Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 125



Keesokan harinya


Hari ini Bee berangkat ke AL Company bersama dengan viola dkk


Sedangkan yang lain hanya mengerjakan tugas kuliah masing masing termasuk zio dia juga mengerjakan tugas dari gurunya di bantu bunga


Skip


Bee dkk tengah sampai di perusahaan, saat masuk semua karyawan menunduk sopan saat melihat Bee dkk


"selamat pagi presdir" ucap mereka yang melihat Bee dkk berjalan


Bee dkk hanya mengangguk an kepala nya dan berdehem


Setelah beberapa menit mereka telah sampai di ruang nya, begitu pula dengan viola dkk mereka ke ruangan masing masing


***


Saat ini bee tengah mengecek sumua berkas perusahaan, di salah satu berkas ada suatu yang mengganjal dan seperti biasa hal yang mengganjal itu ada di berkas keuangan kantor


Di sana tertera grafik penurunan keuangan bulanan yang sama setiap bulan nya


"cih dasar penghianat" gumam Bee berdecih


Bee langsung menelepon viola untuk memberitahu manager keuangan agar datang ke ruangan bee


Beberapa menit kemudian orang yang di minta Bee telah ada di ruangan bee


"ada apa nona memanggil saya" ucap manager keuangan itu bernama erlangga


"apa kau tau kesalahan mu" tanya bee dingin menusuk lambung hehehhe


"mak maksud nona" tanya erlangga terbata karena merasa takut dengan aura bee


"apa perlu saya membunuh anak istri mu agar kau mengakui kesalahan nya" tanya bee tegas juga terkesan dingin


Sontak erlangga langsung membualatkan matanya, dia tak mau keluarga nya di bantai habis oleh boss nya tapi dia bisa apa dia mengorupsi unag perusahaan karena untuk membayar hutang


"kalo kamu punya masalah bilang sama saya pasti saya akn membantu nya" ucap bee yang membaca pikiran erlangga


Erlangga langsung tergelak kaget, dia kagusng berlutut di depan bee


"nona tolong maafkan saya, saya melakukan ini untuk membayar hutang keluarga saya, saya mohon jangan pecat saya atau celakai keluarga saya nona, saya berjanji akan mengganti semua uang yang saya kurupsi kalo perlu saya akn bekerja disini untuk selama nya" ucap Erlangga panjang x lebar x tinggi


Bee terdiam, dia juga merasa sangat iba dengan Erlangga tapi dia juga sangat marah karena dia telah korupsi di perusahaan nya


"nona tolong maafkan saya, saya janji tidak akn melakukan lagi, apa nona tau keluarga saya sangat menderita dengan hutang yang ayah saya tinggalkan, mereka tinggal di kontrakan lusuh bahkan makan pun jarang begitu juga saya, saya berusaha baik baik saja di luar agar semua orang tak tau tentang latar belakang saya" ucap Erlangga lirih juga curhat dengan mata berkaca kaca heheh


Sekali lagi Bee tertegun dengan ucapan Erlangga, dia tak menyangka di balik sifat tegas Erlangga ternyata dia hidup sangat menderita di luar sana


"bangunlah" perintah Bee datar


Erlangga langsung terbangun mendengar perintah Bee, dia masih menundukkan kepala nya, dia sudah sangat malu karena menceritakan kehidupan pribadi nya


"aku memaafkan mu tapi..." ucap bee sengaja di potong


"kamu harus pergi dari negara ini dan pergi ke negara M, aku akan memberi kamu uang untuk kehidupan beberapa bulan disana, pesawat akan aku urus semua nya" ucap bee


Sontak Erlangga langsung menaikkan kepala nya menatap Bee sendu


"nona anda sangat baik, terima kasih nona terima kasih sekali lagi, semoga anda dan keluarga bahagia selalu" ucap Erlangga tulus


"maafkan saya nona dengan perilaku saya yang sudah menjadi korupsi, saya sangat menyesal" ucap Erlangga lirih


"lupakan, sekarang kamu pulang dan bersiap lah nanti sore ada orang ku menjemput mu dan uang kupastikan siang nanti telah masuk ke rekening mu" ucap bee


"baik nona sekali lagi terima kasih untuk semua nya" ucap erlangga


(tuhan berilah kebahagian untuk nona ku ini, dia sangat baik walaupun bersifat dingin, terima kasih banyak nona, saya tak akan melupakan kebaikan anda) batin erlangga


Setelah itu Erlangga keluar dari ruangan bee dengan senyum lebar nya, banyak yang memandang erlangga aneh tapi Erlangga tak menghiraukan mereka


***


Sedangakan Bee, dia memikirkan ucapan Erlangga tadi, dia sangat sedih dengan keadaan Erlangga saat ini


"ternyata ada yang masih merasa hidup susah di jaman sekarang" gumam bee


"aahh sudahlah, yang penting masalah ini sudah selesai" gumam Bee lagi


Setelah itu Bee kembali mengecek berkas berkas nya sesekali dia juga membuka ponsel nya untuk membuka email


***


Markas


Saat ini haikal dengan yoga tengah berkumpul di satu ruangan


"woy yoga lihat nih bukti si jal*ng yang membayar wildan dengan tubuhnya" ucap haikal


"bukti apa an sih, jangan bilang tuh bukti lagi ena ena" ucap yoga


"yups benar" balas haikal


"idiihh ogah gue lihat begituan yang ada mata suci gue ternodai" tolak yoga


"njiirrr bang*e lo kagak asik" ucap haikal


"bodo lagian nanti juga ngarasain sendiri kalo udah nikah" balas yoga


"emang nya ada yang mau sama lo, lo kan suka nya rebahan kalo kagak ada kerjaan" tanya haikal


"banyak dong, cewe cewe pasti banyak yang ngantri sama gue, gue kan tampan walaupun hobinya rebahan" ucap yoga pd


"serah lo, tapi lihat nih body nya si jal*ng oke banget pa lagi su*u nya wuuiiihh mantap bro gede nya kek gunung kembar hahaha" ucap haikal yang masih memperhatikan laptop nya


"mikir juga gak, jal*ng ya ttep aja jal*ng udah di masukin orang, gue mah ogah make bekas gituan mana murahan lagi pasti udah kendor tuh" balas yoga


"hahaha betul juga lo ga, mana ada yang mau sama dia nantinya" balas haikal


"paling juga simpanan om om buncit" celetuk yoga


Buahahahha


Mereka pun tertawa dengan mencemooh Jessica menjadi bahan tawaan nya mereka


.


.


.