Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 114



Keesokan harinya


Di sebuah kamar masih terbaring gadis yang semenjak kemarin pingsan sampai terlelap tidur hingga pagi hari


Hari ini sangat cerah membuat cayahaya matahari masuk lewat sela sela jendela kamar


"eeuugghh" suara leguhan gadis itu yang tak lain bee


"jam berapa ini" ucap nya lalu merabah meja nakas nya


"hah jam 7 astaga gue telat" ucap bee kaget lalu berlarian ke kamar mandi


Di kamar mandi Bee menggerutu tak jelas, dia lupa bahwa hari ini hari libur


"huh udah cepet cepetan malah hari libur" gerutu Bee saat keluar dari kamar mandi


Bee langsung mengambil baju santai nya lalu memakai sedikit bedak baby dan lipgloss natural


Setelah selesai Bee langsung turun ke meja makan, disana semua orang sudah berkumpul untuk sarapan pertama


"selamat pagi mom" ucap zio tersenyum lebar


"pagi sayang" balas Bee sambil mendekat ke arah zio


"pagi Bee/Queen" sapa semua orang di meja makan kecuali zio


"hmm" balas bee hanya berdehem


"cuma dehem, gak balas sapaan kita gitu" gerutu arka


"tau tuh, sama zio aja senyum sama kita eh datar kek gitu kan ngeselin" tambah ken


"bisa diam tidak" ucap bee dingin


(*hahahah syukuri kalian, makan tuh es balok) batin ray


(hahaha rasain tuh sapa an ala kutub utara) batin nesi


(enaknya di balas sapaan kalian hahaha) batin viola mengejek


(berasa di kulkas hihihi, dingin nya minta ampun dah) batin viona*


"diam" ucap bee kembali dingin sedikit tinggi


Semua orang pun langsung saling pandang, mereka merasa aneh 'perasaan udah diem dari tadi deh' pikir alex


"ehem, silahkan makan" dehem bee sadar akan kebodohan nya karena yang dia dengar hanya suara batin


Semua orang pun langsung makan makanan masing masing karena mereka takut jika akan terkena amukan singa betina yang galak


Setelah selesai makan, seperti biasa lah mereka melakukan kerjaan masing masing begitu juga Bee kali ini dia ikut mengecek berkas dari kantor kantornya


"viola viona bagaimana keadaan BL" tanya bee datar


"semua beres, cuma...." jawab viola menggantung


"cuma apa" tanya bee menatap viola tajam


"ehm ini ada salah satu perusahaan yang ingin melakukan kerja sama" jawab Viola gugup


"lalu" tanya bee lagi


"gue hanya ingin kasih tau lo, lo mau nerima gak" jawab viola


"bawa sini" perintah bee


Lalu viola pun memberikan laptop nya, di layar itu terdapat email dari perusahaan yang ingin mengajak kerja sama


Bee membaca dengan sesama lalu bibir nya tetarik sebelah menunjukan senyum semrik nya


"wildan corporation" gumam Bee di sela sela senyum mengerikan nya


Sontak seluruh ruangan menjadi dingin karena hawa dari Bee membuat orang bergidik ngeri


"kok gue merinding yah" ucap Arka sambil mengelus tengkuknya


"iya gue juga" ucap ken


"lihat noh" tunjuk ray ke arah bee


Arka dan Ken pun menoleh ke arah Bee yang sedang tersenyum begitu juga rey dan Alex ikut menatap bee


"bahaya" ucap Arka dan Ken kompak


"udah gak usah urusi mending kita lanjut main" ucap ray


Mereka pun melanjutkan game online nya kembali


"terima saja" jawab bee singkat


"oke gue terima tapi mereka ingin bertemu besok itu pun dengan lo langsung" ucap viola


"nesi besok kamu atur" ucap bee pada nesi


"siap bos" jawab nesi


"viona, urus berkas untuk pertemuan" perintah bee


"siap Queen" jawab viona


"gue mau pegi ada urusan" ucap bee datar


Bee pun meninggalkan viola dkk, dia berjalan ke arah zio yang tengah bermain mobil mobilan nya


"zio ayo ikut mommy" ajak Bee tersenyum


"kemana mom" tanya zio


"ke taman" jawab bee


"gak ah, bosen tau mom ke taman telus" tolak zio


"mommy punya temen nanti mommy kenalin sama zio" bujuk bee


"benelan mom" tanya zio berbinar


"iya beneran, dia perempuan, cantik, pipi nya gembul, mata nya sipit pasti zio suka" ucap bee memikirkan wajah qira saat bertemu kemarin


"perempuan, zio kan laki laki mom" ucap zio heran


"sudah ayo ikut mom saja" ucap bee


"baiklah, tapi nanti dulu zio mau belesin mainan" ucap zio hanya di angguki bee


Zio pun membereskan mainan ya di bantu oleh Bee agar cepet selesai


"ayo zio" ajak bee


"nanti mom, kita izin daddy dulu" ucap zio


"gak usah nanti mommy yang bilang lewat chat" balas bee


"tadi aja nolak lah sekarang semangat gitu" ucap bee hanya di balas cengiran kuda zio


Mereka pun langsung berjalan keluar, menaiki mobil Bee lalu melesat ke arah taman kota kemarin


