
"zio sudah makan" tanya bee untuk mengalihkan pembicaraan
"sudah mom" jawab zio namun masih fokus dengan bukunya
"belajarnya cukup zio, nanti kalo berlebihan yang ada kamu pusing (stres, hahaha)" ucap bee
"iihhh mommy zio kan gak belajal tapi ini bikin nama buat adik adik zio, tadi kan zio ngomong minta tiga adik jadi zio bikin lagi" jawab zio kesal
(*haiisshh dasar nih anak kuker banget) batin bee
(zio zio kek nya udah gak sabar pen punya adik hihihi, mana minta tiga lagi) batin bunga*
"kak bunga, apa kakak lupa kalo Bee bisa denger batin orang" tanya bee yang mendengar batin bunga
"ah eh gak kok kakak gak lupa heheh" jawab bunga dengan cengiran nya
"hmm, oh ya yang lain belum pulang kak" tanya bee pada bunga
"belum sih, lagian kamu tau kan kalo mansion sepi berarti tuh makhluk belum pada pulang" jawab bunga, Bee hanya menjawab dengan anggukan kepala
"zio mommy mau mandi bentar yah, kamu kalo mau mandi minta di temenin kak bunga" ucap bee
"baik mon" balas zio
Bee langsung berjalan ke arah kamar nya, setelah sampai di kamar di merebahkan tubuhnya untuk beberapa menit dan setelah itu dia bergegas mandi karena merasa badan nya sangat lengket
Di kamar mandi dia berendam dengan air hangat untuk merilekskan tubuh nya, bee berendam hampir satu jam
Setelah itu Bee memakai pakaian casual nya, kaos warna navy agak gedean dan hotpants berwarna hitam tak lupa juga pakai sandal swallow kesukaan nya
Dia bergegas ke bawah untuk menemui yang lain nya, sebelum itu dia pergi ke kamar zio ternyata zio sudah ke bawah karena di kamar tak ada satu pun makhluk hidup wkwkwk
"gimana skripsi kalian udah selesai" tanya bee saat melihat teman teman nya mengerjakan skripsi bersama di ruang keluarga
"belum bentar lagi" jawab viola yang memandang Bee sekilas begitu juga viona dan nesi, sedangkan Arka, Ken, rey bahkan ray melihat Bee dengan tatapan sulit di artikan, beda dengan alex dia memandang Bee intens
"ngapain kamu liatin aku kek gitu" tanya bee heran
"pakaian kamu bisa di ganti tidak" tanya alex datar
"emangnya kenapa" tanya bee polos
"lihat noh" jawab alex sambil mengarah ke ray dkk
Bee langsung memandang ke arah yang di tunjukkan alex, Bee terkaget melihat ray dkk memandangnya dengan mulut tenganga dan hampir saja air liur mereka menetes
"tutup tuh mulut, air liur kalian hampir jatuh" ucap bee datar
Sontak ray dkk pun tersadar, lalu menunjukan cengiran kudanya dan menggaruk tengkuk nya yang tak gatal mungkin
"ganti pakaian kamu sekarang" perintah alex datar
"haiisss males lah" balas bee
"atau kamu mau aku yang gantiin" tanya alex
"dih ogah banget, kita belum halal lex jadi jangan macem macem deh" jawab bee kesal
"gak macem macem kok, cuma satu macem, gimana mau aku gantiin tuh hotpants" ucap alex lagi
"haiisshh lo tuh yah nyebelin" ucap bee kentus lalu beranjak dari duduk nya dan pergi ke kamar
(kutub utara posesif banget yak hahahah) batin ray dkk
"hey kalo bicara yang sopan" tegur alex sedikit berteriak
"bodo" balas Bee juga berteriak
"posesif banget lo jadi cowo" ucap arka
"serah aku lah, dia kan calon istri ku, aku gak mau tubuh dia di lihat cowo kek kalian" balas alex kentus
"cuma pa*a nya dikit kok" celetuk Ken polos
