Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 123



Keesokan harinya


Mereka saat ini sedang berkumpul di kamar Bee karena apa ya karena Bee telah sadar setelah operasi dadakan semalam hahaha


Semua raut wajah orang nampak bahagia karena melihat Bee telah membuka matanya kembali


"kondisi nona Queen sudah membaik jadi kalian tak perlu membawa nya ke rumah sakit" ucap velik setelah memeriksa bee


"baik dok terima kasih sekali lagi" ucap ray


"sudah saya bilang ini tugas saya jadi kalian tak perlu sungkan" balas velik


"baiklah kalo begitu saya dan suster vina akan kembali ke rumah sakit" lanjutnya


"baik dok" ucap mereka kompak


"mari dok sus saya antar" ucap bunga


"terima kasih nona" balas velik dan vina tersenyum


"apa masih sakit nak" tanya anissa


"ehm sedikit mom" jawab bee berbohong


"tak usah pura pura, aku tau itu masih sangat sakit" ucap alex


Bee langsung menatap tajam alex, alex yang di tatap hanya diam dengan muka datar nya


"benarkah apa sangat sakit nak" tanya anissa yang mulai khawatir


"tenang mom jangan khawatir Bee anak yang kuat jadi ini bukan apa apa" jawab bee tersenyum


Anissa dan marchel yang mendengar jawaban 'bukan apa apa' pun menjatuhkan rahanya tidak percaya


"apa maksud kamu 'bukan apa apa' nak" tanya merchel bingung


(njiiirrr keceplosan nih gue) batin bee


"ah itu hmm maksud Bee tidak apa kok mom dad ini pasti akan cepat sembuh" jawab bee tersenyum kikuk, anissa dan marchel hanya ber oh ria


"Bee apa kamu mau makan" tanya ray


"tidak bang, buah saja Bee ingin buah" jawab bee


"kamu mau buah apa" tanya ray


"buah pear" jawab bee


"sini ray aku aja yang kupasin" pinta alex


"gak gue aja, gue pengen manjain adek gue karna setelah dia menikah pasti gue gak bisa manjain dia lagi" ucap ray sewot


"terserah" balas alex singkat


Sedangkan yang lain hanya tersenyum melihat sikap ray yang memanjakan bee


"kalian kenapa pada kumpul disini, dan kenapa kalian tidak kuliah" tanya bee


"kami ingin menjaga mu" jawab mereka kompak termasuk zio


Bee yang mendengar jawaban mereka pun terharu, dia sangat beruntung bisa memiliki keluarga yang baik seperti mereka bahkan mereka rela melakukan apa pun untuk menjaga bee


"terima kasih" ucap bee tersenyum dengan mata berkaca kaca


"kita keluarga jadi tak ada kata terima kasih" ucap mereka kompak lagi sambil tersenyum lebar


"kalian adalah yang terbaik" balas Bee juga tersenyum lebar


"Bee ini buah nya ayo dimakan" ucap ray


"terima kasih bang" ucap bee


"iya iya" balas bee tersenyum


"apa kalian sudah sarapan" tanya bee


"sudah" jawab mereka kompak, Bee hanya membalas dengan senyuman nya


"apa kalian tidak capek berdiri dari tadi" tanya bee


"tidak" jawab mereka kompak lagi


"aiisshh kalian ini kompak sekali sudah seperti paduan suara" ucap bee kesal


"lalu" tanya mereka kompak lagi


"terserah" balas Bee yang masih kesal


"baiklah" ucap mereka kompak lagi


Bee hanya menatap datar merka lalu membalikkan tubuh nya agar membelakangi mereka


Sedangkan yang lain hanya menahan tawa nya melihat Bee kesal dengan mereka


"baiklah kita pergi karena Queen kita ingin istirahat" ucap marchel, hanya di angguki mereka semua


Setelah merasa semua orang pergi, Bee membalikkan tubuhnya kembali, dia memikirkan kejadian semalam yang menimpa nya


(*apa tuan wildan yang bekerja sama dengan Jessica untuk menyingkirkan ku)


(tapi apa yang dia dapat, sedangkan perusahaan dia saja ada di tangan ku)


(haaaa aku tau pasti dia jual dirinya, tapi...... Aahh aku harus cari bukti dulu*)


Setelah itu Bee mengambil ponsel nya dan menelepon haikal untuk mencari bukti tentang Jessica dan wildan yang bekerja sama


Hanya hitungan detik haikal mengangkat panggilan dari Bee daan...


"Queen gue denger dari dokter velik lo tertembak, gimana lo sekarang sudah baikan belum apa masih ada yang sakit, siapa yang lakuin ini semua bakal gue habisin tuh orang, sorry yah gue gak jenguk lo" ucap haikal di sebrang sana


"astaga kak bisa satu satu gak tanya nya" ucap bee kesal


"sorry, gue terlalu khawatir sama lo" jawab haikal lirih


"iya aku tau kok, sekarang kakak dengerin aku" ucap bee


"baiklah" balas haikal


"sepertinya presdir WC yang melakukan ini dia bekerja Sama dengan Jessica untuk nyingkirin gue, gue mau lo lacak semua Cctv yang ada di kota ini untuk mengetahui apa yang di minta wildan pada Jessica karena lo tau ndiri kan kalo perusahaan nya di tangan gue" ucap bee panjang x lebar x tinggi dan melupakan sopan santun nya


"hmm oke gue paham" jawab haikal


"baiklah gue tunggu hari ini juga" ucap bee datar


"siap" balas haikal


Setelah itu Bee mematikan ponsel nya dan tidak lama kemudian dia tertidur


.


.


.


.


.


Jangan lupa tinggalkan jejak