
"apa" ucap ray kaget
"serius lo lex Bee" tanya ray masih kaget
"ga...k kok zi...o cuma becan...da" jawab alex terbata
(zio kenapa sih bilang kek gitu, gue kan jadi gak enak sama Bee dan ray) batin alex
"Bee apa itu benar" tanya ray menatap tajam Bee karna jawaban alex tidak memuaskan
"santai kali bang, gak kok zio ngmng gitu karna dia butuh orangtua bang, iya kan zio" jawab bee lalu menatap zio
"gak pokok nya zio mau daddy nikah sama mommy" ucap zio kekeh
(astaga zio kenapa kamu selalu bikin masalah buat daddy sih boy) batin alex
"lo tenang aja lex" ucap bee karna mendengar batin alex
Alex hanya tersenyum kikuk karna dia lagi lagi lupa kalo Bee memiliki mata batin😂.
"zio beneran mau daddy nikah sama mommy" tanya ray pada zio
"iya zio mau uncle, kalna daddy alex sangat baik sama zio, zio juga sayang sama daddy" jawab zio serius
"zio kamu lapar gak, kita makan yuk" ucap bee mengalihkan pembicaraan
"iya mom zio laper, ayo mom kita makan" ucap zio
"bang ray, Alex kita makan dulu yah" ajak Bee hanya dapat anggukan mereka
Mereka pun melakukan makan malam bersama di tambah dari tingkah lucu zio yang membuat suasana menjadi bahagia.
"bang gue ajakin zio tidur yah" ucap bee setelah selesai membersihkan meja tempat makan.
"iya, zio tidur yah udah malem" ucap ray lalu melihat zio
"iya uncle, selamat malam uncle daddy" ucap zio
Cup
Cup
Kecupan singkat di pipi ray dan Alex dari zio sebagai ucapan selamat malam. Bee dan zio pun pergi ke kamar, sedangkan ray dan Alex masih setia di ruang tamu.
"jadi itu restoran milik lo ray" tanya alex saat di ruangan itu hanya ada keheningan
"iya gue buka restoran itu belum lama" jawab ray
"hebat juga ya lo bisa buka restoran sendiri" piji alex
"biasa aja lagian gue bisa masak terus gue kepikiran mending buka restoran sendiri aja"
"oh iya lo gak kepikiran balik gitu"
"gue sih sebenernya pengen balik waktu itu tapi karna gue inget viola yang benci ama gue dan rey yang gak peduli gue lagi jadi buat apa"
"lo tau gak semenjak lo pergi, Queen terus merasa bersalah ray dia tambah dingin dan irit bicara banget"
"serius lo lex" tanya ray
"ya gue serius, lalu kedatangan zio membuat Bee kembali hangat sama kita ya walaupun masih sedikit datar, tapi gue bersyukur Bee jadi mudah tersenyum saat ada zio" jawab alex panjang kebar
"gue jadi bersalah sama Bee" ucap ray merasa bersalah
"udah telat, lagian lo kenapa sih dulu gak dengerin penjelasan Bee" ucap alex
"itu karna gue cemburu" jawab ray tanpa sengaja
"apa ray gue gak salah denger kan" tanya alex kaget
"eem mak...sud gu..e cem...buru sebagai abang i...ya aba...ng" jawab ray terbata
"lo gak lagi bohong kan sama gue" tanya alex selidik sambil menatap ray tajam
"lo ngapain natap gue gitu" bukan nya menjawab ray malah balik tanya pada alex
"gue tau sebenernya lo suka sama queen bukan suka sebagai adik kan" ucap alex
"hah... emm begitulah, mungkin gue harus ngomong jujur sama lo" ucap ray
"yaudah ngomong" ucap alex
"iya gue suka sama bee semenjak bertemu pertama kali karna dia nolongin gue sama rey waktu itu dari preman, tapi setelah itu Bee cuma menganggap gue sebagai abang nya, gue gak bisa apa apa gue harus terima keputusan Bee, selama ini gue beri kasih sayang bukan hanya sebagai abang melainkan gue menganggap Bee sebagai wanita yang gue sayangi, hati kecil gue berkata gue gak akan dapat balasan cinta dari Bee namun gue gak peduliin itu yang peduliin cuma Bee memberi kasih sayang dan cinta yang tulus padanya, waktu itu juga gue tau kalo lo sebenarnya suka sama Bee tapi gue gak peduli" ucap ray panjang kali lebar😂
"cerita lo ternyata rumit yah" tanya alex
"ya seperti itu" jawab ray
Tanpa sepengetahuan mereka Bee mendengar apa yang di ucapkan ray saat ingin menglangkah ke ruang tamu.
Di sana dia berdiri sambil menintikan air mata karna mendengar ucapan ray, dia terkejut sekaligus merasa bersalah.
"bang gue gak salah denger kan" ucap bee tiba tiba
Alex dan ray pun kaget ternyata Bee mendengarkan semuanya.
"bang jawab kenapa lo diem" tanya Bee sekali lagi sambil menggoyangkan tangan ray
"lo gak salah denger kok Bee semua itu benar" jawab ray sambil tersenyum
Greebb.