"dasar lo, mau gue penggal tuh pala" ucap alex dingin
"eh gak gak gue becanda kok" balas Ken takut
"udah ngapa sih jangan ribut" ucap viola
"tau kalian tuh, kerjain tuh skripsi biar cepet selesai" tambah viona
***
Skip
Keesokan harinya seperti biasa ray dkk berangkat kuliah sedangkan zio dia kesekolah dengan di antar bunga
Bee kini ada di ruangan kerja nya, dia malas untuk pergi ke kantor, Bee juga memerintah damian dan yoga membawa berkas jika penting untuk ke mansion nya
"setelah gue balas dendam ke keluarga gue, gue akan menghancurkan keluarga Zora juga biar mendapat balasan setimpal" monolog bee
Setelah itu Bee membuka laci meja kerja nya, disana dia menatap foto wanita yang sangat cantik
"mom, Queen minta izin untuk menghancurkan keluarga Samuel, doakan Queen mom agar masalah ini cepat selesai, Queen udah capek mom Queen ingin bersama dengan mommy hidup tenang disana" ucap Bee sambil menatap foto mommy nya yang dia punya
"gue harus semangat, gue harus balas dendam mommy gue" ucap bee menyemangati dirinya sendiri
Setelah itu Bee beranjak dari duudk nya lalu pergi ke kamar dan mengganti pakaian nya dengan pakaian casual
***
Sedangkan di sebrang sana haikal dan yoga tengah melakukan rencana yang sudah rancang semalam untuk menculik nyonya jal*ng
"ck lama banget sih jal*ng itu keluar" ucap yoga kesal
"sabar ngapa paling bentar lagi" balas haikal
Beberapa menit kemudian benar saja nyonya jal*ng itu keluar
"noh kan udah keluar" ucap haikal
"ayo cepat kita ikuti mobil nya" ucap yoga hanya di angguki haikal
Mereka pun mengikuti mobil anantasya dari belakang, saat mobil itu melewati jalan agak sepi mobil yang haikal naiki langsung menghetika mobil anantasya
"hey siapa kalian" tanya sang sopir setelah keluar dari mobilnya
Haikal dan yoga tidak menjawab, mereka langsung menyuntikan obat sesuatu pada sang sopir dan dalam sekejap sang sopir itu pingsan
Anantasya yang melihat sang sopir pingsan pun langsung keluar dari mobilnya
"apa yang kalian lakukan pada supir ku hah" tanya anantasya membentak
"membuat nya pingsan" jawab haikal santai
"haiisshh ayo cepat bawa dia, gue pen rebahan nih capek tau BBW aja lo" ucap yoga kesal
"dasar kaum rebahan" balas haikal kesal
"nyonya jal*ng kami mempunyai hadiah untuk anda jika anda ikut dengan kami" ucap haikal
"hadiah apa, apa itu harta yang sangat melimpah" tanya anantasya berbinar juga bodoh tentunya
(*cih mata duitan) batin haikal
(dasar jal*ng kampr*t mata nya ijo denger hadiah) batin yoga*
"iya, boss kami mengundang anda untuk mengambil hadiah nya, apa anda lupa semalam ada undangan kupon hadiah" jawab haikal sekaligus bertanya
"ah iya saya ingat, tapi apa kalian tidak bohong" tanya anantasya menyelidik
"nyonya jal*ng kami tak berani berbohong" jawab haikal
(ku rasa mereka tak berbohong, ada bagusnya juga kalo ikut mereka pasti hadiah itu sangat mahal, tapi apa yah kira kira) batin anantasya
"tunggu apa lagi nyonya, jika anda kelamaan pasti hadiah nya akan hangus" ucap haikal yang mulai malas
"baiklah saya akan ikut kalian" balas anantasya
(*dasar bod*h mau aja di bohongin) batin haikal
(ck ternyata otak nya dangk*l, lebih pintar anak kecil) batin yoga*