bee


"kak queen" panggil qira


"kakak kenapa" tanya qira sambil menarik lengan baju bee


"ah tidak kakak tidak apa apa" jawab bee kaget


"oh iya kamu keturunan cina ya" lanjutnya bertanya


"iya mommy ku cina, daddy ku Indonesia" jawab qira


"pantas saja seperti nama mu" balas Bee tersenyum kikuk


"qira" panggil seorang wanita cantik dari jauh


"qira ada yang memanggil mu" ucap queen


"iya sepertinya itu mommy ku kak" balas qira


"qira kamu dimana" teriak wanita itu lagi


"mom qira disini" ucap qira sambil melambaikan tangan nya


"sayang kamu ngapain disini, mommy cariin kamu dari tadi loh" ucap wanita tadi setelah sampai di depan qira


"maaf mom, tadi kira liat kak Queen ini sendirian jadi qira samperin dia" ucap qira sambil menunjuk bee


"begitukah" tanya wanita itu, qira hanya menganggukan kepala nya


"hai kenalkan aku Kim hana mommy nya qira" ucap hana memperkenalkan dirinya


"hai aku Queen" jawab bee singkat


"terima kasih sudah menjaga qira, dia itu anak yang suka keluyuran" ucap hana


"untuk apa berterima kasih, aku juga tak menjaga qira, dia yang datang menghampiri ku" balas Bee tersenyum


"baiklah, qira ayo kita pulang daddy sudah menunggu di mobil" ajak hana


"tapi qira masih ingin main sama kak Queen mom" ucap qira


"ini sudah sore sayang, besok kita main kesini lagi" bujuk hana


"baiklah, janji yah mom besok kita ke sini lagi" ucap qira pasrah


"iya mommy janji" balas hana


(ternyata dia wanita yang lemah lembut, aku tak menemukan pikiran jahat tentang nya, yang aku bingung kenapa kenan masih saja menyembunyikan ini semua bahkan pada ku) batin bee


"kak Queen, bisa tidak besok kakak kesini lagi kita main bersama" ucap qira memohon


"aahh baiklah besok kakak juga akan mengajak anak kakak" balas bee


"apa kakak sudah punya anak tapi kakak masih muda" ucap qira tak percaya begitu juga hana


"benar, tapi dia anak angkat kakak" jawab bee tersenyum


Tiba tiba ada yang datang sambil memeluk dan menggendong qira


"kenapa kalian lama sekali sih" ucap lelaki itu kesal


"maaf dad, qira hanya berpamitan dengan kak Queen" jawab qira


Pria itu pun langsung menoleh ke arah Bee, pandangan mereka bertemu, betapa kaget nya pria itu hingga matanya membulat saat melihat gadis yang dia kenal


"qira apa dia kak Queen yang kamu maksud" tanya pria itu namun matanya masih menatap bee


"iya dad dia kak Queen, teman baru qira dia sangat cantik kan" jawab qira juga memuji bee, kenan hanya menganggukan kepala nya


(maafin gue naa) batin kenan menatap bee


Bee yang bisa membaca pikiran kenan pun hanya tersenyum getir


"sayang ayo kenalan sama queen" ucap hana


"ehm hai aku kenan daddy qira" ucap kenan


"Queen" jawab bee singkat


"baiklah aku permisi, dah qira sampai bertemu besok" ucap bee lalu pergi meninggalkan keluarga kecil itu


Bee berjalan cepat ke arah mobil nya, saat sampai di mobil nya dia masuk lalu memukul setor mobil nya berulang kali untuk mengeluarkan rasa kesal nya


(hahahah cerita author kebanyakan kata 'nya')


"kenan gue benci sama lo, lo penghianatan, lo tukang tipu, lo tukang bohong gue benci gue benci" ucap bee mengeluarkan rasa kesal nya


"lihat saja gue akan hancurin kebahagiaan lo secepatnya" gumam Bee dengan senyum semrik nya


Setelah itu Bee melajukan mobil nya dengan kecepatan tinggi tak peduli orang lain berteriak dan sumpah serapa mereka


Beberapa menit kemudian dia telah sampai di mansion, membuka pintu mobil dan menutup ya dengan kencang


Dia langsung masuk dengan langkah cepat, matanya yang memerah karena marah juga muka nya yang dingin membuat satpam yang melihat ketakutan


