
Kini Bee dkk sedang pesta bbq di taman belakang mansion milik bee
Semua orang nampak bahagia termasuk Bee, dia sangat bersyukur memiliki keluarga yang sangat menyayangi nya ya walaupun mereka adalah teman teman nya
"Bee lo ngapain disini gak ikut sama mereka si sana" tanya ray menghampiri Bee yang sendirian
"aku sangat bahagia sekali bang" ucap bee tidak membalas pertanyaan ray
"aku bersyukur banget kenal mereka semua, aku gak nyangka akan terjadi seperti" lanjutnya masih menatap di mana semua orang tengah berkumpul
"gue tau, gue juga ngerasa sangat bahagia, mungkin dulu kalo lo gak nolongin gue, gue gak kan ada disini" ucap ray mengingat dulu saat Bee menolong nya
"hayuk lah ikut mereka" lanjutnya mengajak Bee untuk berkumpul bersama kawan kawan nya hanya di angguki Bee
Ray pun mengajak Bee untuk berkumpul dengan yang lain, ray memapah bee untuk membantu nya berjalan walaupun Bee menolak tapi ray kekeh untuk membantunya
"woy Queen kita dateng nih" ucap arka
Sontak semua menoleh ke arah Queen, menyambut nya dengan senyum hangat mereka. Semua orang kini tersenyum lebar yang dulunya bermuka datar pun akhirnya bisa tersenyum juga
"terima kasih buat kalian semua" ucap bee tulus
"Ayolah kita keluarga tak perlu mengucapkan terima kasih" ucap viola
"iya bener kata viola, kita keluarga dan selamanya akan seperti ini" tambah nesi
Sedangkan yang lain hanya menjadi pendengar setia juga menjawab dengan menganggukan kepala nya
"ayo bee sini kita lagi bakar daging nih buat pesta bbq" ucap viola
"iya nih juga ada ayam udang cumi dan lain nya, masih banyak bahkan jagung pun ada" tambah arka
"tidak, kalian saja aku akan duduk disini" tolak Bee sembari menunjukan bangku kosong
"Queen nih buat kamu" ucap alex sambil membawa potongan daging juga cumi di piring yang dia sodorkan
"terima kasih lex" ucap bee tersenyum pada alex
"aku suapi aja ya" pinta alex hanya di angguki bee
"mommy, zio sangat bahagia mommy sudah pulang dan sehat" ucap zio menatap bee
"zio sini nak" ucap bee memanggil zio untuk duduk di pangkuan nya
"zio, mommy harap zio menjadi laki laki yang kuat ya agar bisa menjaga keluarga zio nantinya" ucap bee
"pasti mom, zio akan berusaha yang terbaik untuk mommy" balas zio
"anak pintar" ucap bee sambil mengelus pucuk kepala zio
"lebih baik kita tinggalkan pasangan baru ini" ucap ray pada semuanya
"iya daripada kita jadi obat nyamuk" timpal nesi hanya di angguki yang jomblo hahaha
"ayo zio ikut uncle biar mommy sama daddy berdua" ajak ray lalu di angguki zio
Semua orang pun pergi menjauh dari alex dan bee, mereka memberi waktu untuk pasangan baru itu agar saling memberi perhatian
"Queen ini adalah hari paling bahagia buat aku" ucap alex menatap bee
"hmm aku pun sama, aku akan menyimpan kebahagiaan ini di memori ingatan ku" balas Bee juga menatap alex
"Queen, apa kamu mau menerima aku walaupun aku seorang mafia sama seperti mu" tanya alex
"kenapa kamu bertanya seperti itu" bukan nya menjawab Bee malah bertanya
"tidak apa hanya tanya saja" jawab alex
"aku akan menerima kamu apa pun keadaan kamu" balas bee
"apa kamu tak takut kalo aku berhianat" tanya alex lagi
"tidak, jika kamu berhianat makan aku tidak akan memaafkan mu dan menghancurkan markas mu sampai akar akar nya" jawab bee dingin membuat alex bergidik ngeri
(tuhan kenapa calon bini gue dingin banget yak, bisa bisa beku nih gue lama lama) batin alex
"ga papa beku nanti aku jemur" ucap bee setelah mendengar batin alex
"hah jangan dong bisa item nih kulit" ucap alex
"dih cowo kok takut kulitnya item, narsis amat" ucap bee kentus, alex hanya menunjukan cengiran kuda nya
