
Pagi harinya semua orang telah bersiap berangkat sekolah, saat ini mereka semua sedang sarapan.
"oh iya rey dimana kak ray" tanya viola melihat tidak ada ray di sana
"dia berangkat dulu" ucap rey singkat
"loh tumben banget kak ray berangkat pagi" ucap nesi, rey hanya mengangkat bahu ya tanda tidak tau
(kenapa dengan kak ray yah, apa dia cemburu pada Bee tapi mana mungkin dia kan kakak nya Bee, aaahhh sudahlah mengapa jadi gue pikirkan) batin viola
Sedangkan Bee hanya terdiam mengingat kejadian semalam yang membuat Bee bingung.
(bang lo kenapa sih, kenapa lo menghindar dari gue) batin bee
Skip sekolah
"kalian masuk dulu yah gue mau pergi bentar" ucap Bee datar
"lo mau kemana Bee" tanya nesi
"keluar bentar" ucap datar bee
"baiklah kita ke kelas dulu lo hati hati" ucap viola namun Bee tak menanggapi dia hanya pergi dari teman teman nya
Bee berjalan ke arah kelas ray untuk menemuinya saat sampai di sana Bee melihat ray sedang duduk berdua bersama seorang gadis yang tak lain teman sekelas nya.
Bee melihat ray dengan gadis itu sepertinya sangat dekat bahkan ray yang di kenal dengan sikap dingin nya dia saat ini bisa tertawa.
Bee juga merasa ada yang aneh dengan dirinya, seperti tidak suka jika ray tertawa dengan gadis lain namun Bee membuang pikiran nya itu, lalu dia mendekat ke arah ray.
"gue mau bicara sesuatu sama lo" ucap Bee datar membuat ray kaget dengan suara Bee tiba tiba
"mau ngomong apa" jawab ray tak kalah datar nya
"eh ray lo kok gitu sih sama Queen" ucap gadis tadi karna setahunya ray dan Bee berpacaran
"lo diem, gue gak bicara ama lo" ucap dingin Bee pada gadis tadi
"lo bisa sopan gak sih sama yang lebih tua" bentak ray pada Bee membuat Bee terkaget karna ray membentak nya untuk pertama kali
"lo ngebentak gue" tanya Bee datar namun matanya berkaca kaca
"iya kenapa hah, karna sikap lo itu yang ga tau sopan santun" ucap ray
"gue gak nyangka sama lo" ucap Bee hampir meneteskan air matanya
"sorry" ucap ray lirih
"gue kira lo sayang sama gue dan gak akan pernah nyatikin gue tapi apa kenyataan nya lo ngebentak gue demi gadis ini" ucap Bee menitikan air matanya
"sorry Bee gue gak sengaja" ucap ray lirih ingin menghapus air mata Bee namun di tahan oleh bee
"don't touch me" ucap dingin Bee membuat ray langsung terdiam
"gue kecewa ama lo" lanjutnya lalu pergi meninggalkan kelas ray
"di saat seperti ini dia ingin sendirian nov" ucap ray pada gadis itu yang bernama novi
"lo ada masalah sama Queen kenapa lo gak slesaiin sih" ucap novi
"gue cuma butuh waktu buat ngmng sama dia" ucap ray
"kalo gue jadi lo, gue kejar Queen dan gue jelasin semua ke Queen" ucap novi lalu keluar kelas meninggalkan ray
Sedangkan di kelas viola dkk
"eh Bee kemana sih lama banget" ucap viola
"tau nih padahal hampir jam masuk pelajaran" ucap viona
"mending kalian telpon aja" usul rey
"haaa betul tuh kata rey" ucap nesi
Lalu viola menghubungi ponsel Bee namun tak ada jawaban dari Bee membuat viola khawatir pada nya.
"dia gak angkat telpon nya" ucap viola khawatir
"lo tenang aja mungkin Bee lagi di jalan" ucap viona
"udah nanti hubungi lagi aja, jam pelajaran udah mulai tuh gurunya dateng" ucap nesi hanya di angguki 2V
Sedangkan Bee sekarang berada di sebuah taman, dia pergi keluar kelas setelah berbicara pada ray dia sangat kecewa pada ray.
Dia menangis dalam diam sambil padang arah ke depan dengan tatapan kosong, dia juga tak menyangka ray bisa membentak nya hanya demi gadis lain.
Tiba tiba ada seseorang yang menyodorkan sapu tangan pada bee, Bee melihat itu pun langsung mendongakan kepala nya melihat siapa yang memberi sapu tangan itu.
Greeebbb
Bee langsung memeluk lelaki yang memberikan sapu tangan tadi.
.
.
.
.
.
.
.
.
Happy reading kakak kakak cantik😘 jangan lupa tinggalkan jejak yah😁