Saat di rumah tamu, dia tak mengghiraukan tatapan teman teman nya bahkan pertanyaan dari teman teman nya


"Bee lo dari mana"


"kenapa baru pulang"


"lo udah makan belum"


"lo kenapa diem"


"mommy kenapa"


Bee tak menghiraukan itu, dia berjalan ke arah kamarnya setelah sampai di kamar dia menutup pintu dengan keras sampai suara nya terdengar di ruang tamu membuat semua orang terlonjak kaget


"eh buju buset pocong terbang"


"eh pocong goyang"


"astaga"


"busyeeett pintu nya rusak tuh"


"eh mak mampir ngesot"


"kenapa sih dia"


"masalah besar nih"


"waahh perang dunia ke tiga udah mulai"


"bahaya"


Yang seperti itu kira kita ucapan mereka setelah mendengar suara pintu tertutup dengan keras


"bahaya, mending kalian ke kamar masing masing" ucap ray


"emang ada apa ray" tanya arka


"entahlah gue juga gak tau" jawab ray datar


"udah yuk kamar, gue takut kena amukan Queen" ucap ken


Seketika mereka langsung ke kamar masing masing termasuk 3D, sedangkan damian sudah pulang dari tadi


***


Di kamar bee


"aarrgghhhh"


"bajing*n kepar*t sial*n anji*g"


"lihat aja lo kemana gue bakal hancurin keluarga lo"


"dasar penghianat"


"dasar pembohong"


"gue nyesel ketemu lo lagi"


"aarrrggghhhh"


"gue Beequeen Alexandra berjanji akan membantai habis keluarga El Kenan putra sanjaya sampai ke akar akar nya"


Jedaaarrr


Tiba tiba bunyi petir bergemuruh, mungkin tuhan mengizinkan Bee untuk menghancurkan keluarga Sanjaya


"lihat kenan tuhan saja ng izinin gue buat hancurin lo"


"hahahahaha" tawa menyerahkan Bee keluar


Kini kemarah Bee memuncak, matanya berwarna biru dan rambutnya sedikit pirang di bagian poninya, membuat altar ego nya keluar


"paman kenan lihat saja chilla akan membantai habis keluarga mu hihihi" ucap chilla (altar ego Bee)


Mengapa chilla memanggil kenan paman, yah umur chilla hanya beda satu tahun dengan Bee, dia lebih muda, dia memanggil kenan paman karena umurnya terpaut agak jauh, chilla juga berperilaku seperti anak kecil beda dengan Bee yang dewasa


Chilla pun langsung bercermin di cermin besar


"kak Queen tak seharusnya kamu marah marah" ucap chilla sambil bercermin


"aku takut kamu akan terluka"


"kau harus janji jangan lakukan ini, biar aku saja yang melakukannya"


Lalu dia bergegas keluar, dia pergi keruangan kerja bee saat berjalan ada seseorang yang memanggilnya


"chilla" panggil seseorang itu


Chilla yang merasa di panggil pun langsung memutar tubuh nya karen posisi tadi membelakangi


"iya, oh kak ray, ada apa kak" tanya chilla dengan nada khas anak abg


Kenapa ray panggil Bee dengan chilla, yah dia tau kalo poni Bee berubah pirang itu tandanya chilla yang menguasai tubuh Bee, apa lagi gaya jalan nya yang agak centil hihihihi


"kamu mau kemana" tanya ray lembut sambil mendekat ke posisi chilla


"ke ruangan kerja kak Queen" jawab chilla


"chilla sebaiknya kamu jangan ganggu kak Queen, kasihan dia pasti tenaga nya terkuras habis" ucap ray lembut


"tapi chilla hanya ingin main kak" ucap chilla manja


"kamu kan bisa main lain kali" balas ray


"huuuh baiklah, daahh kak ray chilla pergi" ucap chilla


Tubuh Bee langsung terhubung dan jatuh karena tenaga nya terkuras habis


Brugh


Ray pun langsung menghampiri dan menggendong Bee ala bridal style lalu membawa ke kamarnya dan membaringkan tubuh bee


"istirahat lah, gue tau lo ada masalah" gumam ray


"selamat istirahat my Queen cup" ucap ray lalu mencium lembut dahi bee


Ray pun keluar kamar Bee dan menutup pintu ya pelan pelan agar Bee tak terbangun