Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 155



Skip aja lah😂


Kini Bee dkk telah sampai di Wonosobo, mereka menginap di salah satu tempat penginapan yang ada di daerah itu


Dieng kedung pass hotel, nama penginapan yang Bee pilih karena penginapan itu sangat nyaman juga asri


Kini Bee dkk sudah berada di kamar masing masing, Bee sengaja memboking penginapan yang seperti satu rumah untuk keluarga nya dan tak ada keluarga lain


"waaaahh sejuk banget" ucap bee yang sedang berada di balkon kamar nya


"kenapa gak dari dulu kita kesini ya" ucapnya


"andai aja aku tau tempat wisata kek gini, mungkin aku udah keliling pulau jawa" ucapnya sambil nyengir menunjukan gigi putih nan rapi nya


"mommy kenapa nyengil gitu" tanya zio yang tiba tiba datang


"astaga zio, kamu itu ya bikin kaget mommy saja" ucap bee kaget


"jawab mom" ucap zio


"ga papa kok, mommy cuma seneng liat pemandangan ini, andai saja rumah kita disini" jawab bee sambil menghayal jika memiliki rumah di tempat ini


"mommy kan bisa buat lumah disini" ucap zio


"iya tau, tapi ini itu daerah asri, gak mungkin kan mommy bikin markas disini juga, yang ada polisi ngejar ngejar kita" balas bee


"heheh iya juga sih mom" ucap zio dengan cengiran nya sambil menggaruk kepala nya yang mungkin tak gatal


"oh iya, zio jadi tidur bareng mommy" tanya bee


"gak mom, zio sama daddy aja, lagian zio malu kalo tidur bareng mommy nanti di kira anak manja" jawab zio


"kamu ini bisa aja" balas Bee sambil menggeleng kan kepala nya


"yaudah yuk kita keluar temui yang lain" ajak bee


"ayo mom" balas zio


Bee dan zio pun keluar kamar dan menuju ruang santai yang ada di penginapan itu


***


"hai semua" sapa Bee yang turun dari tangga bersama zio


"hai Queen, Bee, alexsa" balas mereka semua kompak


"kita beri sambutan nya untuk Queen of The Balck Diamond" ucap Arka sambil mengulurkan tangan nya untuk menyambut Bee


"ehem" suara deheman dari alex


"lo kenapa lex, batuk" tanya Arka dengan tampang watados nya


"hmm" jawab alex hanya berdehem


"eh ogeb alex cemburu tau liat lo pegang tangan Queen" ucap ken sambil monoyor kepala arka


"lah kan gue cuma menyambut Queen apa salah nya coba" tanya Arka yang kebingungan


"udah lah lepasin tangan Queen" perintah ken


"iya ntar setelah gue anter Queen duduk, yuk Queen duduk lah jangan hiraukan mereka" ucap Arka


Bee hanya tersenyum menanggapi tingkah Arka yang menurutnya lucu, beda dengan alex yang semakin panas melihat Bee tersenyum ke arah arka


(*gak gue gak boleh posesif gini, Arka dia sahabat gue juga keluarga gue, gue gak boleh cemburuan) batin alex menatap bee


(sorry lex, aku sengaja bikin kamu biar cemburu) batin Bee membalas tatapan alex*


"HA" ucap haikal


"REU" ucap yoga


"DANG" ucap damian


"panas panas panas" lanjut afgan


"kalian tuh ngapain sih, kompak bener" tanya nesi heran


"ya kita kan paduan suara baru, iya gak" jawab haikal


"betul tuh" balas yoga, damian, afgan kompak sambil menganggukan kepala mereka masing masing


"udah udah, mending kita makan gue laper nih" ucap ray


"iya gue juga" tambah rey


"biar bibi dan bunga masak dulu ya" ucap bi lia


"tidak udah bi, tadi Bee sidang delivery kok" cegah bee


"tapi apa nanti makanan nya gak kurang" tanya bi lia


"tidak bi, semua cukup kok" jawab bee