
Ckleek
Pinti ruangan rawat Bee terbuka dan menampakkan sosok dokter tampan yang tak lain dokter velik.
"maaf tuan alex, bisa bangunan nona queen agar saya bisa memeriksa nya" pinta dokter velik
"ehm baik tunggu sebentar dok" balas alex hanya di angguki dokter velik
"Queen bangun" ucap alex sambil menggoyangkan pelan badan bee
"eeugghhmm ada apa lex" tanya bee dengan suara serak khas bangun tidur
"dokter velik ingin memeriksa mu" jawab alex
"hah baiklah" balas bee
"dokter silahkan di periksa" ucap alex pada dokter velik
Lalu dokter velik mendekat ranjang Bee, memeriksa denyut nadi nya juga kecepatan detak jantung nya sekaligus tekanan darahnya.
"semua sudah normal, apa nona Queen merasakan sakit atau apa" ucap dokter velik sekaligus bertanya
"hanya kepala saya sedikit sakit dok" jawab bee
"mungkin itu efek dari kecelakaan waktu itu karna kepala nona terbentur untung saja tidak membuat lupa ingatan, saya akan menuliskan resep nya, jangan lupa di minum dengan rutin obatnya hingga habis" ucap dokter velik
"baik dok terima kasih" ucap bee hanya di angguki dokter velik
"oh iya dok Queen sudah boleh pulang kan" tanya alex
"iya tuan setelah menembus obat nya di apotik nanti" jawab dokter velik
"baik dokter sekali lagi terima kasih" ucap alex
"itu sudah kewajiban saya tuan, kalo begitu saya permisi" jawab dokter velik lalu ke luar ruangan rawat bee
"sayang kamu lapar tidak" tanya alex lembut pada bee
(tumben nih anak lembut banget gitu) batin Bee
"iya aku lapar lex, apa bisa kamu membelikan aku makanan" pinta Bee dengan puppy eyes nya
"baiklah, kamu mau makan apa hmm" tanya alex
"aku ingin makan martabak manis, bakso bakar, telur gulung, cilok, sosis goreng dan bakar, ceker setan, takoyaki, siomay, batagor dan permen kapas" jawab bee tersenyum
"astaga Queen itu banyak sekali apa muat di perut mu" ucap alex kaget
"Ayolah aku ingin makan itu" balas Bee memohon
"ini tidak normal apa kamu sedang hamil muda hmm" tanya alex tersenyum
"apa tidak mungkin, aku saja belum merasakan itu bagaimnan bisa hamil huh" ucap bee kesal
"hahaha aku hanya becanda Queen, baiklah aku akan beli semua yang kamu mau" balas alex tertawa
Lalu alex berjalan menuju pintu, sebelum itu Queen memanggil nya lagi.
"alex" panggil Bee
"ya ada apa" tanya alex sambil memutar badannya ke arah bee
"jangan lama lama" ucap bee
"hoo baiklah apa kamu takut jika aku pergi" balas alex dengan senyum menggoda
"bukan begitu tapi aku takut sendiri" ucap bee
"tenang lah jangan takut, disini kan ada 2 penjaga" balas alex sambil mendekat lagi ke ranjang bee
"baiklah tapi janji jangan lama lama" ucap bee
"iya sayang aku tidak akan lama kok" balas alex tersemyum sambil membelai rambut bee
"baiklah aku keluar dulu" lanjutnya sambil melangkah ke luar lagi.
Kini tinggal Bee sendirian sedangkan zio tengah tidur nyenyak di ranjang rawat nya. Bee bangun dari ranjang nya dan berjalan ke arah jendela.
"sudah satu tahun aku terkurung di rumah sakit ini, rasanya aku merindukan dunia luar" ucap bee lirih sambil melihat pemandangan luar
Ckleek
Pintu ruang rawat Bee terbuka lagi menandakan seseorang datang.
"alex kenapa kau ce..... Kenan" ucap bee lalu mengarah ke pintu
"hay apa kabar naa" tanya alex
"aku baik" jawab bee datar
"hey kenapa dengan sikap mu, apa aku mempunyai kesalahan hmm" tanya kenan karena heran dengan Bee yang memasang muka datar nya
(huh sangat malas berurusan dengan nya, tapi aku harus bersandiwara di depan nya agar dia tak curiga, sangat menyebalkan) geritu Bee dalam hati
"tidak kok" jawab bee tersenyum paksa
"ini aku membawa buat stroberry kesukaan kamu dan buah yang lain nya" ucap kenan sambil memberikan boks kecil stroberry dan parsel buah
"terima kasih kenan, ayo duduk dulu" ucap bee sambil mengajak kenan duduk ke sofa
"maaf naa karna aku baru menjenguk mu lagi, aku sangat sibuk mengurus kantor" ucap kenan
"tidak apa kenan lagian banyak yang menjaga ku disini" balas bee
"oh iya kapan kamu pulang" tanya kenan
"nanti setelah menembus obat di apotik" jawab bee hanya di jawab oh ria kenan
"oh iya tadi kamu menyebut nama alex apa dia ada disini" tanya kenan lagi
"kenan aku ingin bicara sesuatu aku harap kamu tidak akan marah" lanjutnya berucap
Kenan pun mengerutkan kening nya bertanda dia bingung juga penasaran apa yang akan Bee katakan.
