Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 171



*Beberapa bulan kemudian


A'L Company*


Kini Bee tengah bekerja di perusahaan milik nya, dia hari ini sangat di sibukan oleh banyak pekerjaan hingga melupakan bahwa dia belum makan sedikit pun hanya saja sarapan pagi tadi sebelum berangkat ke kantor


*Tok tok tok


Cklek*


"maaf nona, anda dari siang belum makan apa anda ingin makan sesuatu" tanya seseorang yang tak lain damian


"ehm tidak kak aku belum lapar" jawab bee yang masih setia dengan berkas nya


Damian mendekati meja Bee, lalu mengusap lembut kepala bee hingga Bee menoleh ke arah damian


"Queen, kakak tau pekerjaan kamu banyak tapi jangan lupakan kesehatan mu, apa kamu lupa minggu depan kamu akan menikah, persiapakan udah 70% loh, kakak gak mau kamu sakit" ucap damian lembut sebagai seorang kakak dan melupakan formal nya


"kak Queen tau, tapi Queen tidak lapar, terima kasih kak udah perhatian sama queen" balas bee tersenyum


"kakak gak mau tau kamu harus makan sekarang ya apa perlu kakak suapi" ucap damian memaksa


"tapi kak...."


"tidak ada penolakan" ucap damian dingin


"baiklah, tapi temani aku ya kak kita makan bersama" ucap bee, damian hanya menganggukan kepala nya sambil tersenyum


Tok tok tok


"siapa yang datang kak" tanya bee


"pesanan kakak" jawab damian, Bee hanya mengerutkan kening nya bingung


Damian pun berjalan ke arah pintu lalu menerima pesanan nya yang tak lain pesanan nasi padang untuk mereka makan


"yuk makan dulu" ajak damian


"iya kak, Bee cuci tangan dulu ya" ucap bee hanya di angguki damian


Setelah Bee mencuci tangan nya, Bee membuka nasi kotak yang damian pesan, mereka makan bersama di sofa yang ada di ruangan bee


(aku akan menjaga mu seperti adik ku sendiri Queen, karena aku tau kamu dulu kekurangan kasih sayang orang tua dan terima kasih karna kamu hidup ku menjadi bahagia dengan keluarga baru yang tak sedarah, aku menyayangi mu Queen) batin damian di tengah tengah makan nya dmabil menatap bee


(terima kasih kak karena kamu telah sayang dan perhatian dengan ku, akan ku jamin hidup mu kedepan nya akan selalu berjaya) batin bee yang mendengar suara hati damian


"aku juga sayang pada mu kak, terima kasih" ucap bee tersenyum


Damian kaget dia lupa bahwa Bee bisa mendengar suara hati nya, dia pun menganggukan kepala nya sambil tersenyum canggung


Setelah selesai makan, damian dan bee kembali ke pekerjaan masing masing, jam sudah menunjukan pukul 9 malam namun Bee masih setia dengan kursi dan meja kerja nya hingga damian kembali ke ruangan bee


*Tok tok tok


Cklek*


"Queen" panggil damian


"ah iya ada pada kak" tanya Bee yang masih setia menatap komputer nya


"apa kamu ingin menginap disini" tanya damian datar


(*astaga muka datar nya, apa aku membuat kesalahan, memangini jam berapa) batin Bee


(astaga jam 9) batin ya lagi dmabil menepuk jidat nya*


"hehehehe tidak kak, ini bentar lagi selesai kok" jawab bee dengan cengiran nya


"pulang sekarang" perintah damian dingin


"ini nanggung kak, bentar lagi kok tunggu 5 menit ya" balas bee


"haiisshh baiklah, aku akan menunggu mu di luar" ucap damian pasrah karena Bee selalu keras kepala kalo soal pekerjaan


Setelah itu damian keluar dan menunggu Bee di luar ruangan bee sambil membuka email yang belum dia baca


15 menit kemudian


Damian tak sadar bahwa dia sudah menunggu 5 menit lewat, dia kembali masuk ke dalam ruangan Bee namun setelah membuka pintu ruangan Bee dia melihat Bee tertidur di meja nya


"astaga nih anak di suruh pulang daritadi gak mau dan sekarang dia ketiduran" ucap damian sambil tepuk jidat


"gimana yah, kalo aku angkat nanti bangun kalo gak di ajak pulang yang lain nyariin" gumam damian


"angkat saja lah" ucap damian


Setelah itu damian mengangkat Bee, menggendong nya ala bridal style dan membawa nya ke mobil milik nya, setelah dmapai di mobil damian melesat ke arah mansion Bee


