
"hei uncle ayo lawan kami" ucap bee yang sudah di kuasai chilla
"uncle" beo kenan
"haiisss kau ini menyebalkan, sudah tua jelek lagi" ejek chilla/bee
"hey aku masih muda dan gagah kenapa kau bilang jelek" ucap kenan yang tak terima di ejek bee/chilla
"karena kau sudah memiliki anak, beda dengan kak ray yang masih ganteng seger uwuuw pokok nya enak di pandang" balas chilla/Bee sambil membayangkan wajah ray
Kenan geram dengan chilla/Bee yang sudah membandingkan dirinya dengan ray
"kau, akan ku habis kau sekarang juga" ucap kenan geram
"akan aku layani uncle" ucap chilla/bee dingin dengan senyum semrik nya
(tenang saja kak Bee, akan chilla hancurkan uncle tua ini) batin chilla/bee
Sring
Sret
Bugh
Pakh
Dor dor
Brak
Sring
Clang
Dor dor
Akhirnya kenan tergeletak tak berdaya di lantai dengan banyak luka yang chilla/Bee berikan
"bagaimana uncle, apakah rasanya sedap" tanya chilla/Bee yang jongkok di sebelah kenan terbaring
"si siaapa ka kau" tanya kenan terbata
"aku chilla, kenapa hah" jawab chilla/Bee sekaligus bertanya
"bukanya kamu naa" tanya kenan
"ya aku adalah adik nya" jawab chilla/Bee santai
(tidak mungkin, sejak kapan nama memiliki adik) batin kenan
"itu terserah kau uncle jelek mau percaya atau tidak" ucap chilla/bee
"kau kenapa kau selalu memanggil ku jelek hah" teriak kenan
"oh rupanya kau masih kuat" ucap chilla/Bee yang tiba tiba berubah dingin
"lihat saja apa yang akan aku lakukan padamu" lanjutnya dengan senyum semriknya
Jleeb
Jleeb
Dua tusukan mendarat di lengan kenan juga perut kenan
Tak tak tak
Chilla/Bee memotong jari jari tangan kenan membuat kenan berteriak histeris
"aarrrggghhhh sa kiit" teriak kenan
"berteriaklah karena teriakan mu adalah semangat ku hahahah" ucap bee/chilla dengan tawa seram nya
Sedangkan ray dkk bergidik ngeri melihat chilla yang imut imut seperti monster itu, memang di balik kelembutan Seorang gadis pasti ada sisi menyeramkan nya dan ternyata itu benar
Chilla/Bee bersemangat sekali, dia menyayat kulit kenan hingga terkelupas, menusuk nusuk apa yang Ingin dia tusuk hingga akhirnya
Sreett
Kepala kenan terpisah dari badannya membuatyang lain kaget juga takut
"hahahaha sangat menyenangkan" ucap chilla/Bee dengan tawa seram nya
"lihatlah kak Bee aku telah membunuh uncle jelek ini, maafkan aku karena tak meminta izin dari mu dulu" gumam chilla pelan
Tiba tiba Bee kembali sadar dan chilla sudah tak menguasai tubuhnya, Bee sedikit terhuyung karena memang tubuhnya sedikit lemah
"Bee apa kau baik baik saja" tanya ray sambil menahan tubuh Bee agar tak terjatuh
"aku baik baik saja" jawab bee singkat sambil memegang kepala nya
"baiklah ayo masuk istirahat" ajak ray
"tapi bang, bagaimana anggota...." ucap bee terpotong karena kaget melihat anggota BR yang sudah tumbang semua tanpa sisa termasuk kenan
"bang dia" tanya Bee sambil melihat kenan yang kepala nya sudah terpisah dari tubuhnya
"chilla" jawab ray singkat
"tidak mungkin" ucap bee tak percaya
"nanti akan aku jelaskan, ayo kita masuk istirahat" ucap ray, Bee hanya diam saja dan mengangguki ucapan ray
"semuanya dengan kan saya" ucap rey lantang ketika ray membawa Bee kedalam
"bereskan semua sampah ini dan bersihkan seluruh markas" perintah rey dengan suara lantang dan dingin nya
"baik King two" ucap semua anggota
"setelah selesai kalian beristirahatlah, jika ada yang terluka segerah obati" ucap rey lagi
"baik King two" balas semua anggota kompak lagi
Setelah itu para anggota memulai pekerjaan nya untuk membereskan semua mayat mayat anggota BR
"kalian sebaiknya beristirahat disini dulu" ucap rey datar
"baik rey, terima kasih" ucap mereka kompak (haikal, yoga, damian, afgan, 2V dan nesi)
"hmm" balas rey hanya berdehem
Setelah itu mereka masuk ke markas dan ke kamar masing masing untuk membersihkan diri juga beristirahat