***
Sedangkan ray dkk mereka tengah menyantap daging yang mereka bakar bersama atek atek nya
"gue seneng banget lihat Bee bahagia" ucap viola
"iya gue juga, baru kali ini lihat Bee sebahagia itu" tambah nesi
"hmm kita berharap, kebahagiaan ini akan terus terjadi" ucap viona
Di lain tempat
Kini seseorang di markas nya telah membuat rencana untuk menyerang markas TBD
"baiklah sekarang persiapkan tenaga kalian untuk penyerangan besok malam" ucap boss itu pada anggota mafioso nya yang tak lain adalah kenan
"baik King" ucap anggota itu kompak
Yah kenan memiliki dendam kepada leader TBD, karna hanya seorang gadis telah mengalahkan nya dan juga menghancurkan sebagian markas nya
"lihat saja aku akan menghukum mu gadis kecil dan akan menghancurkan mu" ucap kenan dengan senyum semrik nya
"walaupun kau adalah mafia terbesar pertama tapi itu tak membuat ku menyerah" kekeh nya
Hahahahahaa
"tunggulah kedatangan ku hahahha" ucap nya lalu kembali tertawa
Tawa kenan terdengar hingga sampai di luar membuat para mafioso takut mendengar tawa dari sang King nya
Kembali ke mansion bee
"uhuk uhuk" Bee tiba tiba tersedak makan nya
"Queen ini munim dulu" ucap alex sambil meyodorkan segelas air putih
"terima kasih alex" balas Bee lalu menimun air itu
(kenapa perasaan ku tiba tiba gak enak yah, apa akan terjadi sesuatu, lebih baik aku bicara pada haikal dan yoga untuk berjaga bila ada penyerangan dadakan) batin bee
"alex aku ingin bicara pada haikal dan yoga apa boleh" tanya bee
"untuk apa kamu bicara sama mereka" tanya alex
"aku hanya menyampaikan sesuatu hal penting" jawab bee datar
"baiklah kamu tunggu disini aku akan panggul mereka" ucap alex lalu pergi memanggil haikal dan yoga
Beberapa menit kemudian haikal dan yoga pun menghampiri bee
"ada apa Queen kenapa lo manggil kita" tanya haikal
"aku ingin bicara serius" ucap bee serius
Haikal dan yoga pun mengerutkan dahi nya bingung juga penasaran lalu mereka mengangguk an kepala nya
"perasaan ku tiba tiba gak enak, aku minta buat kalian juga anggota yang lain berjaga jaga terutama para sniper juga, bisa jadi akan ada serangan dadakan karna perasaan ku tak mungkin salah" ucap bee datar juga penuh keseriusan
"baik Queen akan kami laksanakan" ucap haikal dan yoga kompak
"jangan lupa hubungi aku jika memang benar benar ada penyerangan" pinta bee
"baik Queen" jawab mereka kompak lagi
"jangan bilang ini kepada siapa pun termasuk bang ray, jika ada yang mengetahui lihat saja aku akan menghukum kalian" ucap bee dingin juga disertai ancaman juga senyum semrik nya
Haikal dan yoga pun langsung tegang juga bergidik ngeri karna mendengar ancaman juga senyum smirk dari sang Queen, ini untuk pertama kali nya melakukan itu setelah Bee keluar dari rumah sakit
"baik Queen" jawab mereka kompak
"baiklah sekarang kalian kembali menikmati pesta bbq nya" ucap bee datar
"baik kami permisi queen" balas mereka kompak lalu meninggalkan bee
"lihatlah senyum mengerikan itu telah kembali lagi membuat gue takut" ucap yoga ketika menjauh dari bee
"gue juga sama ga, merinding gitu" balas haikal menyetujui ucapan yoga
"gue masih denger ucapan kalian" teriak Bee mendengar ucapan haikal dan yoga
Sementara haikal dan yoga langsung menghentikan jalan nya menghadap ke arah Bee lalu menunjukan cengiran kuda nya
Waktu terus berjalan, sekarang sudah jam 12 lebih 30 menit malam, semua orang pun telah membereskan bekas pesta bbq dan pergi ke kamar masing masing untuk tidur karena merasa lelah
.
.
.
.
.
***Hehehe cuma 1164 kata nih kak bingung mau nulis apa an, ga papa kan....
Jangan lupa dukungan nya yah***