Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 149



"katakan tidak usah bertele tele" ucap bee dingin


"hey santai saja jangan tegang begitu" ucap haikal yang sebenarnya sedikit takut


"kau ini sangat menyebalkan kak" ucap bee kesal


"hehehehe baiklah maafkan aku" ucap haikal dengan cengiran nya


"lanjutkan yang tadi" ucap bee


"pangeran Alexios telah tau kau adalah seorang mafia, mungkin rencana dia agak sedikit ekstrim kali yah" ucap haikal


Bee langsung menjatuhkan rahang nya, dia tak percaya haikal telah membuatnya penasaran hanya dengan ucapan itu


Plak


Bee memukul bahu haikal karena dia sangat kesal dengan nya


"hey kenapa kau memukul ku" ucap haikal


"kau sungguh menyebalkan kak, ku kira itu hal penting tapi nyatanya kau cuma bicara omong kosong, ingin rasanya aku mencincang tubuhmu dan ku kasih ke Jack juga nick" ucap bee kesal


Haikal merinding sendiri mendengar ucapan Bee yang ingin sekali mencincang nya itu


"hey aku bukan bawang yang seenaknya kau cincang untuk memasak" ucap haikal sedikit takut


"beritau aku apa rencana mereka" pinta Bee dingin


"baiklah baiklah" balas haikal


Haikal pun menceritakan apa rencana yang di buat ketiga pangeran kerajaan willson itu, sebelumnya memang haikal mengirim mata mata untuk ketiga pangeran itu


"hmm rencana yang sangat bagus" ucap bee setelah haikal mengucapkan rencana ketiga pangeran itu lalu mengeluarkan senyum semrik nya


"baiklah kerja bagus kak" lanjutnya


"ya dong siapa dulu gituh bang haikal" ucap haikal narsis sambil mematikan rambut nya


"cih narsis kali kau" ucap bee jengah dibalas cengiran kuda haikal


"oh iya dimana kak yoga" tanya bee


"yasudah kak aku mo tidur sini aja deh, males pulang" ucap bee


"ya terserah kau saja lagian mansion ini juga milik mu" balas haikal


"baiklah aku ke kamar dulu ya kak, good night" ucap bee sambil berdiri dari duduk nya


"iya, night too Queen" balas haikal tersenyum


Setelah itu Bee meninggalkan haikal yang ada di ruangan nya tadi, Bee sangat mengantuk makanya setelah sampai di kamar dia langsung terlelap ke alam mimpinya


***


"nak kembalilah ke kerajaan, kerajaan saat ini sedang dalam masalah" ucap seseorang wanita paruh baya yang terlihat masih cantik dan yang tak lain mommy Bee (ratu Avi)


"tapi mom, bagaimana dengan keluarga ku, aku tak mau meninggalkan mereka" balas seorang gadis yang tak lain bee


"bawa mereka bersama mu, mommy mohon jaga keluarga mu yang sekarang juga karena banyak orang jahat yang mengintai mereka" pinta ratu Avi


"baik mom, tapi Queen tak bisa janji karena Queen memiliki banyak pekerjaan lain" ucap bee


"tidak apa yang penting berusaha lah" balas ratu Avi


"mommy maaf kan Queen karena Queen mommy kehilangan nyawa dan di bunuh oleh laki laki brengs*k itu" ucap bee sendu


"tidak apa nak, mommy senang kamu juga sudah membalas dendam mommy mu ini" balas ratu Avi


"oh iya, sini tangan mu" ucap ratu Avi


"untuk apa mom" tanya Bee heran


"sini berikan saja" ucap ratu Avi


Bee pun menyodorkan tangan nya, dia melihat ratu Avi memegang pergelangan tangan nya dan untuk sesaat Bee telah memakai sebuah gelang


Gelang yang sangat cantik bisa di bilang gelang itu juga unik dan menarik bahkan gelang itu memiliki aura yang sangat mistis


"ini gelang apa mom" tanya Bee sambil melihat gelang yang dia pakai


"kau akan tau nanti nak" jawab ratu Avi