Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 68



Di meja bee


"tumben tuh anak gak bikin gara gara" ucap nesi


"baguslah biar gak berisik" ucap ken


"tau tuh, bosen gue lihat muka dia" ucap ken


(kalian gak akan tau kenapa Jessica gak ganggu bee, pasti dia akan melakukan sesuatu pada bee) batin rey


(gue tunggu rencana lo Jessica malik abraham) batin Bee dengan senyum defil nya


"kok tiba tiba gue dingin yah" ucap ken


"iya gue juga, merinding gitu" ucap arka


Sedangkan yang lain hanya diam karna aura itu berasal dari Bee.


(bisa bisa mati kedinginan gue kalo gini, aura nya bikin gue merinding, gue aja gak gitu gitu banget) batu alex yang masih menatap Bee (hahaa dasar si alex)


"makanan sudah datang" ucap 2V kompak


"kalian kenapa pada diem" tanya viona


"ga apa yank, udah kita makan aja" ucap ken


Mereka pun makan tanpa ada suara sedikit pun, Bee yang biasa nya memulai percakapan sekarang hanya diam membisu dan memasang wajah datar nya.


(kok gue gak nyaman yah dengan suasana gini) hati viola


(kenapa pada diem gini sih bikin suasana canggung aja) batin viona


Tiba tiba ponsel Bee berbunyi, be langsung mengangkat ponsel nya karna ada panggilan dari haikal.


"gawat Queen markas di serang, anggota kita sudah mulai tumbang" ucap haikal di seberang sana dengan nafas ngos ngosan


Bee langsung mematikan ponsel nya tanpa menjawab ucapan haikal.


"rey lo ikut gue" ucap Bee dingin


"lo mau kemana Bee kenapa kita gak di ajak" tanya viola


"markas" jawab Bee dingin


"kalian izinin gue dan Bee ke guru" ucap rey pada viola hanya di angguki viola


Bee dan rey langsung membawa motor mereka masing masing dengan kecepatan di atas rata rata untuk ke markas nya.


Sebelum ke markas Bee mampir ke mansion untuk mengambil jubahnya serta topeng begitupun dengan rey karna saat ini rey menjabat sebagai King pengganti ray sementara.


Saat sampai di markas Bee dan rey langsung menyerang anggota mafia yang menyerang markas nya.


Door door


Buukkhh


Paakkhh


Sreettt sriingg


Buukkhh


Kreekk


Door


"siapa yang berani menyerang markas gue" teriak Bee dengan nada dingin nya saat selesai berperang.


Tak ada yang berani menjawab semuanya hanya dia lalu ada salah satu anggota TBD yang angkat bicara.


"Qu...een ini a...da salah satu anggota da....ri mereka ya...ng masih hidup" ucap anggota TBD itu terbata sambil membawa tawanan nya


Anggota TBD itu langsung membawa tahanan nya ke ruang penyiksaan dan mengikat dia dengan cara tangan gi gantung ke atas.


Braaakk


Bee menendang pintu ruang penyiksaan hingga membuat haikal dan yoga yang berada di dalam pun kaget termasuk tawanan nya itu.


"dari anggota mana kau hah" tanya Bee membentak dengan nada dingin


"jawab" bentak Bee lagi


"gre...en sna...ke" jawab tawanan itu terbata


"to...long le....paskan sa....ya qu...een" lanjutnya


(ternyata kalian udah mulai menyerang markas gue, oke lihat saja gue akan ngikutin permainan kalian) batin bee


"apa kau mau kebebasan" tanya dingin Bee, tawanan itu hanya menganggukan kepala nya


"baiklah tapi kau harus memata matai Green snake tanpa sepengetahuan mereka" ucap Bee dingin


"ba....ik qu..een" ucap tawanan tadi


"jika kau tidak melaporkan laporan mu, maka keluarga mu akan aku hancurkan" ucap Bee dengan senyum menyeringai


"ba...ik qu...en tolong ja...ngan sakiti ke..luarga sa...ya" ucap tawanan tad


"itu tergantung dirimu, siapa nama mu" ucap Bee.


"saya David" jawab tawanan tadi


"baiklah lakukan tugasmu nanti dengan baik, dan jangan lupa bicara pada ketua mu kalo kau telah melukai leader TBD dan berhasil kabur saat itu" ucap Bee panjang lembar, David hanya menganggukan kepala nya


"apa kau mengerti" bentak bee


"baik Queen saya mengerti" jawab david


"haikal lepaskan dia dan kau beri alat dia" ucab bee


"baik Queen" jawab haikal


Bee pun berjalan keluar dan menuju ruangan nya dengan di ikuti rey.


Haikal pun langsung melepaskan ikatan David dan memberi David penyadap suara bahkan kamera kecil dsb untuk pemantauan David agar tak menghiananti TBD.


"ingat jangan sampai kau menghianati kepercayaan Queen" ucap haikal datar pada david


"baik tuan saja berjanji tidak akan menghiananti Queen" ucap David tegas


"bagus sekarang kau pergi dan laporkan pada ketua mu apa yang di katakan Queen tadi" ucap haikal


"baik tuan" jawab david


"jangan sampai kau melepaskan alat alat itu, jika sampai kau melepasnya kau akan menanggung akibatnya" ucap haikal hanya di angguki david


.


.


.


.


.


***Gimana seru gak kak


Hehehe


Jangan lupa tinggalkan jejak ya kak😘***