Beberapa menit kemudian Bee dan zio sudah sampai di taman itu, Bee mengajak zio ke bangku kemarin juga


"mana mom teman mommy itu" tanya zio setelah duduk di bangku taman dekat danau


"tunggu saja nanti kesini kok" jawab bee tersenyum


Beberapa menit kemudian


Nampak suara anka kecil memanggil nan Bee dari jauh


"kak Queen" panggil anak itu yang tak lain qira


Queen langsung menoleh ke arah suara lalu melambaiklan tangan nya agar qira mendekat


"itu teman mom zio" ucap bee


"kok kecil sih mom, mommy kan besal" tanya zio heran


"iya mom tau, tapi lihat dia kesini dengan mommy nya, nah itu teman mommy" jawab bee hanya di oh ria zio


"hai kak Queen apa kabar" tanya qira


"baik, kamu sendiri" jawab bee juga bertanya


"qira baik kok kak" jawab qira tersenyum


"hai Queen" sapa hana


"hai hana" balas bee


"oh iya dia siapa, imut banget" tanya hana sambil mengelus pucuk kepala zio


"dia zio anak aku" jawab bee


"hai zio kenalkan aku tante hana" ucap hana memperkenalkan diri


Zio hanya menatap datar ke arah mereka, dia sangat tidak suka dengan orang baru aa lagi sampai berperilaku menjijikan


"aku zio" ucap zio datar


(bussyeett nih anak bisa datar juga kek gue hihihi) batu Bee terkekeh


"ehm maaf ya zio memang seperti itu jika dengan orang baru" ucap bee


"iya ga papa aku juga tau kok, dia sangat tampan walaupun masih kecil" ucap hana tersenyum lebar


"hai aku qira" ucap qira tersenyum sambik mengenalkan dirinya


"hmm" jawab zio hanya berdehem


Qira yang awalnya tersenyum pun langsung kembali mode awal tanpa ekspresi, dia kecewa dengan zio yang cuek padanya


"zio yang sopan, qira sekarang teman kamu" ucap bee


"huh mommy paan sih, zio gak mau punya temen cewe kata daddy cewe itu nyusahin dan banyak maunya kalo gak di tulutin bahkan ngambek" ucap zio kesal


Hana dan qira yang melihat zio kesal pun terkekeh geli karena zio tambah imut dengan ekspresi nya saat ini


"ngapain kalian hah" tanya zio datar


"ehm gak kok kita gak ngapa ngapain ya kan mom" jawab qira menoleh ke arah hana, hana pun hanya bisa mengangguk an kepala nya


"zio kamu nurut sama mommy ya jangan ikutin ucapan daddy, daddy hanya iri sama mommy karna zio ada di pihak mommy" ucap bee ngawur hahaha


"tapi kam mom....."


"tidak ada bantahan" ucap bee dingin memotong ucapan zio


Hana pun kaget mendengar ucapan Bee dengan nada dingin nya begitu pula qira yang tak berani menatap bee


"baiklah mom ini demi mommy zio mau berteman dengan dia" ucap zio pasrah sambil menunjuk qira


"dia punya nama zio" ucap bee datar


"iya mom, zio mau berteman dengan qira" balas zio kesal


"good boy" ucap bee tersenyum


"kalian bermain lah mommy akan tunggu disini bersama kak Queen" ucap hana pada qira


"baik mom" balas qira


"ayo zio aku ajak kamu main, disana banyak permainan seru pasti kamu suka" ajak qira


"ya" jawab zio singkat


Qira pun menggandeng tangan zio dan mengajak zio ke arah yang ada tempat bermain nya


"ayo duduk" ajak bee


"hah iya" balas hana langsung duduk


"oh iya tadi zio bilang dia punya daddy bukan nya dia anak angkat kamu" tanya hana heran


"ah iya dia adalah calon suami aku jadi otomatis zio panggil dia daddy" jawab bee


"apa dia betah dengan mu karena sifat mu hmm yang dingin juga datar namun berhati lembut" tanya hana sedikit becanda dengan senyuman nya


"hahaha kamu tidak tau betapa dingin nya dia, namun masih dingin aku sih heheh" jawab bee cengengesan


"waaah sungguh pasangan es hahah" ucap hana tertawa


"hmm begitulah, memang kita pasangan yang di juluki Q&K cold" balas bee


"Q&K cold maksudnya" tanya hana bingung


"Queen & King dingin" jawab bee tersenyum, hana hanya menganggukan kepala nya


"oh iya boleh aku tanya lagi, berapa umur mu" tanya hana


"menurut kamu" Bee balik bertanya


"menurut aku sekitar 20an karna kamu masih muda juga seperti anak kuliahan" jawab hana jujur


"hmm ya umur ku 20 tahun, kalo kuliah tidak tapi aku bekerja di perusahaan" ucap bee membenarkan jawaban hana


"apa umur segitu sudah bekerja, bagaimana bisa" tanya hana kaget


"itu rahasia" jawab bee singkat


Hahahahah


Akhirnya mereka tertawa bersama, memberi kebahagiaan satu sama lain, curhat masalah pribadi juga masalah kekuarga


Sebenarnya Bee tidak ingin dekat dekat dengan keluarga sanjaya, namun dia juga ingin balas dendam dan bisa mencari kelemahan keluarga itu