"hiks kenapa lo gak ngomong hiks dari dulu bang hiks gue ngerasa bersalah hiks sam lo bang hiks hiks" ucap bee terisak sambil memeluk ray
"karna gue gak mau lo menghindar dari gue setelah gue ngucapin itu Bee" jawab ray sambil membalas pelukan bee
"tapi kan lo hiks gak gini juga bang hiks ngorbanin perasaan lo hiks" ucap bee masih terisak
"gue lebih baik ngorbanin perasaan gue daripada gue harus jauh sama lo Bee, gue sayang sama lo" ucap ray
"gue tau bang hiks"
"udah lepasin pelukan nya nanti ada yang cemburu" lanjutnya sambil melirik alex
Alex yang merasa di lirik pun langsung membuang muka karna tak ingin ray melihat nya saat ini karna dia sedang memendam amarah lebih tepatnya cemburu wkwkwk.
"siapa bang yang cemburu" tanya bee setelah melepaskan pelukan nya
"tuh lihat muka nya udah mendam amarah gitu" jawab ray sambil menunjuk alex
"gue gak cemburu" ucap alex datar
"serius lex kalo gak cemburu yaudah biar Bee gue nikahin yah lagian kita gak seadarah ini" ucap ray menggoda alex
"gak, Queen cuma punya gue" ucap alex tanpa sadar
"hahahaaa ngaku juga rupanya" ucap ray tertawa
Alex yang sadar akan ucapan nya pun hanya diam karna malu ditambah lagi Bee mendengarnya.
"lex lo beneran suka sama gue" tanya Bee menatap alex
Namun alex langsung menundukkan kepala nya karna tak mau bila Bee menatap dirinya.
"alex tatap mata gue, gue tanya sekali lagi apa lo suka sama gue" tanya Bee lagi
Alex langsung menatap manik indah bee, gadis yang selama ini dia cintai.
"iya Queen gue suka sama lo gue cinta sama lo tapi gue gak berharap lebih karna lo juga milik kenan" jawab alex menatap manik bee
Bee yang mendengar ucapan alex pun terdiam karna dari sorot mata alex dia berbicara sangat sungguh sungguh tidak ada kebohongan di matanya.
"tunggu siapa kenan" tanya ray bingung
"dia kekasih masa kecil Queen ray" jawab alex lirih
"apa jadi Bee lo udah punya pacar" tanya ray kaget
"iya bang tapi itu dulu ntah sekarang gue mau lanjut apa gak hubungan ini" jawab Bee sendu
"gue tau pilihan lo berat lo harus berfikir baik baik, sekarang lo udah punya zio lo juga harus memikirkan kebahagiaan dia" ucap ray menatap bee
"iya bang gue tau" balas bee
"yaudah lah gue mau balik udah malem, besok gue ada kerjaan di restoran" ucap ray
"lo gak nginep sini bang" ucap bee
"kapan kapan aja soalnya besok gue sibuk" balas ray
"yaudah lo hati hati bang di jalan cup.." ucap bee lalu mencium pipi ray
"iya, selamat malam cup.." ucap ray lalu mencium pipi Bee juga
"lex gue harap lo bisa jagain Bee ama zio karna lo seorang King TBW" ucap ray sambil menepuk pundak alex
"iya tanpa lo suruh udah pasti gue jaga ray" jawab alex
"yaudah gue pamit pulang, Bye Bee Bye alex" ucap ray
"Bye" ucap bee dan Alex
Setelah kepergian ray, di ruang tamu hening tanpa ada pembicaraan.
"Queen gue minta maaf karna udah cinta sama lo" ucap alex tiba tiba
"itu bukan kesalahan lex kenapa lo harus minta maaf" ucap bee
"gue gak tau kapan gue suka sama lo, semenjak lo sama ray deket gue gak suka itu gue cemburu" ucap alex sambil menundukkan kepanya
"udah lupain aja lex"
"gue udah berusaha lupain lo tapi gue gak bisa, semakin gue ingin lupain lo justru perasaan gue semakin besar"
"lex tatap mata gue" ucap bee
"gue tau melupakan itu tak semudah jatuh cinta, lo gak akan bisa melupakan nya dalam waktu sehari, gue berharap lo bertemu dengan orang yang juga sayang sama lo lex" ucap bee
"gue gak mau Queen, gue mau elo jadi pasangan gue" ucap alex kekeh
"gue sayang sama lo Queen gue cinta sama lo tolong kasih kesempatan gue buat masuk ke dalam hati lo" lanjutnya
"hmm berusaha lah lex gue akan tunggu waktu itu" ucap bee
"gue sayang sama lo Queen" ucap alex lalu memeluk bee
"boleh gue meminta sesuatu queen" lanjutnya sambil melepaskan pelukan nya
"apa" tanya bee
"gue......."
.
.
.
.
.
.
.
.
***Hahahhahaa penasaran kan apa permintaan alex
Makanya yuk kak dukung terus ya novel ku***