Di perjalanan sesekali damian menatap Bee sendu, dia teringat pada mendiang adik perempuan nya dulu, jika masih hidup pasti seumuran dengan bee


(Rachel semoga kamu bahagia di alam sana, kakak selalu mendoakan yang terbaik untuk mu)


Beberapa menit kemudian damian telah dmapai di mansion Bee, dia menggendong Bee ala bridal style lalu memasuki mansion


Saat sampai di ruang tamu ternyata semua orang tengah berkumpul disana menunggu Bee pulang


Hampir saja mereka angkat bicara namun dengan cepat damian menatap tajam mereka semua dan memberi kode bahwa Bee sedang tidur


Damian membawa Bee ke kamar nya lalu kenidurkan nya dan kembali lagi kerang tamu, belum damian duduk semua orang langsung memberendeng pertanyaan pada damian


"diam" ucap damian dingin karena pusing mendapatkan banyak pertanyaan, sontak semua langsung diam


"Queen tertidur di kantor, dia tak mangabari kalian karena banyak pekerjaan dan ponsel dia habis baterai" hanya itu jawaban damian


"terima kasih kak kamu sudah menjaga Queen" ucap alex tulus


"kamu tenang saja, aku akan menjaga Queen sperti adik ku sendiri" balas damian juga tulus namun di dalam hatinya sedih karena teringat mendiang sang adik, damian juga memikirkan hutang yang sangat banyak di tinggalkan oleh kedua orang tua nya


Ingin sekali damian membayar nya langsung tapi dia tak mau jika uang nya habis begitu saja, memang uang mudah di cari tapi siapa tau ada kebutuhan mendesak kan


"kak kamu kenapa, kelihatan nya kamu sedang bersedih" tanya nesi


"ah tidak apa kok nes" jawab damian tersenyum


(*aku tau kak kamu ada masalah terlihat sekali dari mata mu) batin nesi


(maafkan aku semua, aku tak mau cerita masalah ku karena aku gak mau kalian terbebani) batin damian*


"baik kak, hati hati kakak juga jaga diri baik baik ya" ucap mereka kompak (2V, nesi, Arka, Ken, ray, rey, bunga, alex) sedangakan zio dan bi lia sudah tidur


Damian pun pergi dari mansion Bee, di hatinya dia sangat sedih namun juga senang karena telah memiliki banyak adik yang sangat baik walaupun seorang mafia dan tak sedarah


"yasudah kalian juga tidur, besok kalian kerja kan" perintah ray juga bertanya


"baik kak" balas mereka (2V, nesi, Arka, Ken, dan rey)


"kau juga tidur" ucapnya pada bunga


"baik ray" balas bunga


Akhirnya mereka pun bubar ke kamar masing masing untuk istirahat malam karena mereka lelah dengan pekerjaan masing masing, bahkan pekerjaan perusahaan pun semakin menumpuk


Keesokan hari nya


Semua berjalan dengan normal seperti biasa, semua orang juga pergi bekerja ke perusahaan masing masing setelah sarapan pagi sedangkan zio dia di antar oleh bunga karena Bee tak bisa mengantar


Bee ada meeting pagi dengan klien nya yang berasal dari Amerika, dia di temani oleh damian dan farel (asisten damian)


Ruangan meeting A'L Company


"tuan damian, ini proposal yang kita buat, coba anda lihat bagaimana cocok atau tidak" ucap jessen sekertaris tuan imanuen (klien Bee dari Amerika)


"baiklah akan saya lihat" balas damian sambil melihat proposal itu


Damian pun membuka dan melihat proposal itu setelah dia memahami damian memrikan nya pada Bee agar bee mengetahui nya, damian tak seenaknya menerima begitu saja dia selalu bertanya pada Bee dulu


Bee membaca proposal itu lalu tiba tiba dia menatap tajam jessen dan tuan imanuel secara bergantian


"apa maksud nya dengan ini" tanya Bee dengan suara dingin nya


Jessen glagapan dia bingung harus menjawab apa, lalu dia menoleh ke arah tuan imanuel


"tenang nona saya bisa jelaskan" ucap tuan imanuel


"berani nya kau bermain main dengan ku" ucap bee dingin hingga mengeluarkan aura gelap nya


Semua orang nampak sesak nafas karena tekanan aura kekuatan dari Bee ditambah lagi gelang yang Bee pakai diamond nya sedikit menyala berwarna merah darah (gelang dari mommy nya yah)


"Queen tolong jangan keluarkan aura mu" ucap damian berbisik, sebenarnya damian juga tertekan dengan aura Bee tapi dia tahan agar tak muntah darah


