Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 98



"kau sebenarnya siapa hah" tanya kenan membentak


Tiba tiba Bee langsung membelakangi kenan dan memperlihatkan jubah kebesaran nya.


"The Black Diamond" ucap kenan lirih


"bagaimana apa anda sudah mengenali saya tuan" tanya bee dengan seringai nya


"kita lihat seberapa kuat nya leader TBD yang hanya seorang gadis ini" ucap kenan sinis


Tiba tiba kenan menyerang Bee untung saja Bee sudah mempersiapkan dirinya.


Bukh


Plak


Dukh


Sret


Arrgh


Dukh


Dor


Scrash


Bukgh


Kreek


"jangan suka merendahkan seseorang bila anda belum mengetahui kemampuan nya" ucap bee bisik di telinga kenan


Yaa saat ini Bee melintir tangan kenan di belakang badan nya. Dia juga memplintir tangan kenan dengan kencang membuat si empu mengerang kesakitan.


Kreeekk


"aarrgghhhh bangs*at" umpat kenan saat tangan nya di plintir


Bukh


Braak


Aargh


"sekali lagi ini hanya peringatan untuk mu tuan kenan jika anda masih mengganggu ketenangan saya maka saya tak segan segan menghancurkan mafia anda" ucap bee dingin dan meninggalkan kenan yang terletak di lantai mengenaskan.


"shit siapa gadis itu, bangs*t kurang ajar" umpat kenan saat melihat kepergian bee


##


"BERHENTI" ucap bee lantang dan dingin saat melihat anggotanya masih baku hantam


Semua anggota pun langsung berhenti menyerang saat mendengar suara Bee.


"kita pergi dari sini, urusan gue udah selesai" ucap bee dingin


Bee langsung berjalan ke arah mobil ya begitu juga dengan anggota nya yang mengikutinya dari belakang.


Tidak lupa juga Bee melemparkan bom yang tidak terlalu bahaya ke arah markas Green Snake daann....


DUUAARRRRR


bom yang Bee lempar meledak dan hanya merusakan sebagian markas Green Snake.


"gila lo Queen ternyata diam diam menghanyut kan" ucap ray saat mendengar ledakan bom


"harus" jawab bee dingin


"baiklah sekarang kalian pulang ke markas sedangkan gue dan King kita ke mansion utama" perintah Bee pada seluruh anggota nya


"baik Queen" jawab kompak anggota TBD


Bee dan ray pun menaiki mobil ya diikuti anggota nya yang menaiki motor, di perjalanan hanya ada keheningan di mobil Bee membuat ray bingung dengan keadaan.


(lo kenapa diem Bee apa lo nyesel udah nyerang markas mafia kenan) batin ray sambil mrlitik ke arah Bee


"gue gak nyesel cuma gue capek banget akhir akhir ini" balas Bee yang mendengar batin ray


"makanya lo buruan nikah sama alex biar ada yang bantu lo buat urus kantor" jawab ray menggoda Bee


"apa an sih lo bang, gue lagi badmood" ucap bee kentus


"hedeeehh serah lo deh, gue cuma ngasih saran aja" balas ray


"gue masih sekolah" ucap bee datar


"gue juga tau, setidaknya lo udah lulus S2 kan buat apa nunda nunda lagi, lagian umur lo juga udah bisa tuh buat bikin ktp" balas ray


"gue akan nikah kalo lo juga nikah" ucap bee


"njiiirrr gue mana ada calon Bee" balas ray


"kak bunga kan ada bang, dia juga cantik pinter baik pula" ucap bee senyum dan menggoda ray


"apa an sih lo kok jadi gue" ucap ray kentus


"lagian lo maksa gue mulu, makanya ayo kita nikah bareng biar rame gitu, biar dunia gempar lihat 2 pasang pengusaha muda nikah bersama hahaha" ucap bee menggoda ray lagi


"iisshh serah lo dah" ucap ray pasrah


"oke gue akan urus 2 pesta pernikahan sekaligus yah lo ga boleh nolak oke" ucap bee membuat ray mengerem dadak


Ciiittttt


"astaga bang bikin gue jantuangan aja" ucap bee kaget karna ray mengerem dadak mobil yang mereka tumpangi


"ngomong apa lo hah" tanya ray menatap tajam bee


"kita nikah bareng biar rame" jawab bee santai


"kalo gue gak mau gimana" tanya ray


"gue paksa lah" jawab bee


"oke gue mau tapi......... Nikah nya sama lo ya jangan yang lain" ucap ray sambil mengdipkan satu matanya


"eh tuh mata kenapa bang, kelilipan yah" ucap bee pura pura polos


"huh serah lo" balas Bee cuek


Ray pun melajukan mobil nya kembali, beberapa menit kemudian mereka telah sampai di mansion.


Mereka masuk ke mansion dengan beriringan dan tak lupa juga bergandengan tangan layak nya sepasang kekasih.


"kalian udah pulang" tanya seseorang di ruang tamu yang gelap


"hah" ucap bee dan ray kaget karna mendengar suara


Kliikk


"kak bunga, kakak belum tidur" tanya bee setelah menyalakan lampu


"belum ngatuk" jawab bunga


Yup bunga belum mengetahui kalo Bee sebenarnya adalah mafia.


"ehm....."


