
"kenapa kamu menatapku seperti itu" tanya alex heran
"buka baju mu" perintah bee
"tidak, mengapa kamu menyuruh ku membuka baju ku sendiri" tanya alex
"daripada aku yang membuka nya" ucap bee
"coba saja kalo kamu mau" balas alex santai sambil menaik turun kan alis nya
"cepat lepas baju mu kalo tidak akan ku robek sekarang juga" ucap bee tiba tiba dingin
"baiklah" ucap alex pasrah
Setelah itu alex membuka baju nya, setelah bajunya terlepas luka yang ada di dada alex terlihat, luka itu belum alex perban karena tadi Bee tiba tiba datang
Bee yang melihat luka itu pun langsung mmebulatkan mata nya, karena apa karena luka sayatan yang alex dapat cukup besar
Bee langsung mencari kotak p3k dan langsung menarik alex untuk duduk di sofa
"duduk" perintah Bee sambil menarik alex
Bee membuka kotak p3k, mengambil kapas juga obat merah
"kenapa bisa seperti ini hmm" tanya Bee sedikit lembut juga khawatir
"tadi tak sengaja terkena pedang milik ketua DS" jawab alex menunduk
Bee tidak bertanya lagi, dia sibuk mengobati luka yang ada di dada alex lalu berpindah ke luka yang ada di lengan alex, Bee juga membalut luka milik alex
"sudah, tapi nanti kamu harus cek ke rumah sakiy" ucap bee sambil membereskan kotak p3k
"baiklah" balas alex tersenyum
"jangan banyak gerak" ucap bee ketika alex ingin menggerakkan lengan nya
"tapi... " balas alex terpotong karena Bee memotong ucapan nya
"tidak ada tapi tapian" potong bee
"haiisshh, tapi bagaimana jika aku ingin makan kalo kata mu tidak boleh di gerakan" tanya alex karena luka nya berada di lengan kanan
"apa kamu ingin makan" bukanya menjawab bee balik bertanya
"ya karena daritadi pagi aku belum sarapan" jawab alex lesu
"astaga kau ini, kenapa bisa belum sarapan hmm" tanya bee
"baiklah, aku akan membuatkan mu makanan, oh iya apa ada bahan makanan disini" ucap bee sekaligus bertanya
"ntahlah" jawab alex memang alex tak tau
"haiisshh kau ini" ucap bee kesal
Setelah itu Bee berjalan ke arah dapur yang ada di markas alex, di tengah perjalanan Bee bertemu fabian
"nona siapa kau kenapa kau ada disini apa kau mata mata" tanya fabian beruntun juga menuduh bee
"aku teman alex" jawab bee dingin
"tunjukkan buktinya kalo kau memang teman ketua kami" ucap fabian
Bee menunjukan sesuatu yang sama saat Bee menunjukan pada anggota TBW tadi waktu datang
"baiklah aku percaya, maafkan aku" ucap fabian
"hmm" Bee hanya berdehem lalu melanjutkan jalan nya menuju dapur
(tidak teman nya tidak alex sama sama dingin) batin fabian melihat kepergian bee
***
Setelah di dapur, Bee mengecek kulkas untung saja di kulkas ada ayam juga beberapa macam sayuran yang bisa Bee masak
"masak apa yah" ucap bee sambil berfikir dan memegang beberapa sayur
"goreng ayam aja kali ya sama sop" ucap bee lagi
"iya lah itu aja yang gampang" monolog Bee lagi
Bee langsung memasak nasi, memotong sayur dan menggoreng ayam
Skip
"alex ayo makan" ucap bee sambil membawa sepiring makanan dan segelas air putih
"kenapa cuma satu" tanya alex
"sudah jangan banyak tanya, sini aku suapin" ucap bee
Alex hanya pasrah menerima suapan Bee, sebenarnya alex juga ingin menyuapi Bee tapi luka di lengan nya yang membuat ia tak bisa bergerak bebas