
***Jangan lupa tinggalkan jejak ya kak
Like, komentar, vote, tip, dan favotitkan
~Happy reading***~
Setelah bubar nya karyawan, bee pergi ke ruangan nya. Di dalam ruangan itu dia duduk sambil memijit pelan pangkal hidung nya.
"astaga kenapa masalah selalu menumpuk, apa salah gue sama mereka hingga mereka membuat masalah sama gue" gumam Bee pelan
"gue gak nyangka kalo kenan bisa melakukan ini sama gue"
"gue harus slesaiin masalah ini satu per satu secepatnya"
Bee pun langsung menghubungi haikal untuk persiapan menyerang markas TBR karna kemaren sudah mempersiapkan penyerangan itu.
"haikal lo persiapkan mafioso dan sniper yang gue minta kemaren untuk menyerang makan TBR malam ini" ucap bee pada haiklah lewat ponsel nya
"baik Queen" jawab haikal
Bee langsung mematikan ponselnya lalu mengerjakan berkas berkas yang sudah menumpuk di meja kerja nya itu.
"ya tuhan kapan kerjaan gue bisa habis, astaga otak gue sungguh lelah memikirkan semua berkas ini" gumam nya di sela sela membaca berkas nya.
Beberapa jam berlalu namun Bee masih saja sibuk dengan berkas nya.
*Tok tok tok
Ckleek*
"permisi nona ini sudah jam pulang apa nona akan lembur" tanya seseorang yang tak lain yoga
"hah, astaga kenapa gue jadi lupa waktu" gumam ya saat melihat gelang jam di pergelangan tangan nya
"saya akan pulang sekarang yoga, jangan lupa sebelum kau pulang siapakah mobil ku dulu" ucap bee
"baik nona kalo begitu saya permisi" ucap yoga lalu keluar ruangan bee
"gara gara berkas ini gue jadi lupa waktu huh" gerutu bee
"aduuhh pasti zio nyariin gue nih" lanjutnya sambil membereskan meja kerja nya
Setelah selesai membereskan meja kerja nya Bee turun lewat lift ke lobby untuk mengambil mobil nya dan pulang ke mansion.
"silahkan nona" ucap yoga membuka kan pintu mobil milik bee
"tidak perlu begini yoga, saya bisa melakukan nya sendiri" jawab bee
"tidak apa nona" balas yoga
"baiklah sekarang kau juga pulang, terima kasih" ucap bee tersenyum
Yoga yang mendengar ucapan terima kasih dari boss nya pun tercengang karna ucapan ini pertama kalinya di tambah lagi senyuman boss nya yang sangat manis itu.
Deg deg
(astaga nona senyuman mu sungguh sangat manis, tuhan mimpi apa gue semalem bisa melihat di boss senyum gini, aaahhh sungguh membuat hati gue meleleh) batin yoga
"yoga apa kau mendengarkan saya" ucap bee
"hah iya nona sama sama" balas yoga juga tersenyum manis
Bee pun naik ke mobil ya dan meninggalkan perusahaan nya, di tengah perjalanan dia berhenti di sebuah restoran untuk membeli pizza kesukaan zio.
Setelah membeli 2 paket pizza berukuran jumbo Bee melanjutkan perjalanan nya untuk ke mansion lagi.
Skip mansion
"mommy" panggil zio saat melihat Bee datang
"hai sayang" ucap bee sambil merentangkan ke dua tangan nya meminta zio memeluk nya
"mommy kenapa pulang lama banget sih" ucap zio kesal saat melepaskan pelukan nya
"maaf sayang tadi mommy banyak kerjaan" jawab bee
"oh iya ini mommy beli pizza kesukaan zio" lanjutnya sambil menunjukan kantong plastik yang dia bawa
"horreee makasih mom, ayo mom kita makan bersama" ajak zio girang
"zio sama kakak kakak saja mommy mau mandi dulu gerah nih" ucap bee
"yaudah deh jangan lama lama ya mom" balas zio
"iya zio" jawab bee
Bee pun meninggalkan ruang tamu untuk ke kamarnya.
