
***Happy reading....
Jangan lupa tinggalkan jejak yah***
##
"oh iya setelah ini kita mau kemana" tanya alex
"markas aja langsung aku udah gak sabar pengen ketemu 3D lagi" jawab bee
"3D, maksud kamu" tanya alex bingung
"yang aku kenalin kemaren disini tapi masih ada satu lagi namanya Dendrick" jawab bee
"oohhh, ganteng juga yah mereka" ucap alex tiba tiba
"ya ganteng lah orang anak buah ku" balas bee
"gak dad mommy salah, lebih ganteng daddy daripada temen temen mommy itu" ucap zio
"serius kamu boy" tanya alex
"iya zio serius dad mommy aja suka bohong" jawab zio
"zio kapan mommy ngajarin kamu bohong" tanya Bee menatap zio
"baru aja" jawab bee enteng
Bee melongo tidak percaya, tingkah zio membuat alex terkekeh geli apa lagi melihat Bee yang sekarang sedang diam.
"ehem" alex berdehem membuat Bee kaget
"hah ada apa kenapa" tanya Bee gelagapan
"emang aku tanya sama kamu" ucap alex membuat Bee cemberut
"udah di bilang jangan cemberut gitu" lanjut alex
"lagian kamu sih nyebelin banget" ucap bee kentus
"ini bener minta di cium yah kamu tuh" ucap alex senyum menggoda sambil mendekatkan tubuh nya ke arah bee
"iihhh ngapain sih kamu" ucap bee sambil mendorong jauh tubuh alex
"makanya kalo ngmng sama aku jangan kentus kentus apa lagi cemberut kaya tadi" ucap alex
"iya iya King of TBW" jawab Bee sambil tersenyum paksa
"jangan di paksa gitu dong senyum nya harus ikhlas" ucap alex, Bee langsung tersenyum lebar
"uuuhhhh imut banget sih jadi tambah cinta" ucap alex sambil mecubit pipi Bee gemas
"aleex sakit iihh" ucap bee sambil mengelus pipi nya
"hehehe maaf deh cup... nah udah ga sakit kan" ucap alex sambil mencium pipi bee
"alex kamu apa apa sih" balas Bee malu
"daddy kok cium pipi mommy kan ini udah siang" tanya zio polos
"iya zio soalnya mommy minta di cium" jawab alex membuat Bee tambah malu
"oohhh gitu yah" ucap zio hanya di angguki alex
"oh iya dad tadi kata mommy daddy King yah kok sama kaya nama zio sih" tanya zio
"iya dong kita kan keluarga, daddy King mommy Queen dan zio price tinggal nunggu princess nya" jawab alex sambil melirik bee
"memang princess nya di mana dad" tanya zio polos
"nanti tunggu daddy nikah sama mommy terus daddy bikinin princess ya" jawab alex membuat Bee melototkan matanya dan menatap tajam alex
"emang bikin nya gimana dad" tanya zio polos lagi😆
"itu rahasia daddy sama mommy zio" jawab alex membuat zio cemberut
"alex kamu apa apa an sih ngapain ngomong gitu sama zio dia tuh masih polos jangan rusak perkembangan otaknya" ucap bee kesal
"hehehe ga papa dong lagian zio tanya mulu sih ya aku jawab lah" ucap alex dengan tampang watados nya
"udah yuk kita ke markas, kamu yang bayar yah" ucap bee
"iya kamu tunggu sini apa di depan" tanya alex
"di depan aja, ayo zio" jawab bee
Mereka pun berjalan terpisah alex ke kasir sedangkan Bee dan zio menunggu di depan restoran.
Saat Bee dan zio berjalan ke depan tiba tiba ada seorang lelaki yang menabrak nya.
Bruukkhh
"aduuhh" ucap bee
"hah sorry sorry sini gue bantuin" ucap lelaki itu
"hmm Thanks ya" ucap bee dingin
(busyeeett nih cewe dingin banget) batin lelaki tadi
"oh iya kenalkan gue Elden, nama lo siapa" tanya lelaki tadi bernama Elden
"gue alexsa" jawab Bee dingin
"mommy ga papa kan" tanya zio
"iya mommy ga papa kok, yuk kita keluar" ajak bee
"maaf tuan Elden saya permisi" lanjut Bee dingin
"iya kalian hati hati" ucap elden
(menarik sekali tapi dia sudah punya anak apaan dia single parent, tak apa lah aku akan mendapatkan mu nona alexsa) batin Elden saat melihat kepergian Bee dan zio
##
"apa kalian menunggu lama" tanya alex saat sampai di tempat Bee dan zio menunggu
"tidak kok yaudah ayo kita pergi sekarang" ucap bee
Mereka pun menaiki mobil ya dan melesat ke markas milik TBD. Kurleb 25 menit mereka telah sampai di markas, banyak anggota yang kaget karena kehadiran Queen besar mereka dengan tiba tiba.
