
Alex menghampiri Bee dan tiba tiba dia duduk di sebelah bee
"eh sejak kapan lo di sini" tanya bee
"lumayan lama"
"hah jadi lo....."
"iya gue denger semua nya" jawab Alex memotong bicara bee
"kalo lo butuh sandara gue siap kok" ucap alex memandang wajah bee
"Thanks ya lex" ucap Bee tersunyum pada alex
"kalo lo senyum gitu makin cantik tau gak, apalagi bisa senyum tiap hari"
"hah gue usahain kok"
"kalo lo mau cerita ya cerita aja ke gue"
"ehm ga kok gue ga ada cerita cuma...."
"cuma apa"
"gue mau tanya sama lo"
"tanya aja kali Queen"
"lo tau gak siapa leader dari The Black Wolf" tanya Bee hati hati membuat Alex diam seketika
"gu.. gue ga tau" ucap Alex gugup
"kok lo gugup gitu sih, apa ada yang lo sembunyiin dari gue" tanya Bee selidik
"ng... ngga kok ngga ada"
"ga usah bohong deh gue bisa liat dari mata lo kalo lo lagi bohong sama gue"
(duh ni cewe jago banget sih liat keadaan cuma lewat mata)
(apa gue jujur aja kali yaa tapi gue takut dia hianatin kejujuran gue) batin alex
"lo ngmng aja gue juga bakal jaga rahasia lo kok" ucap Bee lagi
(busyeett nih cewe tau aja yang lagi gue pikirin)
"kenapa diem aja ayo jawab"
"iya iya gue jujur, sebenernya gue leader dari The Black Wolf"
"tuh kan bener, udah gue tebak"
"hah kok lo bisa nebak gitu"
"itu mah gampang, leader TBW ada tato serigala hitam di belakang telinga nya walaupun bentuk nya kecil"
"hah lo tau dari mana"
"lo kan tau sendiri gue leader mafia TBD"
"oh iya gue lupa"
"hahha ternyata lo bisa **** juga yaa"
"dasar tol*ol lo mana ada begituan hahah"
"ada nyatanya gue nih di sini"
"iya lah serah lo"
"oh iya lo sejak kapan adopsi mereka setahu gue tanpa ada izin negara ga di bolehin"
"sejak mereka umur 2 bulan waktu itu gue nemuin mereka yang sedang terluka di kaki nya"
"oh gue juga punya 2 tapi betina semua"
"hah serius lo"
"iya lah gue serius"
"bisa jodohin mereka nih" ucap Bee senang
"boleh kok tapi entaran aja yaa soal nya mereka belum cukup umur hahha"
"apa an kaya manusia aja kalo belum cukup umur ga boleh di kawin nin" seketika membuat Alex dan Bee tertawa terbahak bahak
Di sana Ronald, ray, rey, arka, dan ken melihat hanya tersenyum karna baru kali ini melihat Alex tertawa lepas, tapi tidak dengan Ronald dia merasa bingung saat ray tidak merasa cemburu biasa nya kan dia selalu posesif pada Bee.
"eh tol*ol gak cemburu lo liat mereka tertawa bersama" tanya ronald
"ngapain gue cemburu sama adek gue sendiri" jawab ray tanpa sadar membuat mereka menoleh ke arah ray dengan menatap tajam ray
"hah kalian ngapain natap gue begitu" tanya ray
"tadi lo bilang apa hah" tanya ronald
"emang gue ngmng apa an sih" ucap ray
"lo ga sadar bang apa yang lo ucapin tadi" ucap rey membuat ray memikirkan apa yang dia ucapkan tadi
"astaga gue keceplosan" gumam ray lirih
"gue butuh penjelasan ray" ucap Ronald geram hanya di angguki arka da ken
"i.. iya ntar gue jelasin"
"sekarang" bentak Ronald
.
.
.
.
.
.
. ***Happy reading yah gays, jangan lupa dukungan nya okey
. Love you all😘***