Princess Mafia

Princess Mafia
Episode 76



"zio kamu tau kan kalo daddy sama mommy belum nikah" ucap alex


"ya kalo daddy belum nikah sama mommy nikahin mommy dong dad bial kita bisa sama sama telus" ucap zio polos


(aduh salah bicara nih gue, gimana yah gue bingung sekarang) batin alex


"zio ayo mandi sama mommy aja yaa" ucap bee lagi


"gak mau" jawab zio dengan berkaca kaca matanya


"huuwwaaaa mommy gak sayang sama zio hiks mommy jahat hiks" ucap zio menangis


(aduuhh gimana ini zio kok nangis segala sih) batin alex bingung


Semua orang pun nampak bingung karna melihat zio menangis.


"udahlah kalian mandi bareng aja, kasihan tuh zio nya nangis" ucap arka


Alex pun langsung menatap tajam arka membuat arka langsung terdiam karena takut.


"haaaaa baiklah ayo kita mandu bareng daddy" ucap bee pasrah


"benelan mom" ucap zio tersenyum, Bee hanya menganggukan kepala nya


"yeeeeyyyy ayo dad kita mandi di kamal mommy" ucap zio lalu turun dari pangkuan alex dan menarik tangan alex


"daddy rey gak di ajak ya zio" ucap rey pura pura sedih


"hah daddy ley besok aja ya gantian" ucap zio


"baiklah tapi zio harus janji besok mandi sama daddy" ucap rey


"iya zio janji dad" jawab zio


Alex, Bee dan zio pun berjalan ke kamar Bee untuk mandi sedangkan di ruang tamu masih ada viola dkk.


"gila gue gak nyangka zio punya pemikiran gitu" ucap arka


"ha.a pasti menang banyak tuh alex hahah" ucap ken sambil tertawa


"eh Bee gak serendah itu yaa paling gak dia pake baju sama celana saat mandiin zio" ucap nesi membela bee


"pikiran lo itu mesum banget tau Ken" ucap viola


"untung gue sabar ngadepin sifat lo" ucap viona


"yah kok jadi gue yang di salahin sih" ucap ken


"bodo amat" ucap 2V nesi dan arka kompak


"rey bantu belain gue kek" ucap ken pada rey


"sorry gue juga mau mandi" ucap rey lalu meninggalkan mereka di ruang tamu


Buahahahahaa


"kasihan gak ada yang belain" ucap viona


"lo jahat banget sin vin gak belain gue, gue kan pacar lo" ucap ken cemberut


"lagian pikiran lo ke bee kotor banget sih" ucap viona kentus


"iya iya maaf deh" ucap ken


##


Sedangkan di kamar mandi kamar Bee, Alex dan Bee sedang memandikan zio mereka masih memakai pakaian nya tadi.


"mommy baju nya kenapa gak di lepas" tanya zio polos


"ehm, mommy kedinginan zio" ucap bee bebohong


"kenapa mommy gak bilang zio kalo mommy kedinginan, daddy ayo zio udahan mandi nya kasihan mommy" ucap zio


"baiklah zio tunggu disini dulu ya daddy ambil handuk" ucap alex


Alex pun membawa zio keluar kamar mandi untuk meninggalkan Bee, Bee pun akhirnya mandi dan berganti pakaian nya di dalam karna di luar ada alex.


"sini biar gue yang pakein baju zio, lo mandi aja nanti lo kedinginan" ucap bee sambil merebut pakaian zio


"oke kalo gitu gue balik ke kamar yah, zio sama mommy ya sayang" ucap alex


"iya dad" jawab zio


Alex pun keluar kamar Bee dan langsung ke kamarnya karna sudah merasakan dingin, saat di jalan dia bertemu dengan arka dan Ken.


"kamar, mau mandi gue" jawab alex


"bukan nya lo mandi bareng Queen ama zio" ucap ken bingung


"gak gue ama queen cuma mandiin zio" jawab alex lalu berjalan kembali


##


Malam harinya semua melakukan makan malam bersama, semua sudah berkumpul di meja makan dan menyantap makanan masing masing zio pun makan sendiri karna memang dia sangat mandiri.


