Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 107



"kalian perkenalkan diri kalian" perintah alex pada 3D


"hai gue Darrel"


"hai gue Darren"


"hai gue Dendrick"


"mereka adalah orang kepercayaan Queen di negara K" imbuh alex hanya di angguki viola dkk


"gue Arka"


"gue Ken"


"gue viola"


"gue viona"


"gue nesi"


"salam kenal" ucap viola dkk kompak


"salam kenal juga" balas 3D kompak


"ayo kita makan bersama ini masih ada bnyak makanan" ajak alex


"tidak udah kita mau jenguk Queen dulu" tolak darrel


"iya kita udah makan kok kalian lanjutin aja" tambah Darren


"baiklah Queen ada di ruangan sebelah" balas ray


"yaudah kita pamit ya" ucap Dendrick hanya di angguki ray dkk


Di ruangan ICU


"hai Queen apa kabar, sorry yak kita baru dateng soalnya sibuk hehehe" ucap Darrel memulai percakapan nya dengan Bee walaupun Bee masih tertidur nyeyak


"cepet sadar ya Queen, kita gak mau kehilangan lo, lo adalah malaikat penolong kita" ucap Darren berkaca kaca


"iya Queen lo harus kuat, bertahan lah kita disini nungguin lo bangun, lo gak capek apa tidur mulu" tambah Dendrick tersenyum sambil meneteskan air mata nya


"kita rindu sama lo Queen, kita pengen lihat senyuman lo bahkan suara garang lo saat memarahi kita kalo lagi berantem" ucap darrel


"kita bakal nemenin lo disini kok untuk sementara" lanjutnya


"cepet sadar ya adek gue yang nakal cup" ucap Darren lalu mencium kening bee


Begitu juga Darrel dan Dendrick mereka juga ikut mencium kening Bee, setelah itu mereka keluar menuju ruangan sebelah tempat dimana keluarga Bee istirahat.


Di ruangan itu hanya ada keheningan, semua hanya melamun serta pandangan mereka kosong.


"2V, nesi, rey, Arka, ken kalian pulang saja biar kami yang jaga bee" perintah ray


"apa kita tak bisa menginap kak" tanya viola


"tidak bisa, apa kalian lupa besok kalian sudah mulai kuliah kan" jawab ray


"hmm baiklah kita akan pulang" ucap viola dkk kompak


"kak tolong jaga Bee gue gak mau kehilangan dia" ucap nesi memeluk ray


"iya gue akan jaga Bee kok kalian tenang aja Bee akan baik baik saja" balas ray sambil mengelus punggung nesi


"baiklah sekarang kalian pulang ya, hati hati di jalan" lanjut nya hanya di angguki mereka


"ray alex sebaiknya kalian juga pulang pasti kalian lelah, kita akan jagain Queen kok" ucap darrel


"tapi kak gue gak mau ninggalin queen walaupun sedetik pun" balas alex


"lo tenang aja lagian pintu kamar Bee kan sudah ada penjaga nya" ucap Darrel lagi


"kita pulang aja lex besok kan bisa kesini lagi" ucap ray


"yaudah gue nitip Queen ya kak tolong jaga dia" ucap lirih


"iya kita bakal jaga Queen kok" ucap darren


"thanks ya kak kita balik dulu" ucap alex hanya dia angguki 3D


(lo gak salah pilih calon suami Queen, dia sangat baik gue lihat dia sangat sedih melihat lo gini) batin Darrel menatap kepergian alex dan ray


(gue harap lo gak akan sakitin atau hianantin Queen lex setelah dia sadar nanti, gue tau lo laki laki baik) batin Darren


(semoga suatu saat nanti alex bisa jaga lo Queen setelah lo sadar, gue tau alex yang terbaik buat lo dan gue dukung itu) batin Dendrick


Di mansion bee


Kini semua orang tengah berkumpul di ruangan keluarga begitu juga alex dkk mereka menginap disana semenjak Bee di rumah sakit.


