
Jleb
Aarrgghh
Bee membiarkan pisau nya menusuk di pundak anantasya, Bee juga mengambil pisau yang lain lagi dan
Jleb
Pisau itu menusuk perut anantasya dan dalam beberapa detik anantasya ambruk pingsan, sebelum anantasya pingsan Bee membuaka topeng matanya dan menatap anantasya
"lihat lah, tubuh mu yang sangat indah sekarang sudah hancur" ucap bee datar
"ka kau, da sar an nak ku rang a jar" ucap anantasya terbata lalu tergeletak pingsan
"cih dasar wanita lemah begitu saja sudah pingsan" ucap bee
Sedangkan haikal dan yoga hanya bergidik ngeri melihat sifat psicopath sang Queen mereka 'untung chilla tidak keluar' pikir mereka
Darah yang mengucur deras dari tubuh anantasya membuat wanita itu tergeletak pingsan, syaitan di sekujur tubuhnya membuat wanita itu sudah seperti zombie
"haikal yoga urus dia dengan rencana kita jangan lupa mencabut pisau itu" perintah Bee datar
"baik Queen" jawab haikal dan yoga kompak
Bee pun keluar dari ruangan itu, dia pergi keruangan nya untuk membersihkan diri karena dia terkena percikan darah jal*ng itu
Setelah membersihkan diri, Bee merebahkan tubuh nya di ranjang Queen size di ruangan itu
"huh si jal*ng itu sudah gue hancurkan, sekarang giliran pak tua itu" gumam bee
"nikmatilah hidup mu pak tua karena sebentar lagi kau akan hancur sama seperti jal*ng mu itu" gumam nya lagi dengan senyum semrik nya
Andai saja di ruang an itu ada orang lain pasti orang itu sudah mati kedinginan melihat senyuman sang Queen devil
Tok tok tok
Tiba tiba pintu ruangan Bee berbunyi dan ada yang mengetuk nya, ya iya lah di ketuk masa iya di garuk ada ada aja nih author hehehe
Ckleek
Pintu terbuka disana ada salah satu anggota mafia yang datang, sontak Bee langsung membalikan badan nya agar wajah nya tak kelihatan
"maaf Queen, saya hanya ingin menyampaikan bahwa di luar ada anak anda" ucap anggota itu sedikit takut
(apa, apa dia zio, kenapa zio datang kesini) batin bee
"suruh dia masuk kesini" ucap bee dingin
"ba baik Queen" balas anggota itu terbata
"kenapa zio kesini" monolog Bee setelah pintu kembali tertutup
"dan dengan siapa dia kesini" gumam Bee heran
Ckleek
"mommy" teriak zio
"eh zio kenapa kamu disini nak, dan kamu dengan siapa kesini" tanya Bee kaget
"zio kesini smaa uncle lay juga daddy" jawab zio
(apa, alex kesini, aduuhh gawat nih kenapa ray ajak alex sih) batin bee
"mommy kenapa diem" tanya zio
"ah eh tidak, oh ya dimana daddy dan uncle ray" tanya bee
"ada di kulsi lual mom" jawab zio
"yasudah ayo kita keluar" ajak Bee, sebelum keluar Bee memkaia topeng nya kembali
***
"kenapa kalian kesini" tanya Bee datar
"zio ingin bertemu dengan mu tapi dia mengajak kesini dia pikir kamu ada disini dan tepat sekali memang kamu sedang disini" jawab alex
"apa itu benar zio" tanya Bee datar pada zio
"iy iya mom itu be benar" jawab zio terbata karena takut dengan sikap datar bee
"ray" panggil Bee dingin
"ah iy iya ada apa queen" tanya ray
"apa kamu tau kesalahan mu" tanya Bee dingin
"ah i iya, tolong maafkan aku, jika kamu ingin mengamuk dengan ku nanti saja" jawab ray yang sedikit takut
"baiklah" balas Bee dingin
Alex menatap ray dan bee bergantian, dia bingung ada yang sedang mereka bicarakan, namun alex tak berani bertanya
"mommy zio lapel" ucap zio
"apa zio tidak makan tadi sat di mansion" tanya bee
"tadi sudah makan tapi sekalang lapel lagi" jawab zio
"baiklah zio tunggu disini mommy akan memasak" ucap bee
"apa perlu kita bantu Queen" tanya alex
"tidak perlu" balas bee
Bee pun meninggalkan mereka dan pergi ke dapur untuk memasak
Skip
Sekitar satu jam kemudian Bee telah selesai memasak, Bee memasak agak banyak karena ingin mengajak haikal dan yoga untuk makan bersama
"ayo kita makan" ajak Bee saat sampai di ruang tamu
"baiklah" ucap alex, ray dan zio kompak
"kamu mau kemana Queen" tanya alex yang melihat Bee berjalan lawan arah
"memanggil haikal dan yoga" jawab bee singkat hanya di angguki alex
Setelah beberapa menit Bee membawa haikal dan yoga yang berjalan membuntuti bee
"ayo dimakan" ucap bee tersenyum
"baiklah" jawab mereka kompak
Mereka pun melakukan makan bersama dengan diam karena memang itu kebiasaan meraka saat makan, zio juga sudah mulai beradaptasi dengan keadaan ini
"eehhmmmm zio sangat kenyang mom" ucap zio sambil mengeluh perut nya
"iya lah kenyang orang zio makan nya nambah" ucap alex
"hehehehe abis masakan nya mommy enak dad" balas zio dengan cengiran nya
"iya zio benar masakan Queen memang juara" ucap haikal
"he.em ingin rasanya gue makan makanan begini tiap hari tapi gak bisa" tambang yoga
"kalian bisa ke mansion, jarak markas dengan mansion kan dekat" ucap ray
"benarkah apa di bolehkah" tanya haikal dan yoga kompak
"benar, jika kalian tidak percaya tanya Bee saja" ucap ray
"benarkah Queen apa di perbolehkan" tanya haikal dan di angguki yoga
"boleh" jawab bee singkat
"yeesss makan enak tiap hari" ucap haikal girang
"aahh akhirnya gue akan makan enak lagi" gumam yoga
Mereka pun melanjutnya ngobrol nya di ruangan bee, karena Bee tak ingin anggota nya melihat keakraban keluarga nya itu apa lagi Bee pasti akan tersenyum dan tertawa, Bee tak mau jika anggota nya melihat itu
.
.
.
.