"zio makan yang banyak yaa biar kuat" ucap rey yang duduk di sebelah zio


"iya daddy bial bisa jagain mommy dari tante jahat itu kan" balas zio hanya di angguki kepala rey


"oh iya lo belum cerita ke kita kan rey masalah tuh tante jahat" ucap arka


"iya iya nanti gue cerita bawel banget sih" ucap rey kentus


"wuuiiihh es balok kita udah hampir cair bro" ucap ken menyindir rey


"ini karna ada zio iya kan nak" ucap rey lalu menatap zio


"iya dad, zio juga senang bisa memiliki daddy walaupun kata kak alka dan kak ken daddy kaya es balok" ucap zio polos


Rey langsung menatap tajam ke arah Ken dan arka membuat mereka salah tingkah.


"sor...ry rey gue cu..ma becan...da wak...tu itu" ucap arka terbata


"kalian jangan ngajarin anak gue sembarangan, awas aja kalo sampai gue tau bakal habis kalian" ucap rey dingin dan menatap tajam arka dan ken


"daddy jangan gitu kasihan kak alka sama kak Ken, lihat tuh meleka udah pucat gitu" ucap zio


"iya sayang daddy hanya menasihati mereka karna mereka melakukan kesalahan" ucap rey lembut


Mereka pun melanjutkan makan nya yang tertunda, selesai makan mereka menuju ruang keluarga, di sana rey mulai menceritakan kejadian tadi saat di restoran mall.


"jadi tante jahat itu si dinda" ucap ken setelah rey selesai cerita


"lo kejem banget sih rey ampe nyekik tuh dinda kan kasihan juga" ucap arka


"itu sih salah dia sendiri ganggu sodra gue" ucap rey


"ngapain sih lo bela si dinda, jangan jangan lo suka yaa ama dia" ucap viola menyelidik


"mana ada gue cuma sayang nya ama lo viola cewe gue yang paling cantik" ucap arka


"kak alka pacarnya kak viola yah" ucap zio karna melihat arka dan viola berpegangan tangan dan memanggil sayang


"iya kenapa, zio mau pacaran juga" ucap arka


"emang boleh kak" tanya zio


Belum arka menjawab dia pun sudah di tatap rey dengan mata elang nya itu membuat arka takut.


"ehm jangan zio masih masih kecil, pacaran nya nanti kalo udah dewasa kaya kak arka ya" ucap arka hanya di angguki zio


"lo kalo ngmng sama anak kecil di jaga ngapa ka, anak masih seumuran dia tuh lagi aktif aktif nya belajar dan mendengarkan apa lagi zio termasuk anak pintar pemikiran dia juga udah dewasa" ucap bee kesal sekaligus panjang lebar


"iya iya sorry Queen" ucap arka lirih


(udah kaya di cramahi ibu ibu kompleks gue) batin arka


"mikir apa lo hah" ucap bee kentus


"hah gak gu...e gak mi....kir apa apa" jawab arka terbata


(masa iya dia tau isi pikiran gue sih, dukun kali yah si Queen ini) batin arka lagi


"arkaaaa" ucap bee dengan nada tinggi dan menatap tajam arka


"hah iya kenapa apa gue bikin kesalahan" tanya arka salah tingkah karna Bee menatap nya


"lo mikir apa tadi hah, gue bukan dukun" ucap bee geram


(busyeeett dia tau pikiran gue, oh god sorry Bee gue gak sengaja mikir gitu) batin arka lagi


"minta maaf yang bener" ucap bee kentus


"hah iya maaf queen gue udah ngatain lo dukun" ucap arka lirih


Semua orang bingung kapan arka ngatain Bee dukun.


Yup karna belakangan ini Bee bisa mendengarkan isi hati atau pemikiran seseorang semenjak kedatangan zio, dia juga selalu bermimpi bertemu dengan serigala bulu merah yang selalu bicara padanya (hahaa author ada ada aja😂).