"daddy bagaimana kabar mommy apa mommy baik baik saja" tanya zio pada alex


"semoga mommy baik baik saja ya zio, doakan saja" jawab alex mencoba tersenyum walaupun susah


"iya dad, zio gak mau kehilangan mommy hiks hiks" ucap zio mulai menangis


"daddy juga gak mau kehilangan mommy zio, daddy sayang sama mommy juga zio" ucap alex yang telah meneteskan air mata nya


"daddy zio janji hiks jika zio besal nanti hiks zio akan jaga mommy juga daddy" ucap zio masih nangis sesegukan


"sudah anak daddy kan kuat jangan menangis yah" ucap alex tersenyum


"iya dad, zio hanya kangen sama mommy" ucap zio lirih


"sabar ya zio pasti mommy bentar lagi bangun kok" balas alex sambil mengelus pucuk kepala zio


"yaudah yuk tidur ini sudah malam loh" ajak alex


"iya dad, zio tidul sama daddy yah" ucap zio hanya di angguki alex


"kalian tidurlah besok hari pertama kalian berangkat kuliah jangan sampai terlambat" ucap alex pada 2V, nesi dan rey


"baiklah" jawab mereka kompak


"gue juga mau tidur besok ada jam pagi" ucap arka


"gue juga lah" tambah ken


"baiklah lebih baik kita tidur, selamat malam semuanya" ucap ray


Lalu mereka bubar ke arah kamar masing masing.


Skip pagi hari


Pagi harinya semua orang nampak sibuk karna hari ini semua sudah berangkat kuliah, saat ini mereka sedang memakan sarapan bersama.


2V dan nesi pun mencoba untuk tersenyum bahagia walaupun sebenarnya hati mereka sangat sakit, jika di izinkan mereka akan menangis setiap hari hanya untuk menangisi Bee agar cepat bangun dari koma nya.


Setelah selesai makan mereka berangkat ke kampus bersama, mereka satu kampus karna memang sengaja agar tak pernah berpisah.


Skip RS BA


Kini ray dkk telah di rumah sakit untuk menjenguk Bee. Mereka tidak tenang jika meninggalkan Bee terlalu laea ya walaupun ada 3D


Saat sampai di ruangan bee mereka hanya melihat Bee dari depan karna ruangan bee hanya di kelilingi kaca yang tebal.


"aku mau jenguk Queen, tapi hanya ingin sendiri" ucap alex lirih


"baiklah lex silahkan masuk" ucap darrel


Alex pun memakai pakaian steril nya lalu masuk ke ruangan bee tak lupa juga memakai masker.


"hai Queen apa kabar, aku balik nih mau jenguk kamu lagi" ucap alex setelah duduk di kursi dekat ranjang


"oh iya hari ini 2V nesi dan rey sudah masuk universitas loh, apa kamu gak pengen kuliah seperti mereka" ucap alex memegang tangan bee


"astaga aku lupa jika kamu sudah lulus S2 hehehe" ucap alex lagi terkekeh dengan tingkah nya


"Queen aku harap kamu cepat bangun" ucap alex lirih


Tiba tiba alex merasakan bahwa jari jari Bee bergerak, sontak membuat dirinya merasa senang.


"Queen jari kamu bergerak, tolong bangun lah buka mata mu" ucap alex tersenyum


"a...al...leexx" ucap bee lirih dan terbata


"astaga tuhan terima kasih Queen tunggu jangan banyak bicara aku kan panggil dokter" ucap alex girang lalu berjalan ke arah pintu


"ray panggil dokter Queen sudah sadar" ucap alex pada ray dengan mata berbinar


Sontak semua yang ada disitu pun menangis bahagia lalu mereka berebut untuk masuk ke ruangan.


"Bee akhirnya lo sadar gue kangen sama lo" ucap viola


"permisi maaf saya periksa pasien dulu kalian keluar sebentar" ucap dokter velik


"baik dok silahkan di cek" ucap alex sambil menggiring semua keluar ruangan


Beberapa menit kemudian dokter velik telah keluar dari ruangan bee.


"dokter gimana keadaan queen/Bee" tanya mereka kompak


"alhamdulillah semua atas izin allah nona Queen telah sadar dari tidur panjang nya, keadaan nya juga mulai membaik, saya akan memindahkan dia ke ruangan perawatan" jawab dokter velik


"syukurlah" ucap mereka kompak


"baik dok jangan lupa pindah Queen ke ruangan vip" ucap alex


"oh iya apakah kita boleh jenguk dok" lanjutnya bertanya


"baik tuan dan iya kalian bisa menjenguk nya, kalo begitu syaa permisi dulu" ucap dokter velik hanya di angguki mereka semua


Alex dkk serta 3D pun masuk keruangan Bee, alex duduk di kursi yang dekat dengan ranjang Bee sedangkan yang lain hanya berdiri menatap Bee tersenyum.


"bagaimana keadaan mu apa sudah mendingan" tanya alex


"ehm al lex ak ku mau minum" ucap bee


"hah oke baiklah, ini silahkan diminum" ucap alex sembari menyodorkan minum nya


"bagaimana kabar kamu Bee" tanya viola


"apa masih ada yang sakit queen" tanya ray


"sudah diam aku sangat lelah ingin tidur" ucao Bee jengah