"kakak kakak ayo kita makan pizza nih ada banyak mommy yang beli" ucap zio
"haaa mana zio kakak mau dong" tanya viona berbinar binar
"sini kak vil bukain" ucap viola
"ini kak" ucap zio memberikan kantong pizza
"kalian makan aja gue mau ke kamar Bee" ucap ray
"lo mau gak kak ray" tanya viola
"gak deh buat kalian aja" balas ray
"yeeeyy makan besar" ucap nesi girang
"dih udah kaya dapet lotre aja seneng nya minta ampun" ucap rey
"bodo" balas nesi
Akhirnya viola dkk pun makan besar juga di temani bi lia dan bunga karna makanan yang di beli Bee sangat banyak.
#*****
Tok tok tok
"bee bukan pintu ya dong" ucap ray
Ckleek
"ada apa" tanya bee datar
"gue boleh masuk gak" tanya ray
"masuklah" jawab bee
"lo ada masalah ya" tanya ray saat sudah duduk di sofa kamar bee
"hmm seperti itulah" jawab bee
"cerita dong bagi bagi jangan lo pendam sendiri" ucap ray
"haaaaaah oke aku cerita" ucap bee
Lalu Bee menceritakan kejadian di kantor tadi termasuk penghianatan yang mengorupsi uang perusahaan.
"bagaimana bisa kenan tau kalo lo pemilik B'Q Company" tanya ray setelah memdengar cerita bee
"haaiisshh kamu gimana sih bang, kan aku dah bilang kalo manager keuangan itu penghianatan nya" jawab bee sambil menepuk jidatnya
"hehehe lupa" balas ray dengan cengiran nya
"oh iya malam ini kita nyerang markas TBR untuk memberi peringatan kepada mereka jika mereka membalas lagi kita akan hancurkan markas itu sekaligus" ucap bee menyeringai
"hahahaha udah tau kebiasaan aku tapi masih aja takut" ucap bee tertawa
"dih gak lucu" balas ray kentus
"oh iya penyerangan nanti cuma kita berdua para mafioso dan sniper juga yoga dan haikal" ucap bee
"kenapa gak ajak mereka" tanya ray
"takutnya mereka terluka" jawab bee hanya di oh ria ray
"yaudah kamu turun sana aku mau mandi tadi belum jadi dih gegara kamu datang" ucap bee menarik tangan ray untuk keluar kamar
"iisshh sabar lah jangan tarik tarik gini gue juga bisa jalan sendiri" ucap ray kentus
"yaudah sono pergi hus hus" perintah bee sambil mengibas ngibaskan tangan nya
Akhirnya ray pun pergi dari kamar Bee, lalu bee bergegas mandi untuk bersiap ke markas nya.
Setelah Bee selesai mandi dan Bee memakai baju santai nya celana jeans hitam pendek dan kaos hitam pendek serta snikers putih.
"lo mau kemana Bee rapi banget" tanya viola
"ada urusan sama bang ray mungkin aku pulang malem" jawab bee
"telus zio tidul sama siapa mom kalo mom pelgi" tanya zio cemberut
"sama kakak kakak zio kan bisa tinggal pilih mau sama siapa" jawab bee
"zio sama daddy aja ya" ajak rey
"baiklah" jawab zio
"yaudah mommy sama uncle ray berangkat dulu yah, zio sama daddy rey jangan nakal oke" ucap bee pada zio
"oke mom, mommy hati hati yah" balas zio, Bee hanya tersenyum
"aku titip zio ya rey" ucap bee pada rey
"tenang aja zio bakal baik baik aja sama gue kok" balas rey
"yaudah kita berangkat yah Bye" ucap bee
Lalu Bee dan ray menuju garasi bawah tanah untuk mengambil mobil anti peluru yang akan mereka naiki.