"apa, katakan lah" ucap kenan
"tapi janji dulu kamu jangan marah" ucap bee
"baiklah aku berjanji" balas kenan
"ehm kenan tidak lama lagi aku akan menikah dengan alex" ucap bee
"apa kenapa harus dengan nya hah, lalu kau akan meninggalkan begitu saja" ucap kenan kaget dengan nada sedikit tinggi
"maaf kenan" ucap bee lirih
Kenan pun terdiam karena dia marah, kecewa sekaligus sedih mendengar keputusan Bee.
"tapi kenapa harus alex naa" tanya kenan dengan nada yang sudah normal
"aku hanya ingin membalas kebaikan nya karena selama ini hanya dia yang selalu melindungi ku" jawab bee
"ada apa kenan sepertinya kau tak suka jika aku akan menikah dengan alex" lanjutnya bertanya
"bukan begitu hanya saja emm hanya saja aku tak suka dengan nya, sepertinya dia tidak mencintai mu dengan tulus" jawab kenan sedikit gugup
"benarkah, lalu untuk apa dia merawat ku selama ini" ucap bee
"ehm entahlah aku juga tak tau" jawab kenan
(huh aku tau mengapa kau tak suka dengan alex, jangan bermain main dengan ku kenan kalo kamu tau mau menanggung akibatnya) batin bee
"mommy" ucap zio tiba tiba
"iya sayang mommy disini" jawab bee sambil mendekat ke ranjang di mana zio tidur
"dimana daddy mom" tanya zio
"daddy lagi keluar beli makan zio" jawab bee
"oh iya yuk bangun itu ada uncle kenan" lanjutnya
"hmm hai uncle" ucap zio
"hai zio, gimana tidurnya nyenyak" tanya kenan
"iya uncle" jawab zio
Ckleek
Pintu ruang rawat Bee terbuka lagi.
"Queen ini ma...... Kenan" ucap alex lalu kaget dengan keberadaan kenan
"hai lex" ucap kenan menyapa alex
(ngapain tuh orang dateng bikin suasana panas aja) batin alex memandang kenan
"sini lek mana makan nya" ucap bee
"hmm ini" ucap alex datar sambil memberikan kantong makanan ke arah bee
"udah gak usah cemburu gitu" bisik Bee di telinga alex
"hmm" alex hanya berdehem
"kamu gak ngapa ngapain kan sama dia" tanya alex berbisik juga
"gak kok tenang aja" jawab bee
"ayo kita makan bareng tuh zio juga udah bangun" ajak Bee, alex hanya menganggukan kepala nya
Bee pun menata makanan nya di bantu alex, karna alex tak mau Bee kecapean sedangkan tubuhnya belum seutuh nya sehat.
"kok makanan nya begini" tanya kenan bingung
"iya karna ini kemauan Queen" jawab alex kentus
"apa kamu tak suka kenan dengan makanan seperti ini" tanya bee
"suka kok" jawab kenan tersenyum
"apa kau tak ingat kenan, dulu kita pernah makan makanan seperti ini di sebuah taman dan bersama anak laki laki juga" ucap bee
Kenan pun terdiam dan mengingat ucapan Bee.
"iya benar itu kan Jasson, bagaimana kabar dia apa kamu tau naa" ucap kenan
"hmm dia ada di depan mu" jawab bee
"maksud kamu" tanya kenan bingung
"alex dia adalah Jasson" jawab bee kesal karna kenan tidak peka
"apa jadi alex itu Jasson dan dia teman kita" ucap kenan kaget hanya di angguki bee
(oohhh astaga kenapa aku bertemu dengan nya lagi, pantas saja naa ingin menikah dengan nya) batin kenan kesal
Sedangkan Bee yang mendengar suara batin kenan hanya tersenyum penuh arti.
"baiklah kita makan bersama, ayo zio" ucap bee
"zio mau maltabak sama sosis nya mom" ucap zio hanya di angguki bee
Mereka pun makanan camilan itu bersama, tidak lupa juga di bumbubuhi dengan candaan mereka juga cerita masalah lalu dulu.