Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 124



Skip


Kini matahari telah tenggelam menandakan bulan sebentar lagi akan muncul


Semua orang nampak sibuk dengan kegiatan masing masing, sedangkan anissa dan marchel telah pulang siang tadi karena ada urusan mendadak di perusahaan anak cabang di luar kota


***


Kamar bee


"haiisshh gue bosen banget" gerutu Bee sambil membolak balik kan badan nya


Tiba tiba pintu kamar Bee terbuka dan melihatkan seorang anak kecil tampan dengan senyuman manis nya


"mommy" panggil zio


"ah zio untung kamu disini, ayo ajak main mommy, mommy bosen" ucap bee


"tapi mommy masih sakit" balas zio


"tidak, mommy sudah sembuh dan mommy ingin keluar kamar" ucap bee menyakin kan zio


"tapi nanti zio di malahin uncle lay sama daddy mom" balas zio


"tidak akan, nanti kalo mereka memarahi zio biar mommy yang jewer mereka" jawab bee


"hmm baiklah, ayo zio tuntun mommy" ucap zio


"terima kasih sayang" ucap bee hanya di balas anggukan zio


Zio pun menggandeng tangan Bee lebih tepatnya di gandeng Bee untuk keluar kamar dan menuju taman belakang mansion


"zio bisahkan kamu telponin uncle haikal dari ponsel mommy" tanya zio


"bisa mom, mana ponsel nya" jawab zio


"ini, bilang ke uncle haikal suruh bawa jack dan nick kemari ya" pinta bee sambil memberikan ponsel nya


"baik mom" balas zio sambil menerima ponsel bee


Setelah beberapa menit panggilan dari zio lewat ponsel Bee pun di angkat olek haikal


"halo Queen ada apa, apa lo masih sakit" tanya haikal


"uncle ini zio" ucap zio


"zio dimana mommy, apa mommy baik baik saja hmm ada apa kamu telepon uncle apa kamu dan mommy dalam bahaya" tanya haikal beruntun


"uncle dengelin zio dulu jangan banyak tanya" ucap zio datar


(bussyeett nih anak bisa datar juga) batin haikal di serang sana


"baiklah kamu ingin bicara apa zio" tanya haikal


"mommy minta uncle bawa jack sama nick kesini karena mommy ingin berlmain dengan meleka" ucap zio


"aahh baiklah, tapi ini sudah hampir malam hari lalu bagiamna dengan Jack sma nick, coba zio tanya mommy" balas haikal


"kata mommy Jack sama nick ama tinggal disini uncle untuk semalaman" jawab zio


"hmm baiklah, kalian tunggu sebentar" ucap haikal


"baik uncle telima kacih" ucap zio


"sama sama sayang" balas haikal


***


Beberapa menit kemudian Jack dan nick telah berada di ruang tamu, Bee sengaja membawa mereka disana karena dia ingin bermain dengan mereka


"Queen mainan lo serem banget, merinding gue lihat nya" ucap Arka yang melihat Bee sedang bermain main dengan Jack dan nick


"iya gue juga gemeter gitu lihat lo deket mereka" tambah ken


"ngapain takut toh mereka gak bahaya" balas Bee santai


"mommy apa zio boleh naik meleka" tanya zio


"hah, boleh sayang" jawab bee


Jack hanya menjawab dengan ngauman nya, dia sepertinya tau apa ucapan Bee karena dia dari kecil sudah di asuh bee


Zio pun merasa sangat senang, dia menaiki punggung Jack dan meminta Jack untuk berjalan mengitari ruang tamu


Sedangkan haikal sudah pulang setelah mengantar Jack dan nick


"nick sini" panggil Bee sambil melambaikan tangan nya ke arah nick


Sontak nick langsung mendekat ke arah bee


"kamu dan jack jaga mansion untuk malam ini ya" pinta Bee sambil mengelus kepala nick


Nick hanya membalas dengan ngauman nya juga menganggukan kepala dia sendiri


"terima kasih" balas Bee tersenyum


"sama hewan aja senyum giliran sama kita kita muka nya datar bet" sindir arka


"berisik lo" balas Bee kentus


"sekali kali napa queen bicara ama kita dengan muka biasa terus di kasih senyuman gitu biar enak di pandang jangan datar mulu" ucap ken


"bodo" balas Bee datar


(sabar sabar ngadepin kutub utara ini dah) batin Arka dan ken


"gue manusia bukan kutub utara" ucap bee dingin


Sedangkan Arka dan Ken hanya nyengir kuda karena terpegok membatin bee


Kini waktu telah berlalu malam pun menjelang sekarang waktu menunjukan pukul 12 malam semua orang telah terlelap di kamar masing masing


Namun tidak dengan Bee, dia berada di ruangan kerja nya untuk membuat rencana membalas dendam nya


Dia tak ingin merasa tertekan karena masih membiarkan mereka berkeliaran di luar sana


Bee membuat rencana dengan sempurna apa lagi bukti yang haikal bawa tentang Jessica dan tuan wildan sore tadi


"akhirnya lo akan hancur juga Jessica Malik Abraham, lihat saja apa yang akan gue lakuin ke lo" gumam bee dengan senyum smrik nya


***


Di lain tempat


Kini seorang gadis tengah bermain main dengan seseorang laki laki di sebuah hotel mewah di kota itu


Yah dia adalah Jessica, dia sedang besenang senang dengan tuan wildan untuk membayar dia karena telah membantu menyingkirkan Beequeen


"terima kasih karena kamu telah membantu ku untuk menyingkirkan Queen" ucap Jessica yang sedang berada di pangkuan wildan


"bukan masalah, selagi kamu membuat ku puas aku akan melakukan apa pun" balas wildan sambil menciumi pundak dan leher jessica


"aahh ini sangat geli" desah Jessica dengan suara menggelikan (hahahaha menurut author)


"aku ingin lagi" ucap wildan dengan nada sensual sambil meraba raba tubuh Jessica yang hanya terbalut lingeria tipis


"aahh baiklah" balas jessica sambil mendesah


"tapi bermain lah dengan pelan agar keluar nya tidak cepat" lanjutnya


"baiklah tapi...... aku tidak janji" balas wildan tersenyum genit


Mereka pun melakukan apa yang harus nya dilakukan yaaa kalian tau lah bagi yang sudah dewasa dan yang prnah merasakan itu hehehhe


Sorry author kagak tulis kejadian itu karena pasti author bakal merinding sendiri hahaha


Bayangin sendiri aja yak wkkwkw


.


.


.


.


.