"Red buka pintu garasi bawah tanah sekarang" perintah Bee pada gelang nya
"baik Queen pintu akan segera di buka" ucap red
"Bee gue lupa mana gelang nya gue mau pake lagi" ucap ray meminta kembali gelang milik nya lagi sambil masuk ke dalam garasi
"yeee waktu itu aja balikin sekarang di minta lagi" balas Bee
"hehehe yaudah mana" tanya ray sambil nyengir
"besok lah, gelang nya aku simpen di kamar" jawab bee
"yaaaahh iya deh besok" ucap ray cemberut
"ayo lah naik bang, gue di kursi penumpang aja yah" ucap bee hanya di angguki ray
Bee dan ray pun menaiki mobil nya untuk ke markas. Beberapa menit kemudian mereka telah sampai di markas karna jaraknya tidak terlalu jauh.
"haikal" panggil Bee lantang
"saya Queen" jawab haikal
"kumpulkan mafioso dan dniper yang saya minta" perintah bee
"baik Queen" balas haikal
Beberapa menit kemudian haikal telah membawa mafioso dan dniper yang Bee minta untuk membantu penyerangan kali ini.
Bee sengaja tak membawa pasukan banyak karna ini hanya ingin memberi peringatan pada TBR agar tak mengganggu TBD lagi.
"baiklah semua dengarkan saya baik baik" perintah bee
"nanti 8 mafioso menyerang lewat belakang, 8 lagi lewat sebelah kanan dan 8 sebelah kiri sisanya lewat pintu depan bersama saya dan King, para sniper hanya mengawasi dari kejauhan dan memantau keadaan, apa kalian mengerti" ucap bee lantang
"kami mengerti Queen" jawab mereka semua
"baiklah sekarang ambil kendaraan masing masing dan kita segera berangkat ke markas TBR" perintah bee
"baik Queen" jawab mereka kompak
Mereka semua pun pergi ke markas TBR, mobil Bee di giring para mafioso yang menaiki motor.
Hampir satu jam perjalanan akhirnya rombongan Bee pun telah sampai di markas TBR, setelah mendapat aba aba dari Bee anggota TBD pun langsung menyerang markas TBR.
Ray dan 6 anggota TBD yang tersisa menyerang anggota TBR yang berjaga di luar sedang Bee lebih memilih untuk masuk ke dalam karna ingin mencari kenan untuk memberi peringatan.
Braakk
Bee menendang pintu markas TBR (bisa di bilang seperti pintu rumah ya)
"siapa kau" tanya Anggota TBR
"bukan urusan mu" jawab bee
Bee pun langsung di serang oleh anggota yang berjaga di dalam markas namun dengan lihai Bee menghindari semua serangan dari anggota TBR.
Bukh
Sret
Dukh
Dor dor
Argh
Bukh
Plak
Argh
Bukh
Brak
Dor
Bee telah menghabisi anggota itu dengan cepat. Lalu Bee bergegas lebih masuk lagi untuk mencari kenan.
"berhenti disitu" ucap seseorang memberhentikan jalan bee
"ternyata saya kedatangan tamu rupanya" lanjutnya
"dengar saya baik baik tuan kenan, jika anda masih mengganggu ketenangan saya lagi saya tak segan segan untuk melenyapkan semua anggota anda termasuk anda sendiri" ucap bee dingin menusuk tulang sumsum
"wah anda rupanya mengenali saya, sungguh sangat hebat" jawab kenan
"ini hanya peringatan, jika anda masih mengganggu saya anda akan menerima akibatnya, lebih baik anda menyerah" ucap bee dingin
"saya tidak akan menyerah semudah itu, lihat saja saya akan membunuh mu" ucap kenan geram
"kita lihat saja disini siapa yang akan di bunuh atau terbunuh" ucap bee sinis
"kau....."