Sedangkan farel, jessen dan tuan imanuel sudah batuk batuk dan muntah darah


Bee langsung menarik nafas nya agar bisa menetral kan auranya, Bee lupa bahwa dia memiliki gelang antik yang dari mommy nya itu


(*energi apa ini kenapa aura nya sangat kuat) batin tuan imanuel


(wanita berbahaya, semoga tuan imanuel tidak melanjutkan rencana jahat nya) batin jessen


(ada apa ini kenapa aku batuk darah dan ini rasa nya sangat sesak) batin farel bertanya tanya*


"jika kalian masih ingin melanjutkan rencana busuk ini, lihat saja aku akan menghancurkan perusahaan kalian" ucap bee dingin di serta ancaman


Rencana apa yang tuan imanuel buat. ?? Rencana licik agar Bee masuk ke dalam perangkap nya yang telah di buat melewati kerja sama, awalnya Bee sudah tau namun dia ingin melihat secara langsung bagaimana tuan imanuel ini


Tuan imanuel memang terkenal licik di Amerika sana, Bee sengaja untuk memanggilnya agar Bee bisa mengancam nya langsung


Setelah itu Bee pergi dari ruangan meeting di ikuti damian dan farel sedangkan tuan imanuel dan jessen mereka di kepung oleh anggota Bee yang berjaga disana


Bee berjalan ke arah ruanganya dengan perasaan emosi namun mukanya tetap datar, banyak karyawan/ti yang bertanya tanya kenapa presdir mereka emosi kali ini biasanya kan tidak


Brak


Setelah Bee smaaoi di ruangan nya, dia menutup pintu dengan cara di banting hingga berbunyi


Bee berjalan ke arah balkon dan menatap langit lalu mengontrolkan dirinya agar emosi nya mereda


"tuhan kenapa semua orang ingin menjatuhkan Queen" gumam Bee bertanya tanya


"apa salah Queen sama mereka"


"Queen kan tidak pernah cari masalah dengan mereka"


"jika ini cobaan, kenapa selalu ada, Queen lelah tuhan Queen ingin bahagia"


"apa ini Karma yang Queen terima karena banyak membunuh orang"


"tuhan Queen lelah, tunjukkan lah jalan kebahagiaan Queen"


"aaarrrgghhhh"


Hiks hiks


Akhirnya Bee menangis juga, sekuat kuat nya wanita, setahan tahan nya wanita, pasti air matanya akan jatuh juga


"Queen lelah pura pura bahagia" gumam Bee di sela sela tangisan nya


Tanpa Bee sadari damian melihat semua kejadian dari awal termasuk unek unek yang Bee ucapkan


Damian tak tau jika Bee bisa rapuh seperti ini, yang damian tau Bee adalah wanita yang sangat kuat


Damian keluar ruangan nya dan menelepon alex untuk datang ke kantor sekarang namun damian tak mengatakan alasan nya


Damian tau, Bee sekarang butuh sandaran orang yang dia sayangi


Skip


Kini alex sudah berada di AL Company, dia langsung menemui damian dan bertanya kenapa dia di panggil kesini, setelah mendapat jawaban alex langsung masuk ke ruangan Bee dan mendekati bee lalu memeluknya


"ini aku alex" ucap alex ketika Bee meronta


"kamu kenapa seperti ini hmm, apa ada masalah, katakan pada ku" tanya alex lembut sambil membelai rambut bee


"aku lelah lex, aku ingin bahagia tapi kenapa tuhan selalu memberi ku cobaan" ucap bee lirih


"tenang sayang, kau ingin tau tidak kenapa kau selalu di beri cobaan" tanya alex, Bee hanya menganggukan kepala nya


"menurut tuhan, kamu adalah wanita kuat wanita yang bisa melewati semua rintangan ntah itu mudah atau sulit, makanya tuhan percaya kalo kamu mampu, kalo kamu bisa melewati semua ujian yang di berikan tuhan, suatu saat nanti pasti tuhan akan memberikan kebahagiaan untuk mu jadi jangan mudah mengeluh aku juga akan selalu ada untuk mu, tetap semangat sayang karena masa depan telah menanti kita" jawab alex panjang X lebar X tinggi


Kemudian Bee menatap alex, dia sangat bahagia mendengar ucapan alex bahwa dirinya akan selalu ada untuk nya, Bee tersenyum ntah kenapa alex selalu membuatnya bahagia


Apakah kebahagiaan Bee akan segera hadir. ??


Tunggu saja kelanjutan cerita nya hehehehe. !!!