Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 168



"zhu qira han sanjaya" jawab bee yang masih menatap anak itu


Ray dan rey langsung tersentak, mereka sudah menduga bahwa anak itu adalah anak dari kenan


"apa benar dia anak dari kenan Bee" tanya rey yang melihat anak kecil di gandeng oleh seorang wanita


Bee tak menjawab dia hanya mengangguk lalu tertunduk karena mengingat chilla telah membunuh kenan


"rey bawa Bee masuk mobil" perintah ray tegas


"baik kak" balas rey


Setelah itu rey langsung menuntun Bee masuk ke dalam mobil sedangkan ray mendekati ke arah qira dan sang ibu (author lupa nama nya siapa wkwkwk)


Qira yang melihat King TBD mendekat ke arah nya pun langsung tertawa girang


"King boleh aku meminta foto bersama" pinta qira girang


Ray hanya memasang wajah datar nya, qira melihat itu pun sedikit takut tawa girang nya tergantikan oleh rasa takut


"boleh" balas ray sedikit senyum hanya sedikit saja hingga sekilas tak terlihat senyuman itu


(maafkan kami telah membunuh ayah mu gadis manis, semoga kamu tak berusaha membalas dendam kepada kami) batin ray


Qira yang mendengar ucapan ray pun langsung tersenyum lagi


"mom ayo fotoin qira sama King" ucap qira pada mommy nya


"baiklah, ayo mendekat ke arah King biar mommy foto" balas sang mommy


Qira langsung mendekat ke arah ray, tanpa sepengetahuan Qira ray mengangkat nya membuat qira kaget


"King kenapa kau menggendong ku" tanya qira yang sedikit kaget


"hanya ingin saja" balas ray datar


"cepat foto kan kami" ucap ray datar pada mommy qira


"ba baiklah" balas mommy qira


Ckrek


Ckrek


Ckrek


"sudah" ucap mommy qira


Qira pun langsung turun dari gendongan ray, dia menatap ray tersenyum lalu wajah nya berubah sendu dia mengingat bahwa daddy nya menghilang ntah kemana


"daddy ku hilang gak tau kemana" jawab qira sendu


Deg deg


Jatung ray langsung berdecak kencang


"maaf King harus segerah pergi" ucap ray yang tak ingin melanjutkan percakapan nya itu


"terima kasih King, semoga kita berjumpa lagi" ucap qira tiba tiba tersenyum lebar sambil melambaikan tangan nya


(maafkan kami) batin ray melihat sikap qira yang langsung berubah dengan cepat


***


"kenapa kau lama sekali kak" tanya rey kesal yang telah menunggu ray lama


"nanti akan ku ceritakan" balas ray


"sekarang jalan kan mobil nya" lanjutnya ray pada sang sopir yang tak lain salah satu anggota TBD


"baik King" balas sang sopir


Mobil yang di tumpang Bee, ray dan rey pun akhirnya berjalan di ikuti 2 mobil pengawal dari belakang


Hanya butuh waktunya sekitar 30 menit mobil yang di tumpang Bee, ray dan rey telah sampai di mansion


Saat sampai di mansion, semua penghuni mansion menyambut Bee, ray, dan rey dengan senang hati juga senyum lebar mereka


"Welcome back to the mansion" ucap mereka kompak dengan girang (2V, nesi, Arka, Ken, zio, bi lia, bunga)


Bee, ray dan rey langsung tersenyum hangat, semua orang nampak tersentak melihat rey yang tersenyum


"rey" ucap 2V, Arka, Ken sedangkan bungadan nesi masih melongo tak percaya dan bi lia dia tersenyum


"iya ada apa kenapa kalian memanggilku" tanya rey heran yang belum menyadari keadaan


"kau tersenyum" tanya nesi tak percaya


"tidak" jawab rey yang langsung merubah ekspresi nya menjadi datar kembali


"kak ley, Come on jangan datal lagi zio tak suka" ucap zio


"lalu kak rey harus bagaimana zio" tanya rey


"peltahankan sifat kak ley tadi" jawab zio


"tapi......."