"selamat datang kembali Queen, bagaimana kabar anda" ucap mafioso yang melihat bee
"hmm baik, di mana 3D" tanya Bee dingin
"mereka ada di ruangan nya Queen" jawab salah satu mafioso
"mommy ini dimana zio takut kenapa badan meleka semua nya sangat besar" ucap zio
"zio jangan takut yah mereka semua temen temen mommy kok baik semua" jawab bee
"maekas kamu ternyata gak kalah dengan yang ada di negara S yah lebih gede malahan" ucap alex kagum
"ya karna ini dulu markas utama tapi di pindah ke negara S karna disana balas dendam ku dilakukan" balas bee hanyado angguki alex
##
*Tok tok tok
Ckleekk*
"hah Queen, aaaa gue kangen banget sama lo" tanya Darrel kaget dan langsung memeluk bee
"ehem" alex berdehem
"eh sorry gue lupa kalo ada lo lex" ucap darrel langsung melepas pelukan nya
"ayo masuk" lanjutnya
"woy gue punya kejutan" teriak Darrel
"apa an siihh lo.... hah Queen gue kangen banget" ucap dendrick
"hmm aku juga kangen sama kalian" jawab bee
"udah woy gantian gue juga mau peluk Queen kali" ucap Darren sambil menarik dendrick
"apa an sih lo ganggu aja" ucap dendrick
"gue kangen sama lo Queen, gimana kabar lo sehat" ucap darren
"hmm aku sehat kok, kalian gimana kabarnya" balas bee
"kita sehat kok" jawab 3D kompak
"Queen mereka siapa apa itu anak sama laki lo yang kaya di ucapkan Darren" tanya Dendrick
"hah ban*ke lo ren awas aja lo, gak kok dia alex temen gue dan ini zio anak angkat gue" jawab bee
"Queen yang sopan" ucap alex tersenyum
"iya iya maaf gak sengaja" balas bee menoleh ke arah alex
"oohh cuma temen doang nih gak lebih" ucap Dendrick menggoda queen
"apa an sih kamu den rese tau gak" ucap bee merona malu
"hahaha gak usah malu juga kali Queen tuh pipi lo merah udah kaya tomat busuk" ucap Dendrick tertawa
"udah udah ayo kalian duduk dulu gue mau bikin minuman" ucap darrel
Mereka pun duduk di sofa ruangan milik darrel.
"hai, uncle boleh kenalan gak sama kamu" ucap Dendrick pada zio
"eehmm boleh kok uncle" jawab zio
"nama uncle Dendrick panggil uncle den, nama kamu siapa" ucap Dendrick lalu bertanya
"nama ku zio uncle Kenzio Ananda King Zeandla" jawab zio
"Zeandla" tanya den bingung
"Zeandra den" ucap bee
"oohhh lucu banget sih kamu zio pengen uncle cubit deh" ucap dendrick sambil mencubit pipi zio gemas
"iihhh uncle sakit tauu" ucap zio
"hehehe maaf ya boy, abisnya kamu imut banget gemesin tau" balas dendrick
"makanya bikin biar gak ngiler" ucap darren
"apa sih lo, lagian bikin juga harus pada tempatnya kan" ucap dendrick
"emangnya sampah apa harus pada tempat nya" ucap Darrel saat datang sambil membawa minuman serta cemilan
"aahh lo nyambung aja" ucap dendrick
"mana ada yang mau sama lo den lo kan bujang lapok hahah" ledek darren
"woy gue masih muda tau umur baru 27 tahun" balas Dendrick sewot
"iissshh kalian ini masih sama seperti dulu gak pernah akur" ucap bee
"hehehe iya dong kitakan 3D" ucap 3D kompak
Bee mendengar itu hanya geleng geleng kepala.
"oh iya ngapain lo diem aja lex" tanya darren
"jangan sungkan sama kita b aja" imbuh darrel
"ha.a kita gak jahat kok jadi lo jangan takut" tambah dendrick
"iihhh gak jahat apa nya kalo lihat musuh aja udah main dor dor duluan" celetuk darren
"hehehe itu kan lawan sedangkan ini kawan ren" ucap Dendrick ngengir
"sebenarnya aku King TBW" ucap alex
"what" ucap 3D kaget
"maksud lo apa hah lo mau nyari kelemahan kita hah" ucap Kendrick geram lalu berdiri ingin menghampiri alex
"dendrick bisa duduk tidak" ucap bee dingin
"dia kawan kita bukan lawan sengaja aku bawa kesini karna aku ingin membalas dendam pada seseorang" ucap bee
"apa lo yakin sama dia kalo dia gak punya rencana lain" tanya Dendrick sambil menatap tajam alex
"gak ada, dia tulus berteman sama kita" jawab bee
"udah kalian percaya sama aku aja" lanjutnya
"oke kita percaya" ucap 3D kompak
"tapi kalo lo berhianat maka lihat saja gue orang yang pertama kali nyerang lo" ancam Dendrick
"iya aku janji gak akan berhianat kok kalian tenang saja lagian Queen sudah banyak membantu ku" ucap alex sungguh sungguh lalu menoleh ke arah bee
"gue pegang ucapan lo" ucap dendrick