"tadi kita nolong orang kecelakaan" ucap ray datar memotong ucapan bee


"iya kak bener kata bang ray" tambah bee


"oh yaudah kalian mandi gih bau anyir tau" ucap bunga sambil menutup hidungnya


"iya kak, bang ray lepasin dong tangan aku nih" ucap bee sambil menatap ray


"gak, ayo kita naik ke atas bareng" balas ray sambil menarik tangan Bee


"sangat serasi" gumam lirih bunga yang melihat kepergian Bee dan ray


"sebaiknya aku tidur aja agar besok tak kesiangan" ucap nya lalu mematikan lampu dan menuju kamarnya


***


Pagi harinya Bee dkk telah bersiap di meja makan untuk melaksanakan sarapan bersama tak lupa bi lia dan bunga juga ikut makan di sana.


"baiklah mari kita sarapan" ucap bee memulai makan nya


Semua orang hanya mengangguk an kepala nya juga tersenyum.


"zio mommy berangkat sekolah dulu yah, zio di rumah jangan nakal sama bi lia sama kak bunga oke" ucap bee pada zio setelah selesai sarapan


"iya mom, mommy hati hati" balas zio hanya di angguki bee


Bee dkk pun keluar mansion untuk mengambil mobil masing masing di garasi.


Setelah semua menaiki mobil ya Bee menjalankan mobil ya terlebih dahulu di ikuti ray, rey, viola, viona dan nesi. Mereka melajukan mobil nya dengan berderet seperti kereta api😂.


Sekitar 25 menit Bee dkk telah sampai di sekolah nya, banyak yang memandang mereka dengan tatapan kagum ada juga iri dengan mereka.


Banyak bisikan yang mereka dengar setiap jalan di koridor sekolah namun mereka hanya memasang muka datar nya dan tak menanggapi ocehan siswa siswi itu.


"belajar yang rajin yah honey" ucap ray saat sampai di depan kelas Bee


"iya bang kamu juga belajar yang rajin ini hampir ujian sekolah loh" balas Bee


"siap tuan putri cup..." ucap ray sambil mencium kening bee


"iissshh kalian apa an sih gak lihat jomblo ada di sini" ucap nesi kesal


"itu sih nasib lo nes" ucap viola


"kode keras nih rey" ucap bee melirik rey


"njiiirrr ternyata ada juga yang suka sama nenek gayung ini" ucap viona sambil menyenggol pelan bahu nesi


"iisshh kalian ini apaan sih" ucap nesi menahan malu dan langsung menuju kelas


"hahaha nes awas ntar kepentok pintu lo jalan nya jangan nunduk" ucap viola


Dukh


"aduuhh kampret nih pintu" ucap nesi sambil mengelus jidatnya yang mencium pintu


"hahahah baru aja ngomong eh malah kejadian" ucap viola tertawa


"bang*e lo semua" ucap nesi kesal


Seketika semua anak di buat ketawa dengan tingkah nesi, rey juga ikut tersenyum dengan tingkah nesi yang menurutnya menggemaskan.


"udah sana kalian masuk udah hampir mulai jam pelajaran nih" perintah ray


"hmm gue masuk dulu Bye" ucap viola


"gue juga dah" ucap viona di ikuti rey


"yaudah bang sana ih ke kelas" ucap bee


"ngusir nih" tanya ray cemberut


"utu utu gemesi banget sih kalo lagi cemberut gitu" ucap bee sambil mencubit kedua pipi ray


"aduuhh sakit Bee" ucap ray sambil mengelus pipi nya


"sakit yah sini sini cup cup" ucap bee lalu mencium ke dua pipi ray


"gimana masih sakit" lanjutnya bertanya


"hehehe udah mendingan sih" jawab ray


"yaudah abang ku yang ganteng nya sedunia kamu ke kelas ya ini udah hampir Bell" ucap bee


"iya iya" jawab ray


Ray pun langsung membalikkan badan nya untuk pergi ke kelas nya namun dia menghampiri Bee lagi dan...


Cup


Ray mengecup bibir Bee sekilas dan langsung berlari agar menghindar dari kemarahan sang empu bibir.


"RAAAYYYNAAAANNNDDD" teriak Bee memanggil ray


"sorry Bee sengaja" ucap ray juga teriak di sela larian nya


"huh menyebalkan" gerutu Bee sambil masuk ke kelas nya.


Skip istirahat


Bee dkk pun berjalan ke arah kantin untuk beristirahat, setelah sampai di kantin mereka duduk di pojok an seperti biasa.


"hai hai boleh duduk sini gak" ucap Arka namun sudah duduk terlebih dulu


"ngapain nanya kalo udah duduk" ucap viola kentus


"hehehe abisnya ketarik ama magnet cinta mu sih membuat diriku selalu mendekat" balas Arka cengengesan


"dih receh amat" ucap ken kentus


"yeee bodo amat penting gue seneng" jawab Arka


"oh iya my bebeb ku mana nih" tanya ken


"pesen makan, emang kalian gak pesen" ucap viola


"oh, kita udah kok tinggal nunggu di anterin" jawab Ken


"Bee lo masih marah sama gue" tanya ray pada bee


Namun Bee hanya cuek tak membalas pertanyaan ray.


"Bee ayo dong jangan marah mulu, tadi kan cuma minta bonus heheh" ucap ray cengengesan


"emang lo minta bonus apa sama queen ray" tanya arka


"tadi gue...."